Minggu, 30 November 2025
spot_img

Arief Poyuono: Copot Semua Direksi Angkasa Pura II dan PT Inti

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono menilai aksi pejabat dua perusahaan pelat merah yang kena operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sangat memalukan.

Pernyataan itu disampaikan Arief merespons OTT tim KPK terhadap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam dan direksi PT INTI yang juga BUMN. Totalnya KPK memgamankan lima orang dengan uang dugaan suap sekitar Rp 1 miliar dalam bentuk mata uang asing.

“Yang sangat memalukan lagi yang ketangkap dalam operasi OTT melibatkan direski PT INTI yang juga adalah BUMN. Jadi kerja sama antar-BUMN ternyata juga syarat korupsi ya,” ucap Arief di Jakarta, Kamis (1/8).

Baca Juga:  Pemerintah Rampungkan 81 Proyek Strategis Nasional Senilai Rp 390 T

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umun DPP Gerindra itu memuji aksi lembaga antirasuah itu dalam OTT tersebut yang disebutnya makin konclong karena menjerat petinggi dua BUMN.

“Ini tugas KPK untuk membongkar konspirasi jahat korupsi kakap di Angkasa Pura II yang (diduga) juga melibatkan direksi Angkasa Pura II Dan PT INTI,” tegas Arief.

Pihak menilai, OTT KPK ini bisa menjadi dasar pertimbangan bagi Menteri BUMN Rini Soemarno dalam melakukan bersih-bersih di perusahaan pelat merah tersebut.

“Ini bisa jadi dasar bagi menteri BUMN untuk mencopot semua direksi Angkasa Pura II dan PT INTI agar mempermudah penyelidikan KPK,” tandasnya.(fat)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Baca Juga:  Animator Tom & Jerry Meninggal Dunia

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono menilai aksi pejabat dua perusahaan pelat merah yang kena operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sangat memalukan.

Pernyataan itu disampaikan Arief merespons OTT tim KPK terhadap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam dan direksi PT INTI yang juga BUMN. Totalnya KPK memgamankan lima orang dengan uang dugaan suap sekitar Rp 1 miliar dalam bentuk mata uang asing.

“Yang sangat memalukan lagi yang ketangkap dalam operasi OTT melibatkan direski PT INTI yang juga adalah BUMN. Jadi kerja sama antar-BUMN ternyata juga syarat korupsi ya,” ucap Arief di Jakarta, Kamis (1/8).

Baca Juga:  Sekjen GPK Desak Polisi Transparan soal Penistaan Agama di Holywings

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umun DPP Gerindra itu memuji aksi lembaga antirasuah itu dalam OTT tersebut yang disebutnya makin konclong karena menjerat petinggi dua BUMN.

“Ini tugas KPK untuk membongkar konspirasi jahat korupsi kakap di Angkasa Pura II yang (diduga) juga melibatkan direksi Angkasa Pura II Dan PT INTI,” tegas Arief.

- Advertisement -

Pihak menilai, OTT KPK ini bisa menjadi dasar pertimbangan bagi Menteri BUMN Rini Soemarno dalam melakukan bersih-bersih di perusahaan pelat merah tersebut.

“Ini bisa jadi dasar bagi menteri BUMN untuk mencopot semua direksi Angkasa Pura II dan PT INTI agar mempermudah penyelidikan KPK,” tandasnya.(fat)

- Advertisement -

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Baca Juga:  Samsung Siapkan Merek Dagang Rangkaian Galaxy A Series Terbaru
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono menilai aksi pejabat dua perusahaan pelat merah yang kena operasi tangkap tangan atau OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sangat memalukan.

Pernyataan itu disampaikan Arief merespons OTT tim KPK terhadap Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II Andra Y Agussalam dan direksi PT INTI yang juga BUMN. Totalnya KPK memgamankan lima orang dengan uang dugaan suap sekitar Rp 1 miliar dalam bentuk mata uang asing.

“Yang sangat memalukan lagi yang ketangkap dalam operasi OTT melibatkan direski PT INTI yang juga adalah BUMN. Jadi kerja sama antar-BUMN ternyata juga syarat korupsi ya,” ucap Arief di Jakarta, Kamis (1/8).

Baca Juga:  Bupati Hadiri Rakornas Pengendalian Karhutla Bersama Presiden 

Pria yang juga menjabat Wakil Ketua Umun DPP Gerindra itu memuji aksi lembaga antirasuah itu dalam OTT tersebut yang disebutnya makin konclong karena menjerat petinggi dua BUMN.

“Ini tugas KPK untuk membongkar konspirasi jahat korupsi kakap di Angkasa Pura II yang (diduga) juga melibatkan direksi Angkasa Pura II Dan PT INTI,” tegas Arief.

Pihak menilai, OTT KPK ini bisa menjadi dasar pertimbangan bagi Menteri BUMN Rini Soemarno dalam melakukan bersih-bersih di perusahaan pelat merah tersebut.

“Ini bisa jadi dasar bagi menteri BUMN untuk mencopot semua direksi Angkasa Pura II dan PT INTI agar mempermudah penyelidikan KPK,” tandasnya.(fat)

Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina

Baca Juga:  Dikira Burung, Bapak Tembak Anak di Atas Pohon, Jatuh Lalu Tewas

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari