Minggu, 30 November 2025
spot_img

Tessy Ungkap 2 Momen Kelam saat Rayakan Ulang Tahun ke-78,

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pelawak Kabul Basuki alias Tessy mengungkapkan dua momen kelam pada hari ulang tahunnya ke-78, Senin (15/6). Dia mengatakan kondisinya sempat berada di titik terendah dalam hidup setelah mengonsumsi narkoba.

Gara-gara ketahuan petugas menggunakan obat-obatan terlarang, Tessy nyaris bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih toilet pada 2014 silam. Untungnya nyawanya bisa diselamatkan usai mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Tessy bersyukur atas kasus yang membelitnya itu. Dirinya dijatuhi hukuman rehabilitasi. Sehingga bisa sembuh dari ketergantungannya pada obat-obatan terlarang.

“Saya rehab, hukuman juga. Cuma ada bedanya kalau direhab nggak masuk sel, makanan terjaga. Tapi kalau masuk penjara bukannya malah selesai, kapok, malah menjadi-jadi. Enggak akan sembuh,” tuturnya.

Baca Juga:  Skrip Bocor ke Publik, Sutradara Film Joker Malah Senang

Tessy juga mengungkap momen dirinya di-blacklist dari stasiun televisi swasta cukup lama karena adanya aduan dari salah satu institusi. Dia pun bersyukur bisa bergabung dengan Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) dan kisah hidupnya kemudian diangkat ke layar lebar. Sejak saat itu blacklist dari pekerjaan dan stasiun TV swasta dicabut.

“Saya pernah dicekal sama salah satu institusi selama 6 tahun tidak boleh kerja di TV dan layar lebar. Saya merasakan banget. Tapi, dengan adanya seorang figur Pak Sis dari GPAN saya diangkat. Kisah hidup saya difilmkan, 3 Pilihan Hidup. Saya terima kasih sekali sama Pak Sis yang tidak mungkin bisa diungkapkan dengan kata-kata,” paparnya.

Baca Juga:  KLHK Raih Penghargaan National Procurement Award dari LKPP

Ketua GPAN Siswandi membenarkan blacklist terhadap Tessy dicabut usai dibuatkan film olehnya. “Kita angkat ke layar lebar kisah nyatanya dan beliau bangkit lagi, Alhamdulillah. Beliau sekarang jadi motivator bagi yang sudah terjerumus dan memberikan langkah-langkah hidup ke depannya,” ungkap Siswandi.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pelawak Kabul Basuki alias Tessy mengungkapkan dua momen kelam pada hari ulang tahunnya ke-78, Senin (15/6). Dia mengatakan kondisinya sempat berada di titik terendah dalam hidup setelah mengonsumsi narkoba.

Gara-gara ketahuan petugas menggunakan obat-obatan terlarang, Tessy nyaris bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih toilet pada 2014 silam. Untungnya nyawanya bisa diselamatkan usai mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Tessy bersyukur atas kasus yang membelitnya itu. Dirinya dijatuhi hukuman rehabilitasi. Sehingga bisa sembuh dari ketergantungannya pada obat-obatan terlarang.

“Saya rehab, hukuman juga. Cuma ada bedanya kalau direhab nggak masuk sel, makanan terjaga. Tapi kalau masuk penjara bukannya malah selesai, kapok, malah menjadi-jadi. Enggak akan sembuh,” tuturnya.

Baca Juga:  Pendataan Koperasi dan UMKM Sektor Non-Pertanian di Rohil

Tessy juga mengungkap momen dirinya di-blacklist dari stasiun televisi swasta cukup lama karena adanya aduan dari salah satu institusi. Dia pun bersyukur bisa bergabung dengan Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) dan kisah hidupnya kemudian diangkat ke layar lebar. Sejak saat itu blacklist dari pekerjaan dan stasiun TV swasta dicabut.

- Advertisement -

“Saya pernah dicekal sama salah satu institusi selama 6 tahun tidak boleh kerja di TV dan layar lebar. Saya merasakan banget. Tapi, dengan adanya seorang figur Pak Sis dari GPAN saya diangkat. Kisah hidup saya difilmkan, 3 Pilihan Hidup. Saya terima kasih sekali sama Pak Sis yang tidak mungkin bisa diungkapkan dengan kata-kata,” paparnya.

Baca Juga:  Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia Kini Ada di Portugal

Ketua GPAN Siswandi membenarkan blacklist terhadap Tessy dicabut usai dibuatkan film olehnya. “Kita angkat ke layar lebar kisah nyatanya dan beliau bangkit lagi, Alhamdulillah. Beliau sekarang jadi motivator bagi yang sudah terjerumus dan memberikan langkah-langkah hidup ke depannya,” ungkap Siswandi.

- Advertisement -

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pelawak Kabul Basuki alias Tessy mengungkapkan dua momen kelam pada hari ulang tahunnya ke-78, Senin (15/6). Dia mengatakan kondisinya sempat berada di titik terendah dalam hidup setelah mengonsumsi narkoba.

Gara-gara ketahuan petugas menggunakan obat-obatan terlarang, Tessy nyaris bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih toilet pada 2014 silam. Untungnya nyawanya bisa diselamatkan usai mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Tessy bersyukur atas kasus yang membelitnya itu. Dirinya dijatuhi hukuman rehabilitasi. Sehingga bisa sembuh dari ketergantungannya pada obat-obatan terlarang.

“Saya rehab, hukuman juga. Cuma ada bedanya kalau direhab nggak masuk sel, makanan terjaga. Tapi kalau masuk penjara bukannya malah selesai, kapok, malah menjadi-jadi. Enggak akan sembuh,” tuturnya.

Baca Juga:  Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia Kini Ada di Portugal

Tessy juga mengungkap momen dirinya di-blacklist dari stasiun televisi swasta cukup lama karena adanya aduan dari salah satu institusi. Dia pun bersyukur bisa bergabung dengan Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) dan kisah hidupnya kemudian diangkat ke layar lebar. Sejak saat itu blacklist dari pekerjaan dan stasiun TV swasta dicabut.

“Saya pernah dicekal sama salah satu institusi selama 6 tahun tidak boleh kerja di TV dan layar lebar. Saya merasakan banget. Tapi, dengan adanya seorang figur Pak Sis dari GPAN saya diangkat. Kisah hidup saya difilmkan, 3 Pilihan Hidup. Saya terima kasih sekali sama Pak Sis yang tidak mungkin bisa diungkapkan dengan kata-kata,” paparnya.

Baca Juga:  Tim Dosen Unilak Dapat Penghargaan

Ketua GPAN Siswandi membenarkan blacklist terhadap Tessy dicabut usai dibuatkan film olehnya. “Kita angkat ke layar lebar kisah nyatanya dan beliau bangkit lagi, Alhamdulillah. Beliau sekarang jadi motivator bagi yang sudah terjerumus dan memberikan langkah-langkah hidup ke depannya,” ungkap Siswandi.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari