Menurut Faisal, jembatan darurat yang akan dibangun itu menggunakan bahan material kayu. Dengan lebar 4x4 meter. Sehingga kendaraan roda dua dan roda empat masyarakat bisa melewatinya. Tidak mesti harus memutar ke Desa Dusun Tuo, Kecamatan Kuantan Hilir lagi seperti sekarang. Tapi jembatan itu, tidak bisa dilewati oleh truk colt diesel pengangkut buah sawit yang tonasenya besar. Jembatan itu hanya untuk roda dua dan kendaraan pribadi roda empat.
Jalan lintas Riau-Sumatera Barat di Km 106-107 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar masih diberlakukan buka tutup karena masih memperbaiki lereng yang longsor
Vino Lestari menjelaskan, hingga kemarin, kendaraan yang bertahan di Rumah Makan Bareh Solok tinggal beberapa. Karena itu, sebagai bentuk perhatian Satlantas Polres Kampar membagikan 300 nasi bungkus kepada sopir yang terjebak di lokasi perbaikan jalan longsor ini.