Sabtu, 25 April 2026
- Advertisement -

Pedagang Dilarang Timbun Bahan Pangan

RIAUPOS.CO – PEMERINTAH daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus melakukan pemantauan harga jual kebutuhan bahan pokok dan pangan masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) hingga sepekan Ramadan 1445 H di pasar tradisional yang ada di Rohul.

Sejumlah sembako dan pangan hingga sepekan Ramadan dinilai masih relatif stabil. Kenaikan tersebut dipicu banyaknya permintaan masyarakat atas kebutuhan pangan dalam persiapan menyambut Ramadan dan Idulfitri 1445 H.

Wakil Bupati (Wabup) Rohul H Indra Gunawan menyebutkan, sepekan menjelang masuknya bulan Ramadan 1445 H, pemerintah daerah melalui DKPP Rohul telah menggelar gerakan pangan murah (GPM) dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan menghadapi HBKN tahun 2024.

Baca Juga:  MUI Riau Dukung Pemda dan Polda Tutup THM

Selain membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan pangan dengan harga murah, menurutnya, GPM salah satu upaya Pemkab Rohul untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat dan mengendalikan terjadinya inflasi di daerah.

‘’Saya imbau para pedagang di pasar tradisional di Rohul untuk tidak melakukan penimbunan atau penyimpanan bahan pangan yang mengakibatkan terjadinya kelangkaan kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasaran yang memicu terjadi kenaikan harga sejumlah bahan pangan sepekan menjelang HBKN Ramadan maupun Idulfitri 1445 H,’’ ungkap Wabup, Selasa (12/3).

Indra Gunawan meminta Tim Satgas Ketahanan Pangan Rohul dan instansi terkait lainnya untuk dapat turun ke lapangan memantau di pasar tradisional, agar tidak terjadi penimbunan stok kebutuhan pangan oleh pihak yang mencari keuntungan dan persediaan bahan pokok masyarakat yang berkesinambungan hingga menjelang Idulfitri 1445 H tercukupi dengan baik.

Baca Juga:  Penjelasan Prof Abdul Gemetaran saat Suntik Vaksin ke Presiden

Ditegaskannya, bagi pedagang yang melakukan penimbunan atau penyimpanan pangan dan barang kebutuhan pokok, bila terbukti diancam dengan kurungan pidana.

‘’Kita minta OPD terkait, untuk dapat memastikan pasokan kebutuhan pangan, baik beras, cabai, minyak goreng, gula dan lainnya stoknya tersedia di pasaran. Sehingga kebutuhan pokok dan pangan masyarakat tetap aman menjelang dan pasca Idulfitri 1445 H di Rohul,’’ tuturnya.(adv)

RIAUPOS.CO – PEMERINTAH daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus melakukan pemantauan harga jual kebutuhan bahan pokok dan pangan masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) hingga sepekan Ramadan 1445 H di pasar tradisional yang ada di Rohul.

Sejumlah sembako dan pangan hingga sepekan Ramadan dinilai masih relatif stabil. Kenaikan tersebut dipicu banyaknya permintaan masyarakat atas kebutuhan pangan dalam persiapan menyambut Ramadan dan Idulfitri 1445 H.

Wakil Bupati (Wabup) Rohul H Indra Gunawan menyebutkan, sepekan menjelang masuknya bulan Ramadan 1445 H, pemerintah daerah melalui DKPP Rohul telah menggelar gerakan pangan murah (GPM) dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan menghadapi HBKN tahun 2024.

Baca Juga:  Beasiswa Dipusatkan di Dissos

Selain membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan pangan dengan harga murah, menurutnya, GPM salah satu upaya Pemkab Rohul untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat dan mengendalikan terjadinya inflasi di daerah.

‘’Saya imbau para pedagang di pasar tradisional di Rohul untuk tidak melakukan penimbunan atau penyimpanan bahan pangan yang mengakibatkan terjadinya kelangkaan kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasaran yang memicu terjadi kenaikan harga sejumlah bahan pangan sepekan menjelang HBKN Ramadan maupun Idulfitri 1445 H,’’ ungkap Wabup, Selasa (12/3).

- Advertisement -

Indra Gunawan meminta Tim Satgas Ketahanan Pangan Rohul dan instansi terkait lainnya untuk dapat turun ke lapangan memantau di pasar tradisional, agar tidak terjadi penimbunan stok kebutuhan pangan oleh pihak yang mencari keuntungan dan persediaan bahan pokok masyarakat yang berkesinambungan hingga menjelang Idulfitri 1445 H tercukupi dengan baik.

Baca Juga:  Harus Bisa Khutbah Jumat

Ditegaskannya, bagi pedagang yang melakukan penimbunan atau penyimpanan pangan dan barang kebutuhan pokok, bila terbukti diancam dengan kurungan pidana.

- Advertisement -

‘’Kita minta OPD terkait, untuk dapat memastikan pasokan kebutuhan pangan, baik beras, cabai, minyak goreng, gula dan lainnya stoknya tersedia di pasaran. Sehingga kebutuhan pokok dan pangan masyarakat tetap aman menjelang dan pasca Idulfitri 1445 H di Rohul,’’ tuturnya.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

RIAUPOS.CO – PEMERINTAH daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terus melakukan pemantauan harga jual kebutuhan bahan pokok dan pangan masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) hingga sepekan Ramadan 1445 H di pasar tradisional yang ada di Rohul.

Sejumlah sembako dan pangan hingga sepekan Ramadan dinilai masih relatif stabil. Kenaikan tersebut dipicu banyaknya permintaan masyarakat atas kebutuhan pangan dalam persiapan menyambut Ramadan dan Idulfitri 1445 H.

Wakil Bupati (Wabup) Rohul H Indra Gunawan menyebutkan, sepekan menjelang masuknya bulan Ramadan 1445 H, pemerintah daerah melalui DKPP Rohul telah menggelar gerakan pangan murah (GPM) dalam rangka stabilitas pasokan dan harga pangan menghadapi HBKN tahun 2024.

Baca Juga:  Selama Ramadan Stadion Utama dan Stadion Rumbai Diistirahatkan

Selain membantu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dan pangan dengan harga murah, menurutnya, GPM salah satu upaya Pemkab Rohul untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok masyarakat dan mengendalikan terjadinya inflasi di daerah.

‘’Saya imbau para pedagang di pasar tradisional di Rohul untuk tidak melakukan penimbunan atau penyimpanan bahan pangan yang mengakibatkan terjadinya kelangkaan kebutuhan bahan pokok masyarakat di pasaran yang memicu terjadi kenaikan harga sejumlah bahan pangan sepekan menjelang HBKN Ramadan maupun Idulfitri 1445 H,’’ ungkap Wabup, Selasa (12/3).

Indra Gunawan meminta Tim Satgas Ketahanan Pangan Rohul dan instansi terkait lainnya untuk dapat turun ke lapangan memantau di pasar tradisional, agar tidak terjadi penimbunan stok kebutuhan pangan oleh pihak yang mencari keuntungan dan persediaan bahan pokok masyarakat yang berkesinambungan hingga menjelang Idulfitri 1445 H tercukupi dengan baik.

Baca Juga:  Polres Sahur Keliling Bersama Masyarakat

Ditegaskannya, bagi pedagang yang melakukan penimbunan atau penyimpanan pangan dan barang kebutuhan pokok, bila terbukti diancam dengan kurungan pidana.

‘’Kita minta OPD terkait, untuk dapat memastikan pasokan kebutuhan pangan, baik beras, cabai, minyak goreng, gula dan lainnya stoknya tersedia di pasaran. Sehingga kebutuhan pokok dan pangan masyarakat tetap aman menjelang dan pasca Idulfitri 1445 H di Rohul,’’ tuturnya.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari