Kamis, 19 Maret 2026
- Advertisement -

Pajak Hotel dan Restoran di Pekanbaru Merosot hingga 75 Persen

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyebutkan akibat pandemi virus corona atau Covid-19 ini seluruh sektor mendapatkan imbas. Pekanbaru sebagai kota dagang dan jasa, juga sangat terpukul secara ekonomi.

"Pajak banyak turun, kini sudah banyak hotel dan usaha restoran yang tutup karena wabah covid-19. Bahkan juga masalah PHK," kata Ayat Cahyadi, saat menerima kunjungan PSMTI memberikan bantuan ke Persatuan Mubaligh Riau, di Pekanbaru, Jumat (15/5) kemarin.

Dari laporan yang diterima Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, dia menyebut pajak hotel yang awalnya di bulan Februari dan Maret rata-rata mendapat sekitar Rp4 miliar, kini di bulan April turun dan hanya mendapat Rp1 miliar. "Hampir 75 persen turun," katanya.

Baca Juga:  Pertamina dan Tim Satgas BUMN Serahkan 650 APD

Begitupun pajak restoran, yang awalnya pemerintah Kota Pekanbaru mencatat sebesar Rp11,5 miliar per bulan, kini di bulan April hanya sebesar Rp4 miliar.

"Ini sangat terdampak sekali, banyak juga masalah PHK dan pedagang kecil saat ini juga berimbas," ungkap wakil wali kota.

Untuk itu, menghadapi pandemi ini orang nomor dua di Kota Bertuah mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Dan yang paling penting, kata Ayat, yaitu mari sama-sama untuk doa bersama agar wabah virus Corona dapat segera berakhir dan kehidupan dapat kembali normal sediakala.

"Sama-sama kita berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Virus ini tidak fiktif, bahkan masih ada yang menyebut ini fiktif. Memang iya, namanya virus tidak nampak, ukurannya hanya sekitar 50 nano. Ini sudah menjangkit lebih 200 negara, bahkan negara yang parah justru yang sistem kesehatannya maju, seperti Amerika. Maka itu mari kita berdoa agar cobaan ini segera berlalu," ajaknya. 

Baca Juga:  Sebanyak 199 Jamaah Calon Haji PTPN V Ditepungtawari

 

Laporan: *1/Eka G Putra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyebutkan akibat pandemi virus corona atau Covid-19 ini seluruh sektor mendapatkan imbas. Pekanbaru sebagai kota dagang dan jasa, juga sangat terpukul secara ekonomi.

"Pajak banyak turun, kini sudah banyak hotel dan usaha restoran yang tutup karena wabah covid-19. Bahkan juga masalah PHK," kata Ayat Cahyadi, saat menerima kunjungan PSMTI memberikan bantuan ke Persatuan Mubaligh Riau, di Pekanbaru, Jumat (15/5) kemarin.

Dari laporan yang diterima Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, dia menyebut pajak hotel yang awalnya di bulan Februari dan Maret rata-rata mendapat sekitar Rp4 miliar, kini di bulan April turun dan hanya mendapat Rp1 miliar. "Hampir 75 persen turun," katanya.

Baca Juga:  Perusahaan dan Hotel di Batam Mulai Merumahkan Karyawan

Begitupun pajak restoran, yang awalnya pemerintah Kota Pekanbaru mencatat sebesar Rp11,5 miliar per bulan, kini di bulan April hanya sebesar Rp4 miliar.

"Ini sangat terdampak sekali, banyak juga masalah PHK dan pedagang kecil saat ini juga berimbas," ungkap wakil wali kota.

- Advertisement -

Untuk itu, menghadapi pandemi ini orang nomor dua di Kota Bertuah mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Dan yang paling penting, kata Ayat, yaitu mari sama-sama untuk doa bersama agar wabah virus Corona dapat segera berakhir dan kehidupan dapat kembali normal sediakala.

- Advertisement -

"Sama-sama kita berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Virus ini tidak fiktif, bahkan masih ada yang menyebut ini fiktif. Memang iya, namanya virus tidak nampak, ukurannya hanya sekitar 50 nano. Ini sudah menjangkit lebih 200 negara, bahkan negara yang parah justru yang sistem kesehatannya maju, seperti Amerika. Maka itu mari kita berdoa agar cobaan ini segera berlalu," ajaknya. 

Baca Juga:  BP Jamsostek Pekanbaru Kota Serahkan Santunan ke Non ASN

 

Laporan: *1/Eka G Putra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi menyebutkan akibat pandemi virus corona atau Covid-19 ini seluruh sektor mendapatkan imbas. Pekanbaru sebagai kota dagang dan jasa, juga sangat terpukul secara ekonomi.

"Pajak banyak turun, kini sudah banyak hotel dan usaha restoran yang tutup karena wabah covid-19. Bahkan juga masalah PHK," kata Ayat Cahyadi, saat menerima kunjungan PSMTI memberikan bantuan ke Persatuan Mubaligh Riau, di Pekanbaru, Jumat (15/5) kemarin.

Dari laporan yang diterima Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pekanbaru, dia menyebut pajak hotel yang awalnya di bulan Februari dan Maret rata-rata mendapat sekitar Rp4 miliar, kini di bulan April turun dan hanya mendapat Rp1 miliar. "Hampir 75 persen turun," katanya.

Baca Juga:  Perusahaan dan Hotel di Batam Mulai Merumahkan Karyawan

Begitupun pajak restoran, yang awalnya pemerintah Kota Pekanbaru mencatat sebesar Rp11,5 miliar per bulan, kini di bulan April hanya sebesar Rp4 miliar.

"Ini sangat terdampak sekali, banyak juga masalah PHK dan pedagang kecil saat ini juga berimbas," ungkap wakil wali kota.

Untuk itu, menghadapi pandemi ini orang nomor dua di Kota Bertuah mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan dengan sabun.

Dan yang paling penting, kata Ayat, yaitu mari sama-sama untuk doa bersama agar wabah virus Corona dapat segera berakhir dan kehidupan dapat kembali normal sediakala.

"Sama-sama kita berusaha memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Virus ini tidak fiktif, bahkan masih ada yang menyebut ini fiktif. Memang iya, namanya virus tidak nampak, ukurannya hanya sekitar 50 nano. Ini sudah menjangkit lebih 200 negara, bahkan negara yang parah justru yang sistem kesehatannya maju, seperti Amerika. Maka itu mari kita berdoa agar cobaan ini segera berlalu," ajaknya. 

Baca Juga:  Airlangga Ungkap Kunci Pemulihan Ekonomi Melalui Riset

 

Laporan: *1/Eka G Putra (Pekanbaru)

Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari