Jumat, 8 Mei 2026
- Advertisement -

Alfedri Harapkan Nihil Buta Aksara Alquran

SIAK (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Alfedri mengharapkan tidak ada lagi anak-anak maupun orang dewasa yang buta aksara Alquran.

Terlebih pada generasi milenial sekarang dimana arus teknologi informasi sudah tidak bisa dibendung, sehingga sisi negatifnya pun harus diwaspadai.

"Kami berharap tak ada lagi masyarakat Siak baik anak- anak maupun orang dewasa yang tidak pandai membaca Alquran," ungkap Bupati saat pengukuhan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak, Jumat (28/2) malam.

Untuk itu dirinya berharap peran BKPRMI sangat penting dalam rangka melahirkan generasi muda Islami.

Bersamaan dengan itu dilaksanakan pula peluncuran gerakan waqaf sejuta Alquran dan tablig akbar Syekh Muhammad Jaber di Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center.

Baca Juga:  Deklarasi Melawan Covid-19

Alfedri juga menyampaikan, bahwa di Kabupaten Siak sudah diluncurkan gerakan waqaf tunai seribu rupiah per hari di seluruh OPD dan kecamatan.

"Alhamdulillah, di Siak sudah berjalan gerakan waqaf tunai seribu rupiah per hari. Dana ini nantinya digunakan untuk membangunkan keumatan. Seperti, bisnis syariah dan membantu pembangunan masjid dan lain sebagainya," jelasnya.

Sementara  Syeikh Muhammad Jaber ulama asal Madinah yang juga merupakan adik kandung Syekh Ali Jaber ini dalam tausiyahnya menyampaikan penting membaca Alquran setiap hari dan tidak hanya rajin membacanya saat Ramadan saja.

Dia mengingatkan, bahwa Alquran akan memberi syafaat pada pembacanya yang kemudian mengamalkannya, pada hari kiamat kelak.

"Jangan menjadi pembaca Alquran di bulan Ramadan saja. Kita diberi banyak kesempatan oleh Allah SWT di dunia ini untuk membaca Alquran," pesannya.(wik)

Baca Juga:  Aplikasi Lapor, Permudah Sampaikan Aduan Layanan Publik

SIAK (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Alfedri mengharapkan tidak ada lagi anak-anak maupun orang dewasa yang buta aksara Alquran.

Terlebih pada generasi milenial sekarang dimana arus teknologi informasi sudah tidak bisa dibendung, sehingga sisi negatifnya pun harus diwaspadai.

"Kami berharap tak ada lagi masyarakat Siak baik anak- anak maupun orang dewasa yang tidak pandai membaca Alquran," ungkap Bupati saat pengukuhan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak, Jumat (28/2) malam.

Untuk itu dirinya berharap peran BKPRMI sangat penting dalam rangka melahirkan generasi muda Islami.

Bersamaan dengan itu dilaksanakan pula peluncuran gerakan waqaf sejuta Alquran dan tablig akbar Syekh Muhammad Jaber di Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center.

- Advertisement -
Baca Juga:  Ini Tiga Nama Setiap Dinas yang Lulus Seleksi Lelang Jabatan Pemkab Siak

Alfedri juga menyampaikan, bahwa di Kabupaten Siak sudah diluncurkan gerakan waqaf tunai seribu rupiah per hari di seluruh OPD dan kecamatan.

"Alhamdulillah, di Siak sudah berjalan gerakan waqaf tunai seribu rupiah per hari. Dana ini nantinya digunakan untuk membangunkan keumatan. Seperti, bisnis syariah dan membantu pembangunan masjid dan lain sebagainya," jelasnya.

- Advertisement -

Sementara  Syeikh Muhammad Jaber ulama asal Madinah yang juga merupakan adik kandung Syekh Ali Jaber ini dalam tausiyahnya menyampaikan penting membaca Alquran setiap hari dan tidak hanya rajin membacanya saat Ramadan saja.

Dia mengingatkan, bahwa Alquran akan memberi syafaat pada pembacanya yang kemudian mengamalkannya, pada hari kiamat kelak.

"Jangan menjadi pembaca Alquran di bulan Ramadan saja. Kita diberi banyak kesempatan oleh Allah SWT di dunia ini untuk membaca Alquran," pesannya.(wik)

Baca Juga:  Pemkab Siak dan Sintang Lahirkan Pelaku UMKM Kreatif Inovatif
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

SIAK (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Alfedri mengharapkan tidak ada lagi anak-anak maupun orang dewasa yang buta aksara Alquran.

Terlebih pada generasi milenial sekarang dimana arus teknologi informasi sudah tidak bisa dibendung, sehingga sisi negatifnya pun harus diwaspadai.

"Kami berharap tak ada lagi masyarakat Siak baik anak- anak maupun orang dewasa yang tidak pandai membaca Alquran," ungkap Bupati saat pengukuhan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Siak, Jumat (28/2) malam.

Untuk itu dirinya berharap peran BKPRMI sangat penting dalam rangka melahirkan generasi muda Islami.

Bersamaan dengan itu dilaksanakan pula peluncuran gerakan waqaf sejuta Alquran dan tablig akbar Syekh Muhammad Jaber di Masjid Sultan Syarif Hasyim Islamic Center.

Baca Juga:  Realisasi BOS Afkin di Kabupaten Siak Sesuai Juknis

Alfedri juga menyampaikan, bahwa di Kabupaten Siak sudah diluncurkan gerakan waqaf tunai seribu rupiah per hari di seluruh OPD dan kecamatan.

"Alhamdulillah, di Siak sudah berjalan gerakan waqaf tunai seribu rupiah per hari. Dana ini nantinya digunakan untuk membangunkan keumatan. Seperti, bisnis syariah dan membantu pembangunan masjid dan lain sebagainya," jelasnya.

Sementara  Syeikh Muhammad Jaber ulama asal Madinah yang juga merupakan adik kandung Syekh Ali Jaber ini dalam tausiyahnya menyampaikan penting membaca Alquran setiap hari dan tidak hanya rajin membacanya saat Ramadan saja.

Dia mengingatkan, bahwa Alquran akan memberi syafaat pada pembacanya yang kemudian mengamalkannya, pada hari kiamat kelak.

"Jangan menjadi pembaca Alquran di bulan Ramadan saja. Kita diberi banyak kesempatan oleh Allah SWT di dunia ini untuk membaca Alquran," pesannya.(wik)

Baca Juga:  Wabup Menjawab Pandangan Umum Fraksi

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari