Sabtu, 17 Oktober 2026
- Advertisement -

Percepatan Pembangunan Prioritas APBD-P

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mulai membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019. Meski baru dibahas, legislator tetap akan memprioritaskan percepatan pembangunan.

Seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sarana dan prasarana penunjang pendidikan serta fasilitas kesehatan. Karena poin tersebut dirasa bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Sudah mulai dibahas. Memang baru tahap awal, ya. Kami juga belum secara rinci sampai ke usulan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Memang harusnya mengacu ke sana. Kami harapkan Pemprov bisa selaras dengan pemikiran dewan untuk mengutamakan kepentingan masyarakat,” sebut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau Suhardiman Amby kepada Riau Pos, Rabu (26/6).

Baca Juga:  Pendaftaran Jalur Disesuaikan Perintah Pawang

Diakui dia, sampai saat ini program pembangunan yang telah dimasukkan ke dalam APBD murni 2019 masih banyak yang belum dijalankan. Padahal, program tersebut telah disepakati dan menjadi target pertumbuhan pembangunan untuk 2019.

“Itu yang sangat kami sayangkan. OPD terkait yang seharusnya bisa menjalankan program, tapi tidak dilakukan. Padahal masyarakat sudah menunggu pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan dan kesehatan yang sangat diperlukan,” imbuhnya.

Ia meminta kepada Gubernur Riau agar bisa mengambil sikap tegas terhadap OPD yang dinilai lemah mencapai target kinerja. Bila perlu, seluruh kepala dinas yang memiliki rapor merah agar diganti saja. Jika tidak, maka pembangunan yang ada di Bumi Lancang Kuning akan stagnan dan tidak bertambah. Sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat luas.

Baca Juga:  PTPN IV Regional III-PLN Perkuat Digitalisasi Perkebunan

“Kami minta diganti saja itu OPD yang lemah itu. Apalagi pembahasan APBD P bakal sejalan dengan APBD murni 2020. Kalau hanya seperti ini saja, ya Riau enggak akan berkembang,” tegasnya.(nda)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mulai membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019. Meski baru dibahas, legislator tetap akan memprioritaskan percepatan pembangunan.

Seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sarana dan prasarana penunjang pendidikan serta fasilitas kesehatan. Karena poin tersebut dirasa bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Sudah mulai dibahas. Memang baru tahap awal, ya. Kami juga belum secara rinci sampai ke usulan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Memang harusnya mengacu ke sana. Kami harapkan Pemprov bisa selaras dengan pemikiran dewan untuk mengutamakan kepentingan masyarakat,” sebut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau Suhardiman Amby kepada Riau Pos, Rabu (26/6).

Baca Juga:  Meranti Pasien Perdana, Inhu Tambah Satu, Ini Tambahan Tujuh Positif di Riau

Diakui dia, sampai saat ini program pembangunan yang telah dimasukkan ke dalam APBD murni 2019 masih banyak yang belum dijalankan. Padahal, program tersebut telah disepakati dan menjadi target pertumbuhan pembangunan untuk 2019.

“Itu yang sangat kami sayangkan. OPD terkait yang seharusnya bisa menjalankan program, tapi tidak dilakukan. Padahal masyarakat sudah menunggu pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan dan kesehatan yang sangat diperlukan,” imbuhnya.

- Advertisement -

Ia meminta kepada Gubernur Riau agar bisa mengambil sikap tegas terhadap OPD yang dinilai lemah mencapai target kinerja. Bila perlu, seluruh kepala dinas yang memiliki rapor merah agar diganti saja. Jika tidak, maka pembangunan yang ada di Bumi Lancang Kuning akan stagnan dan tidak bertambah. Sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat luas.

Baca Juga:  Pemkab Ucapkan Selamat Atas Pernikahan Putra Bungsu Bupati

“Kami minta diganti saja itu OPD yang lemah itu. Apalagi pembahasan APBD P bakal sejalan dengan APBD murni 2020. Kalau hanya seperti ini saja, ya Riau enggak akan berkembang,” tegasnya.(nda)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mulai membahas Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019. Meski baru dibahas, legislator tetap akan memprioritaskan percepatan pembangunan.

Seperti pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, sarana dan prasarana penunjang pendidikan serta fasilitas kesehatan. Karena poin tersebut dirasa bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Sudah mulai dibahas. Memang baru tahap awal, ya. Kami juga belum secara rinci sampai ke usulan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Memang harusnya mengacu ke sana. Kami harapkan Pemprov bisa selaras dengan pemikiran dewan untuk mengutamakan kepentingan masyarakat,” sebut anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau Suhardiman Amby kepada Riau Pos, Rabu (26/6).

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Strategi Riau Pos Meriahkan GMC 2019

Diakui dia, sampai saat ini program pembangunan yang telah dimasukkan ke dalam APBD murni 2019 masih banyak yang belum dijalankan. Padahal, program tersebut telah disepakati dan menjadi target pertumbuhan pembangunan untuk 2019.

“Itu yang sangat kami sayangkan. OPD terkait yang seharusnya bisa menjalankan program, tapi tidak dilakukan. Padahal masyarakat sudah menunggu pembangunan jalan, jembatan, fasilitas pendidikan dan kesehatan yang sangat diperlukan,” imbuhnya.

Ia meminta kepada Gubernur Riau agar bisa mengambil sikap tegas terhadap OPD yang dinilai lemah mencapai target kinerja. Bila perlu, seluruh kepala dinas yang memiliki rapor merah agar diganti saja. Jika tidak, maka pembangunan yang ada di Bumi Lancang Kuning akan stagnan dan tidak bertambah. Sehingga berpengaruh terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat luas.

Baca Juga:  KKN LPPM Unri Latih Ibu Rumah Tangga di Minas Barat Buat Pakan Ikan Lele

“Kami minta diganti saja itu OPD yang lemah itu. Apalagi pembahasan APBD P bakal sejalan dengan APBD murni 2020. Kalau hanya seperti ini saja, ya Riau enggak akan berkembang,” tegasnya.(nda)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari