Minggu, 24 Mei 2026
- Advertisement -

Jepang: Ada Ancaman Teror di Indonesia dan 5 Negara Ini

TOKYO (RIAUPOS.CO) – Jepang mendesak warganya berhati-hati soal potensi ancaman teror di Indonesia dan lima negara Asia Tenggara lainnya. Selain Indonesia, kelima negara itu terdiri dari Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengaku telah mendapat informasi bahwa "ada peningkatan risiko ancaman teror seperti bom bunuh diri" di enam negara tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Jepang pun meminta warganya yang berada di enam negara itu untuk menjauh dari fasilitas keagamaan yang dianggap mereka berisiko tinggi menjadi target serangan teror.

Pemerintahan Perdana Menteri Yoshihide Suga juga meminta warga Jepang memperhatikan berita dan informasi media lokal di enam negara tersebut.

Baca Juga:  HK Ganti Rugi Mobil Kena Lemparan Batu di Tol Terpeka

Meski begitu, Kemlu Jepang tak memberikan rincian waktu tertentu dan detail lainnya soal ancaman teror itu. Tokyo pun menolak membeberkan sumber informasi ancaman teror tersebut.

Imbauan Jepang pun menimbulkan kebingungan pada enam negara Asia Tenggara tersebut. Beberapa negara mengaku tidak mengetahui ancaman teror semacam itu.

Mereka juga mengaku tak menerima informasi apa pun dari Jepang soal potensi ancaman teror tersebut.

Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, membantah bahwa ada peringatan ancaman teror semacam itu. Faizasyah juga menepis kabar bahwa warga Jepang di Indonesia telah mendapat peringatan semacam itu.

Juru bicara Kemlu Thailand, Tanee Sangrat, mengatakan Jepang belum mengungkapkan asal usul peringatan tersebut.

Baca Juga:  Polisi di Daerah Banyak Tempat Hiburan Mesti Hati-Hati, Ini Sebabnya

Sangrat menuturkan Kedutaan Besar Jepang di Bangkok juga tidak memiliki rincian lebih lanjut terkait peringatan teror tersebut.

Dikutip Associated Press, ia menuturkan Kedubes Jepang hanya mengatakan bahawa potensi teror itu "tidak khusus untuk Thailand" saja.

Wakil juru bicara Kepolisian Thailand, Kissana Pathanacharoen, mengatakan aparat keamanan juga tidak memiliki informasi terkait potensi ancaman teror yang dimaksud Jepang.

Senada dengan Thailand, Malaysia dan Filipina juga mengatakan tidak tahu terkait informasi ancaman serangan teror yang meningkat.

Sumber: Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

TOKYO (RIAUPOS.CO) – Jepang mendesak warganya berhati-hati soal potensi ancaman teror di Indonesia dan lima negara Asia Tenggara lainnya. Selain Indonesia, kelima negara itu terdiri dari Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengaku telah mendapat informasi bahwa "ada peningkatan risiko ancaman teror seperti bom bunuh diri" di enam negara tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Jepang pun meminta warganya yang berada di enam negara itu untuk menjauh dari fasilitas keagamaan yang dianggap mereka berisiko tinggi menjadi target serangan teror.

Pemerintahan Perdana Menteri Yoshihide Suga juga meminta warga Jepang memperhatikan berita dan informasi media lokal di enam negara tersebut.

Baca Juga:  HK Ganti Rugi Mobil Kena Lemparan Batu di Tol Terpeka

Meski begitu, Kemlu Jepang tak memberikan rincian waktu tertentu dan detail lainnya soal ancaman teror itu. Tokyo pun menolak membeberkan sumber informasi ancaman teror tersebut.

- Advertisement -

Imbauan Jepang pun menimbulkan kebingungan pada enam negara Asia Tenggara tersebut. Beberapa negara mengaku tidak mengetahui ancaman teror semacam itu.

Mereka juga mengaku tak menerima informasi apa pun dari Jepang soal potensi ancaman teror tersebut.

- Advertisement -

Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, membantah bahwa ada peringatan ancaman teror semacam itu. Faizasyah juga menepis kabar bahwa warga Jepang di Indonesia telah mendapat peringatan semacam itu.

Juru bicara Kemlu Thailand, Tanee Sangrat, mengatakan Jepang belum mengungkapkan asal usul peringatan tersebut.

Baca Juga:  Tersangka Pembunuhan Nia Penjual Gorengan Ditangkap di Rumah Kosong

Sangrat menuturkan Kedutaan Besar Jepang di Bangkok juga tidak memiliki rincian lebih lanjut terkait peringatan teror tersebut.

Dikutip Associated Press, ia menuturkan Kedubes Jepang hanya mengatakan bahawa potensi teror itu "tidak khusus untuk Thailand" saja.

Wakil juru bicara Kepolisian Thailand, Kissana Pathanacharoen, mengatakan aparat keamanan juga tidak memiliki informasi terkait potensi ancaman teror yang dimaksud Jepang.

Senada dengan Thailand, Malaysia dan Filipina juga mengatakan tidak tahu terkait informasi ancaman serangan teror yang meningkat.

Sumber: Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari

TOKYO (RIAUPOS.CO) – Jepang mendesak warganya berhati-hati soal potensi ancaman teror di Indonesia dan lima negara Asia Tenggara lainnya. Selain Indonesia, kelima negara itu terdiri dari Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengaku telah mendapat informasi bahwa "ada peningkatan risiko ancaman teror seperti bom bunuh diri" di enam negara tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Jepang pun meminta warganya yang berada di enam negara itu untuk menjauh dari fasilitas keagamaan yang dianggap mereka berisiko tinggi menjadi target serangan teror.

Pemerintahan Perdana Menteri Yoshihide Suga juga meminta warga Jepang memperhatikan berita dan informasi media lokal di enam negara tersebut.

Baca Juga:  Polisi di Daerah Banyak Tempat Hiburan Mesti Hati-Hati, Ini Sebabnya

Meski begitu, Kemlu Jepang tak memberikan rincian waktu tertentu dan detail lainnya soal ancaman teror itu. Tokyo pun menolak membeberkan sumber informasi ancaman teror tersebut.

Imbauan Jepang pun menimbulkan kebingungan pada enam negara Asia Tenggara tersebut. Beberapa negara mengaku tidak mengetahui ancaman teror semacam itu.

Mereka juga mengaku tak menerima informasi apa pun dari Jepang soal potensi ancaman teror tersebut.

Juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, membantah bahwa ada peringatan ancaman teror semacam itu. Faizasyah juga menepis kabar bahwa warga Jepang di Indonesia telah mendapat peringatan semacam itu.

Juru bicara Kemlu Thailand, Tanee Sangrat, mengatakan Jepang belum mengungkapkan asal usul peringatan tersebut.

Baca Juga:  Residivis Curanmor Dihadiahi Timah Panas

Sangrat menuturkan Kedutaan Besar Jepang di Bangkok juga tidak memiliki rincian lebih lanjut terkait peringatan teror tersebut.

Dikutip Associated Press, ia menuturkan Kedubes Jepang hanya mengatakan bahawa potensi teror itu "tidak khusus untuk Thailand" saja.

Wakil juru bicara Kepolisian Thailand, Kissana Pathanacharoen, mengatakan aparat keamanan juga tidak memiliki informasi terkait potensi ancaman teror yang dimaksud Jepang.

Senada dengan Thailand, Malaysia dan Filipina juga mengatakan tidak tahu terkait informasi ancaman serangan teror yang meningkat.

Sumber: Reuters/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Karbit Kelepus

Bona Malwal (2)

Pasangan Manipulatif

Ditabrak dari Belakang

Perlawanan

Salah Naik Mobil

Trending Tags

Rubrik dicari