Selasa, 31 Maret 2026
- Advertisement -

Antisipasi ISPA, Ribuan Masker Dibagikan

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Mengantisipasi dampak kabut asap yang sudah terjadi sajak sepekan lalu bagi kesehatan masyarakat khususnya para pengguna jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan membagikan ribuan masker, Jumat (2/8) sore. Penyerahan sebanyak 10 ribu helai masker tersebut di pusatkan di Jalan lintas Timur tepatnya di simpang Jalan Akasia Pangkalan Kerinci.

 

"Ya, sebagai bentuk kepedulian terhadap kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kami langsung turun ke lapangan untuk membagi-bagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan baik pengendara roda dua mapun pengendara roda empat. Dan hal ini kita lakukan guna mencegah, mengantisipasi dan meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan warga khususnya peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," ujar Kepala DLH Pelalawan Syamsul Anwar didampingi Kabid Amdal Eko Novitra kepada Riaupos.co, Jumat (2/8).

Baca Juga:  Konsultasi ke BRGM, Gubri Minta Dukungan Restorasi Lahan Gambut

Diungkapkannya, pencegahan terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sangatlah penting. Maka pihaknya  kembali menegaskan agar seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan, baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan, dapat menjalankan komitmen dalam mengatasi masalah karhutla.
"Salah satunya mengintegritaskan di dalam dokumen lingkungan perusahaanya sistem pengelolaan dan penanggulangan penanganan karhutla di sekitar perusahaannya. Seperti melakukan pencegahan, pemadaman serta penanganan pascakebakaran," ujarnya.

Ditambahkan mantan Sekretaris Dinas Kehutan Pelalawan ini, pihaknya telah menginstruksikan seluruh perusahaan di Negeri Seiya Sekata ini membuat kerja sama dengan masyarakat dalam penanganan pemadaman api yakni MPA dan menyampaikan kepada pemkab terkait kesiapan dalam penanganan penanggulangan karhutla.

"Alhamdulillah, kami akui memang selama ini seluruh perusahaan sudah melakukan upaya penanganan karhutla berbasis masyarakat (MPA, red). Namun demikian, penanggulangan tersebut belum secara rinci pelaksanaanya, sehingga perlu diintegritaskan dalam dokumen amdal perusahaanya masing-masing. Untuk itu, kita berharap agar karhutla ini dapat segera padam total sehingga tidak berdampak menyebabkan munculnya kembali kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat banyak," ujarnya.(amn)

Baca Juga:  DPRD Dukung Penerapan New Normal

Laporan: M Amin (Pangkalankerinci)
Editor: Arif Oktafian

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Mengantisipasi dampak kabut asap yang sudah terjadi sajak sepekan lalu bagi kesehatan masyarakat khususnya para pengguna jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan membagikan ribuan masker, Jumat (2/8) sore. Penyerahan sebanyak 10 ribu helai masker tersebut di pusatkan di Jalan lintas Timur tepatnya di simpang Jalan Akasia Pangkalan Kerinci.

 

"Ya, sebagai bentuk kepedulian terhadap kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kami langsung turun ke lapangan untuk membagi-bagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan baik pengendara roda dua mapun pengendara roda empat. Dan hal ini kita lakukan guna mencegah, mengantisipasi dan meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan warga khususnya peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," ujar Kepala DLH Pelalawan Syamsul Anwar didampingi Kabid Amdal Eko Novitra kepada Riaupos.co, Jumat (2/8).

Baca Juga:  Batalyon C Pelopor Bantu Warga Talang Mamak Dapatkan Vaksin

Diungkapkannya, pencegahan terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sangatlah penting. Maka pihaknya  kembali menegaskan agar seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan, baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan, dapat menjalankan komitmen dalam mengatasi masalah karhutla.
"Salah satunya mengintegritaskan di dalam dokumen lingkungan perusahaanya sistem pengelolaan dan penanggulangan penanganan karhutla di sekitar perusahaannya. Seperti melakukan pencegahan, pemadaman serta penanganan pascakebakaran," ujarnya.

Ditambahkan mantan Sekretaris Dinas Kehutan Pelalawan ini, pihaknya telah menginstruksikan seluruh perusahaan di Negeri Seiya Sekata ini membuat kerja sama dengan masyarakat dalam penanganan pemadaman api yakni MPA dan menyampaikan kepada pemkab terkait kesiapan dalam penanganan penanggulangan karhutla.

- Advertisement -

"Alhamdulillah, kami akui memang selama ini seluruh perusahaan sudah melakukan upaya penanganan karhutla berbasis masyarakat (MPA, red). Namun demikian, penanggulangan tersebut belum secara rinci pelaksanaanya, sehingga perlu diintegritaskan dalam dokumen amdal perusahaanya masing-masing. Untuk itu, kita berharap agar karhutla ini dapat segera padam total sehingga tidak berdampak menyebabkan munculnya kembali kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat banyak," ujarnya.(amn)

Baca Juga:  Kurang Salur DBH 2017 Masih Tersisa Rp265 Miliar

Laporan: M Amin (Pangkalankerinci)
Editor: Arif Oktafian

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Mengantisipasi dampak kabut asap yang sudah terjadi sajak sepekan lalu bagi kesehatan masyarakat khususnya para pengguna jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan membagikan ribuan masker, Jumat (2/8) sore. Penyerahan sebanyak 10 ribu helai masker tersebut di pusatkan di Jalan lintas Timur tepatnya di simpang Jalan Akasia Pangkalan Kerinci.

 

"Ya, sebagai bentuk kepedulian terhadap kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kami langsung turun ke lapangan untuk membagi-bagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan baik pengendara roda dua mapun pengendara roda empat. Dan hal ini kita lakukan guna mencegah, mengantisipasi dan meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan warga khususnya peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," ujar Kepala DLH Pelalawan Syamsul Anwar didampingi Kabid Amdal Eko Novitra kepada Riaupos.co, Jumat (2/8).

Baca Juga:  Badai Tropis Neoguri Bawa Hujan Deras ke Riau

Diungkapkannya, pencegahan terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sangatlah penting. Maka pihaknya  kembali menegaskan agar seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan, baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan, dapat menjalankan komitmen dalam mengatasi masalah karhutla.
"Salah satunya mengintegritaskan di dalam dokumen lingkungan perusahaanya sistem pengelolaan dan penanggulangan penanganan karhutla di sekitar perusahaannya. Seperti melakukan pencegahan, pemadaman serta penanganan pascakebakaran," ujarnya.

Ditambahkan mantan Sekretaris Dinas Kehutan Pelalawan ini, pihaknya telah menginstruksikan seluruh perusahaan di Negeri Seiya Sekata ini membuat kerja sama dengan masyarakat dalam penanganan pemadaman api yakni MPA dan menyampaikan kepada pemkab terkait kesiapan dalam penanganan penanggulangan karhutla.

"Alhamdulillah, kami akui memang selama ini seluruh perusahaan sudah melakukan upaya penanganan karhutla berbasis masyarakat (MPA, red). Namun demikian, penanggulangan tersebut belum secara rinci pelaksanaanya, sehingga perlu diintegritaskan dalam dokumen amdal perusahaanya masing-masing. Untuk itu, kita berharap agar karhutla ini dapat segera padam total sehingga tidak berdampak menyebabkan munculnya kembali kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat banyak," ujarnya.(amn)

Baca Juga:  Pengusaha Tutup Usaha atau Kurangi Karyawan

Laporan: M Amin (Pangkalankerinci)
Editor: Arif Oktafian

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari