Kamis, 2 April 2026
- Advertisement -

Pasar Ramadan di Jalan WR Supratman, Pedagang dan Pembeli Takjil Mulai Sepi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jalan WR Supratman yang biasa ramai dipadati pedagang maupun warga yang ingin berburu takjil selama Ramadan mendadak terlihat sepi. Suasana sedikit terlihat berbeda jika dibandingkan ketika pertama memasuki bulan Ramadan.

Pantauan Riau Pos, Rabu (3/4) sore, suasana yang biasa ramai menjelang waktu berbuka puasa, kini terlihat mulai sepi. Bahkan, sampai pukul 18.00 WIB suasana pun terlihat biasa-biasa saja.

Terlihat lapak pedagang tampak berjejer, mulai dari simpang Jalan Ronggowarsito masuk ke Jalan WR Supratman hingga Jalan Pattimura. Biasanya sekitar pukul 16.30 WIB, warga sudah mulai berdatangan memburu takjil.

Ada aneka kudapan seperti, kue talam, risol, tahu goreng, bakwan, kua lapis, lemper, lepat naga sari, mpek-mpek, batagor, dan siomay. Juga tersedia ikan bakar, ayam bakar, ikan gulai, rendang ayam dan daging, sup ayam, aneka sayuran, ayam penyet, lontong pecal, lotek, mie goreng dan gado-gado.

Baca Juga:  Bersama Pemkab Rohul Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Mulai sepinya suasana di pasar Ramadan di Jalan WR Supratman dirasakan Ayu yang mengaku, kalau setiap Ramadan datang, dia selalu menyambangi pasar Ramadan tersebut.

“Kalau kita bandingkan dengan hari pertama, kedua dan ketiga maupun pertengahan puasa kemarin disini sangat ramai sekali. Bahkan, saking ramainya di sini kerap menyebabkan kemacetan. Tetapi saat ini terlihat mulai sepi pembeli. Begitu juga dengan para pedagang yang berjualan juga mulai sepi terlihat dari banyak stan- stan yang kosong,” ujar Ayu.

Hal senada juga diungkapkan Fitri salah seorang pembeli takjil. Menurutnya, mulai sepinya para pembeli maupun para pedagang Takjil dikarenakan mungkin sudah banyak masyarakat yang sudah mulai mudik. Kemudian juga para pedagang disibukkan dengan persiapan-persiapan untuk menghadapi lebaran.

Baca Juga:  Tak Sabar Tunggu Grand Final Road to Grand

“Sepertinya masyarakat mulai banyak yang sudah mudik dan juga mulai disibukkan dengan persiapan-persiapan menjelang lebaran, makanya seperti di pasar-pasar Ramadan, penjual takjil mulai sepi pembeli. Tidak hanya pembeli saja yang sepi tetapi pedagang takjil juga mulai sepi,” pungkasnya.(eca)

Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jalan WR Supratman yang biasa ramai dipadati pedagang maupun warga yang ingin berburu takjil selama Ramadan mendadak terlihat sepi. Suasana sedikit terlihat berbeda jika dibandingkan ketika pertama memasuki bulan Ramadan.

Pantauan Riau Pos, Rabu (3/4) sore, suasana yang biasa ramai menjelang waktu berbuka puasa, kini terlihat mulai sepi. Bahkan, sampai pukul 18.00 WIB suasana pun terlihat biasa-biasa saja.

Terlihat lapak pedagang tampak berjejer, mulai dari simpang Jalan Ronggowarsito masuk ke Jalan WR Supratman hingga Jalan Pattimura. Biasanya sekitar pukul 16.30 WIB, warga sudah mulai berdatangan memburu takjil.

Ada aneka kudapan seperti, kue talam, risol, tahu goreng, bakwan, kua lapis, lemper, lepat naga sari, mpek-mpek, batagor, dan siomay. Juga tersedia ikan bakar, ayam bakar, ikan gulai, rendang ayam dan daging, sup ayam, aneka sayuran, ayam penyet, lontong pecal, lotek, mie goreng dan gado-gado.

