Sabtu, 29 November 2025
spot_img

Tambah Libur, Pegawai Bakal Diberi Sanksi

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Peringatan keras bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang menambah masa libur dan cuti bersama  Natal 24-25 Desember, tanpa ada keterangan, pegawai yang bersangkutan bakal diberi sanksi tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mengingat, waktu libur dan cuti bersama hanya selama dua hari ditetapkan pemerintah pusat. Sehingga pada hari Kamis (26/12), tidak ada alasan, bagi ASN dan honorer dilingkungan Pemkab Rohul tidak masuk kerja seperti hari biasa, menambah atau memperpanjang libur.

Hal itu ditegaskan Bupati Rohul H Sukiman kepada Riau Pos, Rabu (25/12), terkait pegawai yang menambah masa libur dan cuti bersama Hari Natal 2019.

Baca Juga:  Soal Perppu KPK-RUU KUHP, Kabinet Baru Belum Bisa Pastikan

"Kita akan terapkan sanksi tegas, sesuai ketentuan yang ada. Terutama tenaga honorer maupun ASN yang menambah liburan Natal. Karena pada prinsipnya libur bersama itu dibuat agar pegawai bisa menikmati libur untuk berkumpul keluarga dan beristirahat," jelasnya.

Menurutnya, sanksi disiplin yang diberikan secara tegas kepada tenaga honor dan ASN yang menambah libur dan cuti bersama Natal 2019, jika pada hari masuk kerja tidak hadir tanpa keterangan.

Orang nomor satu Rohul itu menegaskan, sanksi disiplin tidak akan diberikan kepada pegawai terutama yang menderita sakit, dan dibuktikan dengan adanya surat keterangan sakit dari dokter yang merawat.

"Bila pegawai honor atau ASN tidak mengikuti jadwal masa libur dan cuti bersama seperti yang ditetapkan, masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengabsen stafnya pada apel gabungan OPD, besok (kamis, red). Selanjutnya catatan itu akan ditindaklanjuti untuk diberikan sanksi tegas," sebutnya.

Baca Juga:  Tujuh Tahun, DKPP Pecat 585 Penyelenggara Pemilu

Mantan Dandim Indragiri Hilir itu meminta Kepala OPD Rohul untuk meningkatkan pengawasan dan kinerja pegawainya terutama dalam hal penegakan disiplin, terutama OPD yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.(adv)

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Peringatan keras bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang menambah masa libur dan cuti bersama  Natal 24-25 Desember, tanpa ada keterangan, pegawai yang bersangkutan bakal diberi sanksi tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mengingat, waktu libur dan cuti bersama hanya selama dua hari ditetapkan pemerintah pusat. Sehingga pada hari Kamis (26/12), tidak ada alasan, bagi ASN dan honorer dilingkungan Pemkab Rohul tidak masuk kerja seperti hari biasa, menambah atau memperpanjang libur.

Hal itu ditegaskan Bupati Rohul H Sukiman kepada Riau Pos, Rabu (25/12), terkait pegawai yang menambah masa libur dan cuti bersama Hari Natal 2019.

Baca Juga:  Ingin Berbadan Kekar dan Cepat Berlari Seperti Adama Traore, Ini Rahasianya

"Kita akan terapkan sanksi tegas, sesuai ketentuan yang ada. Terutama tenaga honorer maupun ASN yang menambah liburan Natal. Karena pada prinsipnya libur bersama itu dibuat agar pegawai bisa menikmati libur untuk berkumpul keluarga dan beristirahat," jelasnya.

Menurutnya, sanksi disiplin yang diberikan secara tegas kepada tenaga honor dan ASN yang menambah libur dan cuti bersama Natal 2019, jika pada hari masuk kerja tidak hadir tanpa keterangan.

- Advertisement -

Orang nomor satu Rohul itu menegaskan, sanksi disiplin tidak akan diberikan kepada pegawai terutama yang menderita sakit, dan dibuktikan dengan adanya surat keterangan sakit dari dokter yang merawat.

"Bila pegawai honor atau ASN tidak mengikuti jadwal masa libur dan cuti bersama seperti yang ditetapkan, masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengabsen stafnya pada apel gabungan OPD, besok (kamis, red). Selanjutnya catatan itu akan ditindaklanjuti untuk diberikan sanksi tegas," sebutnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Pamela Anderson Cerai Setelah 12 Hari Menikah

Mantan Dandim Indragiri Hilir itu meminta Kepala OPD Rohul untuk meningkatkan pengawasan dan kinerja pegawainya terutama dalam hal penegakan disiplin, terutama OPD yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.(adv)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) — Peringatan keras bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang menambah masa libur dan cuti bersama  Natal 24-25 Desember, tanpa ada keterangan, pegawai yang bersangkutan bakal diberi sanksi tegas, sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mengingat, waktu libur dan cuti bersama hanya selama dua hari ditetapkan pemerintah pusat. Sehingga pada hari Kamis (26/12), tidak ada alasan, bagi ASN dan honorer dilingkungan Pemkab Rohul tidak masuk kerja seperti hari biasa, menambah atau memperpanjang libur.

Hal itu ditegaskan Bupati Rohul H Sukiman kepada Riau Pos, Rabu (25/12), terkait pegawai yang menambah masa libur dan cuti bersama Hari Natal 2019.

Baca Juga:  Tujuh Tahun, DKPP Pecat 585 Penyelenggara Pemilu

"Kita akan terapkan sanksi tegas, sesuai ketentuan yang ada. Terutama tenaga honorer maupun ASN yang menambah liburan Natal. Karena pada prinsipnya libur bersama itu dibuat agar pegawai bisa menikmati libur untuk berkumpul keluarga dan beristirahat," jelasnya.

Menurutnya, sanksi disiplin yang diberikan secara tegas kepada tenaga honor dan ASN yang menambah libur dan cuti bersama Natal 2019, jika pada hari masuk kerja tidak hadir tanpa keterangan.

Orang nomor satu Rohul itu menegaskan, sanksi disiplin tidak akan diberikan kepada pegawai terutama yang menderita sakit, dan dibuktikan dengan adanya surat keterangan sakit dari dokter yang merawat.

"Bila pegawai honor atau ASN tidak mengikuti jadwal masa libur dan cuti bersama seperti yang ditetapkan, masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengabsen stafnya pada apel gabungan OPD, besok (kamis, red). Selanjutnya catatan itu akan ditindaklanjuti untuk diberikan sanksi tegas," sebutnya.

Baca Juga:  Praveen/Melati Catat Sejarah Besar dan Monumental

Mantan Dandim Indragiri Hilir itu meminta Kepala OPD Rohul untuk meningkatkan pengawasan dan kinerja pegawainya terutama dalam hal penegakan disiplin, terutama OPD yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.(adv)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari