Pertunjukan arak-arakan perwakilan kafilah Kepulauan Meranti ketika mengikuti pawai karnaval MTQ Riau sebelum dibuka secara resmi oleh Pemerintah Kota Dumai, beberapa waktu lalu. (wira saputra/riau pos)
SELATPANJANG (RIAUPOS.CO) – Kerja keras Kafilah Kabupaten Kepulauan Meranti yang mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Provinsi Riau 2024 berhasil meraih peringkat ke delapan dari 12 kota dan kabupaten di Riau.
Perolehan hasil diumumkan dalam penutupan yang berlangsung di Kota Dumai, Sabtu, (27/4) malam.
Secara rinci dari 69 orang peserta yang mengikuti 10 cabang, kafilah dari Kota Sagu itu memboyong dua cabang juara I, tiga cabang juara II dan tiga cabang juara III.
Adapun poin yang berhasil diraih sebanyak 22 poin, dan naik satu tingkat dari MTQ tahun lalu di Kabupaten Indragiri Hulu yang berada di posisi 9.
Plt Bupati Kepulauan Meranti H Asmar mengaku senang dan bangga, serta menyambut dengan suka cita atas prestasi yang diperoleh anak-anak daerah tersebut.
“Kita sangat bersyukur sekali. Alhamdulillah, kita apresiasi kerja keras semua pihak mulai LPTQ, peserta, oficial, pelatih dan pendamping sehingga Meranti tetap berprestasi. Kita pantas bangga karena semua yang bertanding adalah putra-putri Meranti,” kata Asmar.
Ia mengucapkan selamat kepada para pemenang dan untuk yang belum menjadi juara, tidak perlu bersedih.
“Selamat kepada seluruh pemenang, yang telah menorehkan prestasi. Dan untuk yang belum berhasil jangan bersedih dan berputus asa, terus mengasah diri agar nantinya dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi,” ucap Asmar.
Sementara itu, Ketua LPTQ Kepulauan Meranti Agus Safri mengaku bersyukur atas prestasi yang diperoleh oleh qari dan qariah pada perhelatan MTQ ke-42.
Menurutnya apa yang dicapai kafilah Kabupaten Kepulauan Meranti adalah berkat kerja keras dari para peserta dan seluruh pengurus LPTQ dan para guru serta semua pihak.
“Semua cabang yang dipertandingkan sudah menyelesaikan babak final dan berhasil diselesaikan dengan baik oleh para qori dan qoriah kita,” sebut Agus. Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Kepulauan Meranti jika belum bisa mempersembahkan yang terbaik.
“Para qori dan qoriah kita ini merupakan hasil penjaringan dari MTQ kabupaten. Namun begitu, hasilnya belum begitu maksimal,” tuturnya.(wir)
Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…
Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…
RSUD Arifin Achmad berhasil menangani kasus langka pasien tersedak paku hingga ke paru-paru tanpa operasi…
Polres Bengkalis menggerebek rumah di Bandar Laksamana yang diduga jadi penampungan PMI ilegal. Empat terduga…
Puluhan siswa SMP Global Andalan mengikuti outing class ke Riau Pos untuk belajar jurnalistik, mengenal…
Pemko Pekanbaru menyegel New Paragon KTV usai viral video pesta waria. Pemeriksaan masih berlangsung, izin…