RIAUPOS.CO – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memberikan layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC). Pada tahun ini, sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Kota Pekanbaru dapat menikmati layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pekanbaru di fasilitas kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan capaian program UHC di Kota Pekanbaru saat ini telah mencapai 100,071 persen. Dari capaian tersebut, sebanyak 304.717 peserta ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
“Saat ini capaian program UHC di Kota Pekanbaru 100,071 persen. Jadi yang kita tanggung lewat APBD kota sebanyak 304.717 peserta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun ini Pemerintah Kota Pekanbaru tetap menjamin layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan medis tanpa dipungut biaya.
Layanan UHC dapat dimanfaatkan dengan membawa KTP Pekanbaru ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Nantinya, petugas kesehatan akan langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, terdapat 21 puskesmas di Kota Pekanbaru yang siap melayani warga hingga pukul 21.00 WIB. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan lanjutan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.
“Anggaran yang kita siapkan mencapai Rp108 miliar untuk memastikan warga penerima program UHC tetap bisa mengakses layanan kesehatan. Jadi masyarakat Pekanbaru tidak perlu khawatir untuk berobat, cukup membawa KTP ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya. (yls)
RIAUPOS.CO – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus memberikan layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC). Pada tahun ini, sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Kota Pekanbaru dapat menikmati layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Pekanbaru di fasilitas kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan capaian program UHC di Kota Pekanbaru saat ini telah mencapai 100,071 persen. Dari capaian tersebut, sebanyak 304.717 peserta ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru.
“Saat ini capaian program UHC di Kota Pekanbaru 100,071 persen. Jadi yang kita tanggung lewat APBD kota sebanyak 304.717 peserta,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun ini Pemerintah Kota Pekanbaru tetap menjamin layanan kesehatan gratis bagi warga kurang mampu, sehingga masyarakat tetap dapat mengakses layanan medis tanpa dipungut biaya.
Layanan UHC dapat dimanfaatkan dengan membawa KTP Pekanbaru ke fasilitas kesehatan seperti puskesmas. Nantinya, petugas kesehatan akan langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Saat ini, terdapat 21 puskesmas di Kota Pekanbaru yang siap melayani warga hingga pukul 21.00 WIB. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses layanan lanjutan di Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru.
“Anggaran yang kita siapkan mencapai Rp108 miliar untuk memastikan warga penerima program UHC tetap bisa mengakses layanan kesehatan. Jadi masyarakat Pekanbaru tidak perlu khawatir untuk berobat, cukup membawa KTP ke fasilitas kesehatan terdekat,” jelasnya. (yls)