Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih berpotensi terjadi di Provinsi Riau pada Sabtu (15/3/2025), terutama menjelang akhir pekan.
Banjir akibat meluapnya Sungai Kampar dampak pembukaan pintu pelimpahan atau spillway gate waduk PLTA Koto Panjang di Kampar yang melanda Kabupaten Pelalawan mulai meluas pada Senin (3/3). Tidak hanya menggenangi pekarangan rumah warga, namun genangan air juga telah memutus akses transportasi jalur darat di sejumlah desa dan kelurahan di tiga kecamatan (Langgam, Pangkalan Kerinci dan Pelalawan).
Memasuki akhir pekan, Ahad (2/3) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru kembali mengeluarkan informasi terkait cuaca yang berlangsung di Provinsi Riau. Dimana diakhir pekan ini hujan disertai angin kencang dan petir diprediksi menguyur sebagian wilayah Riau.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi puncak musim kemarau di Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau akan berlangsung pada Agustus 2024 ini.
Hujan intensitas sedang sekitar dua jam mulai pukul 15.00 WIB menyebabkan terjadinya banjir di beberapa jalan protokol di Pekanbaru, seperti di Jalan Riau Kecamatan Payung Sekaki dan Jalan Arifin Achmad Kecamatan Marpoyan Damai.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Pekanbaru memprediksi Riau akan diguyur hujan dengan intensitas yang beragam.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Candra menyebutkan saat ini ada dua kelurahan di Kota Pekanbaru yang masih mengalami banjir cukup parah. Yaitu kelurahan Sri Meranti dan Meranti Pandak.
Memasuki pekan kedua Januari 2024, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menganalisa masih adanya potensi hujan dengan intensitas yang cukup tinggi di Kota Pekanbaru selama sepekan ke depan.