Baca Juga:  Asmar Minta OPD Teknis Segera Rehab Masjid Agung Darul Ulum 

Mulai sepinya suasana di pasar Ramadan di Jalan WR Supratman dirasakan Ayu yang mengaku, kalau setiap Ramadan datang, dia selalu menyambangi pasar Ramadan tersebut.

- Advertisement -

“Kalau kita bandingkan dengan hari pertama, kedua dan ketiga maupun pertengahan puasa kemarin disini sangat ramai sekali. Bahkan, saking ramainya di sini kerap menyebabkan kemacetan. Tetapi saat ini terlihat mulai sepi pembeli. Begitu juga dengan para pedagang yang berjualan juga mulai sepi terlihat dari banyak stan- stan yang kosong,” ujar Ayu.

Hal senada juga diungkapkan Fitri salah seorang pembeli takjil. Menurutnya, mulai sepinya para pembeli maupun para pedagang Takjil dikarenakan mungkin sudah banyak masyarakat yang sudah mulai mudik. Kemudian juga para pedagang disibukkan dengan persiapan-persiapan untuk menghadapi lebaran.

- Advertisement -
Baca Juga:  Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki

“Sepertinya masyarakat mulai banyak yang sudah mudik dan juga mulai disibukkan dengan persiapan-persiapan menjelang lebaran, makanya seperti di pasar-pasar Ramadan, penjual takjil mulai sepi pembeli. Tidak hanya pembeli saja yang sepi tetapi pedagang takjil juga mulai sepi,” pungkasnya.(eca)

Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Jalan WR Supratman yang biasa ramai dipadati pedagang maupun warga yang ingin berburu takjil selama Ramadan mendadak terlihat sepi. Suasana sedikit terlihat berbeda jika dibandingkan ketika pertama memasuki bulan Ramadan.

Pantauan Riau Pos, Rabu (3/4) sore, suasana yang biasa ramai menjelang waktu berbuka puasa, kini terlihat mulai sepi. Bahkan, sampai pukul 18.00 WIB suasana pun terlihat biasa-biasa saja.

Terlihat lapak pedagang tampak berjejer, mulai dari simpang Jalan Ronggowarsito masuk ke Jalan WR Supratman hingga Jalan Pattimura. Biasanya sekitar pukul 16.30 WIB, warga sudah mulai berdatangan memburu takjil.

Ada aneka kudapan seperti, kue talam, risol, tahu goreng, bakwan, kua lapis, lemper, lepat naga sari, mpek-mpek, batagor, dan siomay. Juga tersedia ikan bakar, ayam bakar, ikan gulai, rendang ayam dan daging, sup ayam, aneka sayuran, ayam penyet, lontong pecal, lotek, mie goreng dan gado-gado.

Baca Juga:  UP3 Rengat Siagakan 283 Personel PLN di 34 Posko

Mulai sepinya suasana di pasar Ramadan di Jalan WR Supratman dirasakan Ayu yang mengaku, kalau setiap Ramadan datang, dia selalu menyambangi pasar Ramadan tersebut.

“Kalau kita bandingkan dengan hari pertama, kedua dan ketiga maupun pertengahan puasa kemarin disini sangat ramai sekali. Bahkan, saking ramainya di sini kerap menyebabkan kemacetan. Tetapi saat ini terlihat mulai sepi pembeli. Begitu juga dengan para pedagang yang berjualan juga mulai sepi terlihat dari banyak stan- stan yang kosong,” ujar Ayu.

Hal senada juga diungkapkan Fitri salah seorang pembeli takjil. Menurutnya, mulai sepinya para pembeli maupun para pedagang Takjil dikarenakan mungkin sudah banyak masyarakat yang sudah mulai mudik. Kemudian juga para pedagang disibukkan dengan persiapan-persiapan untuk menghadapi lebaran.

Baca Juga:  Cuaca Panas di Bengkalis, Warga Berburu Takjil yang Segar-Segar

“Sepertinya masyarakat mulai banyak yang sudah mudik dan juga mulai disibukkan dengan persiapan-persiapan menjelang lebaran, makanya seperti di pasar-pasar Ramadan, penjual takjil mulai sepi pembeli. Tidak hanya pembeli saja yang sepi tetapi pedagang takjil juga mulai sepi,” pungkasnya.(eca)

Laporan DOFI ISKANDAR, Pekanbaru

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari