Rabu, 28 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Unri Dorong Diversifikasi Perikanan Tingkatkan Daya Saing

PEKANBARU (RIAUPOS) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Riau (Unri) menggelar pelatihan diversifikasi produk snack makaroni ikan aneka rasa. Peserta adalah kelompok masyarakat Mastali Madu Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat yang berkolaborasi dengan Politeknik Kelautan Perikanan Dumai, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dalam upaya akselerasi daya saing produk lokal. Pelatihan ini merupakan hibah pengabdian DIPA Unri 2025 Skema Program Pengembangan Produk Lokal (PPPL) dengan Ketua Tim Santhy W Sidauruk SPi MSi anggota Prof Dr Ir Dewita MS, Ir N Ira Sari MSi, Dr Desmelati SPi MSi, Chicka Willy Yanti SP MP, Rindi Metalisa SP MSi berkolaborasi dengan dosen Politeknik Kelautan Perikanan (KP) Dumai M Nur Arkham SPi MSi, serta beberapa mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru Gelar Pasar Murah di 15 Kecamatan, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Ketua Tim Pengabdian Santhy W Sidauruk SPi MSi menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, nilai tambah, serta daya saing produk lokal berbasis hasil perikanan. Dengan adanya diversifikasi produk perikanan diharapkan tidak hanya terbatas pada bentuk olahan tradisional, tetapi juga mampu menghadirkan varian baru yang lebih menarik dan berdaya jual tinggi di antaranya snack makaroni ikan aneka rasa seperti jagung bakar, BBQ, dan balado.

”Program ini merupakan upaya akselerasi pengembangan usaha produk unggulan lokal Kota Dumai agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui pendampingan pembuatan izin edar P-IRT dengan harapan Mastali Madu tersebut dapat masuk ke toko oleh-oleh dan swalayan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sejumlah Kecamatan Terdampak Banjir 

Sementara itu, kelompok Mastali Madu menyambut baik kegiatan ini karena memberikan peluang besar untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas pasar produk mereka.(nto/c)

 






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

PEKANBARU (RIAUPOS) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Riau (Unri) menggelar pelatihan diversifikasi produk snack makaroni ikan aneka rasa. Peserta adalah kelompok masyarakat Mastali Madu Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat yang berkolaborasi dengan Politeknik Kelautan Perikanan Dumai, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dalam upaya akselerasi daya saing produk lokal. Pelatihan ini merupakan hibah pengabdian DIPA Unri 2025 Skema Program Pengembangan Produk Lokal (PPPL) dengan Ketua Tim Santhy W Sidauruk SPi MSi anggota Prof Dr Ir Dewita MS, Ir N Ira Sari MSi, Dr Desmelati SPi MSi, Chicka Willy Yanti SP MP, Rindi Metalisa SP MSi berkolaborasi dengan dosen Politeknik Kelautan Perikanan (KP) Dumai M Nur Arkham SPi MSi, serta beberapa mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri.

Baca Juga:  Kelas Memasak Seru Keluarga di Skypool Jatra

Ketua Tim Pengabdian Santhy W Sidauruk SPi MSi menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, nilai tambah, serta daya saing produk lokal berbasis hasil perikanan. Dengan adanya diversifikasi produk perikanan diharapkan tidak hanya terbatas pada bentuk olahan tradisional, tetapi juga mampu menghadirkan varian baru yang lebih menarik dan berdaya jual tinggi di antaranya snack makaroni ikan aneka rasa seperti jagung bakar, BBQ, dan balado.

”Program ini merupakan upaya akselerasi pengembangan usaha produk unggulan lokal Kota Dumai agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui pendampingan pembuatan izin edar P-IRT dengan harapan Mastali Madu tersebut dapat masuk ke toko oleh-oleh dan swalayan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sejumlah Kecamatan Terdampak Banjir 

Sementara itu, kelompok Mastali Madu menyambut baik kegiatan ini karena memberikan peluang besar untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas pasar produk mereka.(nto/c)

- Advertisement -

 






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Riau (Unri) menggelar pelatihan diversifikasi produk snack makaroni ikan aneka rasa. Peserta adalah kelompok masyarakat Mastali Madu Kelurahan Purnama Kecamatan Dumai Barat yang berkolaborasi dengan Politeknik Kelautan Perikanan Dumai, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut dalam upaya akselerasi daya saing produk lokal. Pelatihan ini merupakan hibah pengabdian DIPA Unri 2025 Skema Program Pengembangan Produk Lokal (PPPL) dengan Ketua Tim Santhy W Sidauruk SPi MSi anggota Prof Dr Ir Dewita MS, Ir N Ira Sari MSi, Dr Desmelati SPi MSi, Chicka Willy Yanti SP MP, Rindi Metalisa SP MSi berkolaborasi dengan dosen Politeknik Kelautan Perikanan (KP) Dumai M Nur Arkham SPi MSi, serta beberapa mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Kelautan Unri.

Baca Juga:  HUT TNI Ke-75, Kapolresta Beri Kue dan Ucapan Selamat

Ketua Tim Pengabdian Santhy W Sidauruk SPi MSi menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas, nilai tambah, serta daya saing produk lokal berbasis hasil perikanan. Dengan adanya diversifikasi produk perikanan diharapkan tidak hanya terbatas pada bentuk olahan tradisional, tetapi juga mampu menghadirkan varian baru yang lebih menarik dan berdaya jual tinggi di antaranya snack makaroni ikan aneka rasa seperti jagung bakar, BBQ, dan balado.

”Program ini merupakan upaya akselerasi pengembangan usaha produk unggulan lokal Kota Dumai agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas melalui pendampingan pembuatan izin edar P-IRT dengan harapan Mastali Madu tersebut dapat masuk ke toko oleh-oleh dan swalayan,” ujarnya.

Baca Juga:  Sambut Hari Kelahiran Pancasila, The Central Plaza Gelar Donor Darah

Sementara itu, kelompok Mastali Madu menyambut baik kegiatan ini karena memberikan peluang besar untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas pasar produk mereka.(nto/c)

 






Reporter: Redaksi Riau Pos Riau Pos

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari