Sabtu, 7 Maret 2026
- Advertisement -

Jokowi Optimistis Doa Ulama Hadapi Cobaan Pandemi Covid-19

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sampai saat ini pandemi Covid-19 belum  juga berakhir di Indonesia dan di seluruh dunia. Bahkan, semua negara harus berhati-hati karena merujuk dari data Organiasai Kesehatan Dunia (WHO) akan muncul varian-varian baru Covid-19.

"Diperkirakan akan muncul lagi varian-varian baru dan hal itu bisa menyebabkan pandemi akan lebih panjang dari yang kita perkirakan," ujar Jokowi dalam sambutannya secara virtual dalam Milad MUI ke-45, Senin (26/7).

Namun demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyakini Indonesia akan mampu melewati cobaan besar ini dengan doa dari para ulama dan para kiai ini. "Saya meyakini dengan doa para ulama dan ikhtiar yang sungguh-sungguh kita akan mampu melewati ujian yang sedang kita alami saat ini," katanya.

Baca Juga:  PDIP Belum Usulkan Jatah Menteri, Takut Bebani Jokowi

"Kuncinya ada dua pertama kita harus selalu patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan dan yang kedua ada kecepatan vaksinasi untuk terwujudnya kekebalan komunal," tambahnya. Karena itu Jokowi berharap dengan dukungan dan bantuan MUI mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah untuk mengajak umat mematuhi protokol kesehatan baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

"Kemudian memberikan penjelasan dan pemahaman yang benar tentang vaksin. Bahwa vaksin yang digunakan oleh pemerintah adalah vaksin yang aman dan halal untuk melindungi diri kita, melindungi kerabat dan sesama," ungkapnya.

Jokowi menututkan, pemerintah menyadari bahwa berbagai pembatasan aktifitas dan mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19 menimbulkan banyak kesulitan. Karena itu pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat dengan mempercepat penyaluran bantuan sosial, dan perlindungan sosial untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  DPR RI dari Riau Bakal Didominasi Wajah Baru, Semua Petahana DPD Tumbang

Selain itu Jokowi mengatakan, pemerintah telah bekerja keras mengerahkan seluruh aparat dan sumber daya dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19 ini. Tetapi upaya pemerintah saja tidak cukup tanpa adanya dukungan.

"Termasuk kesadaran dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat berperan penting untuk mengatasi pandemi," tuturnya. Oleh karena itu Jokowi berharap Milad MUI 2021 ini bisa menjadi momentum untuk menghimpun dan menyatukan seluruh energi umat Islam, membangun kekuatan kolektif untuk saling bantu.

"Kemudian saling mendukung, berjuang bersama, ikhtiar bersama untuk mewujudkan kemenangan dalam menghadapi pandemi ini," ujarnya.(jpg)

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sampai saat ini pandemi Covid-19 belum  juga berakhir di Indonesia dan di seluruh dunia. Bahkan, semua negara harus berhati-hati karena merujuk dari data Organiasai Kesehatan Dunia (WHO) akan muncul varian-varian baru Covid-19.

"Diperkirakan akan muncul lagi varian-varian baru dan hal itu bisa menyebabkan pandemi akan lebih panjang dari yang kita perkirakan," ujar Jokowi dalam sambutannya secara virtual dalam Milad MUI ke-45, Senin (26/7).

Namun demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyakini Indonesia akan mampu melewati cobaan besar ini dengan doa dari para ulama dan para kiai ini. "Saya meyakini dengan doa para ulama dan ikhtiar yang sungguh-sungguh kita akan mampu melewati ujian yang sedang kita alami saat ini," katanya.

Baca Juga:  Demokrat Tolak Wacana Jabatan Presiden 3 Periode

"Kuncinya ada dua pertama kita harus selalu patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan dan yang kedua ada kecepatan vaksinasi untuk terwujudnya kekebalan komunal," tambahnya. Karena itu Jokowi berharap dengan dukungan dan bantuan MUI mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah untuk mengajak umat mematuhi protokol kesehatan baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

"Kemudian memberikan penjelasan dan pemahaman yang benar tentang vaksin. Bahwa vaksin yang digunakan oleh pemerintah adalah vaksin yang aman dan halal untuk melindungi diri kita, melindungi kerabat dan sesama," ungkapnya.

- Advertisement -

Jokowi menututkan, pemerintah menyadari bahwa berbagai pembatasan aktifitas dan mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19 menimbulkan banyak kesulitan. Karena itu pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat dengan mempercepat penyaluran bantuan sosial, dan perlindungan sosial untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Ini Nomor Urut Lengkap Paslon di Pilkada Kuansing

Selain itu Jokowi mengatakan, pemerintah telah bekerja keras mengerahkan seluruh aparat dan sumber daya dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19 ini. Tetapi upaya pemerintah saja tidak cukup tanpa adanya dukungan.

- Advertisement -

"Termasuk kesadaran dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat berperan penting untuk mengatasi pandemi," tuturnya. Oleh karena itu Jokowi berharap Milad MUI 2021 ini bisa menjadi momentum untuk menghimpun dan menyatukan seluruh energi umat Islam, membangun kekuatan kolektif untuk saling bantu.

"Kemudian saling mendukung, berjuang bersama, ikhtiar bersama untuk mewujudkan kemenangan dalam menghadapi pandemi ini," ujarnya.(jpg)

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sampai saat ini pandemi Covid-19 belum  juga berakhir di Indonesia dan di seluruh dunia. Bahkan, semua negara harus berhati-hati karena merujuk dari data Organiasai Kesehatan Dunia (WHO) akan muncul varian-varian baru Covid-19.

"Diperkirakan akan muncul lagi varian-varian baru dan hal itu bisa menyebabkan pandemi akan lebih panjang dari yang kita perkirakan," ujar Jokowi dalam sambutannya secara virtual dalam Milad MUI ke-45, Senin (26/7).

Namun demikian, mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyakini Indonesia akan mampu melewati cobaan besar ini dengan doa dari para ulama dan para kiai ini. "Saya meyakini dengan doa para ulama dan ikhtiar yang sungguh-sungguh kita akan mampu melewati ujian yang sedang kita alami saat ini," katanya.

Baca Juga:  Pemerintah Perlu Ekstra Hati-Hati Buat Kebijakan

"Kuncinya ada dua pertama kita harus selalu patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan dan yang kedua ada kecepatan vaksinasi untuk terwujudnya kekebalan komunal," tambahnya. Karena itu Jokowi berharap dengan dukungan dan bantuan MUI mulai dari tingkat pusat sampai ke daerah untuk mengajak umat mematuhi protokol kesehatan baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

"Kemudian memberikan penjelasan dan pemahaman yang benar tentang vaksin. Bahwa vaksin yang digunakan oleh pemerintah adalah vaksin yang aman dan halal untuk melindungi diri kita, melindungi kerabat dan sesama," ungkapnya.

Jokowi menututkan, pemerintah menyadari bahwa berbagai pembatasan aktifitas dan mobilitas masyarakat di masa pandemi Covid-19 menimbulkan banyak kesulitan. Karena itu pemerintah bergerak cepat membantu masyarakat dengan mempercepat penyaluran bantuan sosial, dan perlindungan sosial untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  TKN Gagas Kemenko Tangani Makan Gratis

Selain itu Jokowi mengatakan, pemerintah telah bekerja keras mengerahkan seluruh aparat dan sumber daya dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19 ini. Tetapi upaya pemerintah saja tidak cukup tanpa adanya dukungan.

"Termasuk kesadaran dan partisipasi dari seluruh elemen masyarakat berperan penting untuk mengatasi pandemi," tuturnya. Oleh karena itu Jokowi berharap Milad MUI 2021 ini bisa menjadi momentum untuk menghimpun dan menyatukan seluruh energi umat Islam, membangun kekuatan kolektif untuk saling bantu.

"Kemudian saling mendukung, berjuang bersama, ikhtiar bersama untuk mewujudkan kemenangan dalam menghadapi pandemi ini," ujarnya.(jpg)

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari