27.2 C
Pekanbaru
Selasa, 1 April 2025
spot_img

Warga Diminta Tetap Waspada

TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) – SEMPAT naik di angka 6.25 meter sehari sebelumnya, kini ketinggian air Sungai Kuantan sudah surut. Bahkan saat ini sudah di angka 4.14 meter.

Petugas Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau, Erianto kepada Riau Pos, Ahad (5/5) menyebutkan, tingginya debit air Sungai Kuantan sehari sebelumnya disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi di Kuansing dan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

‘’Data dari tugu pengukuran debit air Sungai Kuantan memperlihatkan adanya penyusutan debit air sekitar 1,6 meter. Namun, cuaca di Kuansing saat ini masih turun hujan di sebagian wilayah. Kita berharap curah hujan di Sumbar tidak tinggi, sebab yang paling berpengaruh itu curah hujan di Sumbar,’’ kata Erianto.

Baca Juga:  Sedimentasi Lumpur Sumbat Drainase

Sungai Kuantan ini, kata Eriranto, bermuara di tiga sungai besar di Sumbar, masing-masing Sungai Ombilin, Sungai Sinamar dan Sungai Batang Palangki. Apabila tiga sungai ini meluap, maka Kuansing akan banjir.

‘’Kalau di angka 4 meter ini. Tidak banyak daerah yang terkena banjir. Hanya daerah-daerah yang rendah. Tapi kalau sudah melewati angka 5 meter, dipastikan akan menggenangi ratusan rumah di bagian hilir Kuansing. Nah, yang terjadi kemarin, itu hanya banjir lewat, durasinya tidak lama,’’ sebut Erianto.

Terkait jumlah rumah yang terendam banjir di beberapa daerah, Kalaksa BPBD Kuansing, Yulizar menyebutkan, luapan Sungai Kuantan kali ini tidak separah yang terjadi sebelumnya.

‘’Memang ada beberapa daerah yang tergenang banjir. Namun tidak terlalu banyak. Anggota hari ini sedang melihat ke daerah-daerah bagian hilir.  Sebagian rumah memang nampak terendam. Sekarang kami sedang mengumpulkan data, berapa rumah dan daerah mana saja yang terendam,’’ kata Yulizar.

Baca Juga:  Genangan Air Lintas Timur Masih Tinggi

Hingga saat ini, lanjut Yulizar, belum ada laporan dari pemerintah desa dan kecamatan terkait parahnya banjir yang terjadi di Kuansing.

- Advertisement -

‘’Sekarang sudah jauh surut. Diperkirakan tidak ada lagi rumah yang terendam. Namun, kami juga tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Terutama masyarakat bagian hilir,’’ kata Yulizar.(hen)

Laporan MARDIAS CAN, Telukkuantan

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Genangan Tak Surut, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton

Selama dua bulan terakhir, Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton di perbatasan Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, dengan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, masih tergenang air.

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.