Categories: Kesehatan

Tersedak Paku Masuk ke Paru-Paru, RSUD Arifin Achmad Tangani Tanpa Operasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)Tim dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad kembali menunjukkan keberhasilannya menangani kasus medis langka, yakni pasien tersedak paku sepanjang 5 sentimeter yang masuk hingga ke paru-paru tanpa harus menjalani operasi.

Dokter Spesialis Paru RSUD Arifin Achmad, dr Nori Purnama SpP, mengatakan kasus tersebut tergolong sangat jarang terjadi di dunia medis. Selama ini, pihaknya lebih sering menangani pasien yang tersedak jarum pentul, kacang-kacangan, maupun kancing baju.

“Pasien berusia 52 tahun ini mengalami keluhan yang cukup langka, yaitu tersedak paku. Biasanya kasus seperti ini jarang kami temui,” ujarnya.

Pasien tersebut merupakan rujukan dari RSUD Puri Husada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Kejadian tersedaknya paku dialami sejak 26 Januari lalu. Saat dirujuk ke RSUD Arifin Achmad, pasien mengeluhkan sesak dada dan rasa mengganjal di saluran pernapasan.

Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan foto toraks. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui adanya paku di saluran pernapasan, tepatnya di paru-paru. dr Nori menjelaskan, kondisi ini terjadi karena paku masuk melalui saluran napas, bukan tertelan ke saluran pencernaan.

Berdasarkan pengakuan pasien, kejadian bermula saat ia memperbaiki kamar anak dan meletakkan paku di mulut. Saat terpeleset, paku tersebut tersedak dan masuk ke saluran pernapasan.

Setelah mengetahui posisi paku, tim dokter paru bersama tim anestesi melakukan tindakan bronkoskopi tanpa pembedahan. Pasien menjalani pembiusan total karena kondisi yang cukup berat saat tindakan dilakukan.

“Alhamdulillah tindakan berjalan lancar dan paku berhasil dikeluarkan tanpa operasi,” jelasnya.

Saat ini kondisi pasien sudah stabil dan tidak lagi mengalami sesak napas. Tim medis fokus pada pemulihan dengan pemberian antibiotik dan obat anti radang. Pasien diperkirakan dapat pulang dalam dua hingga tiga hari ke depan.

dr Nori juga menyampaikan bahwa fasilitas dan peralatan penanganan penyakit paru di RSUD Arifin Achmad sudah sangat lengkap, didukung oleh 10 dokter spesialis paru yang aktif di berbagai divisi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membiasakan meletakkan benda asing di mulut, baik jarum pentul maupun paku, karena berisiko tersedak dan membahayakan keselamatan.

Sementara itu, Direktur RSUD Arifin Achmad drg Yusi Prastiningsih menilai keberhasilan ini menjadi bukti kesiapan rumah sakit dalam menangani kasus kompleks dengan teknologi medis yang dimiliki.

“Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati. Namun dari sisi layanan, ini menjadi pencapaian penting karena kasus seperti ini bisa ditangani tanpa operasi,” ujarnya. (sol/ifr)

Redaksi

Recent Posts

Sunat Massal dan Cek Kesehatan Gratis Disambut Antusias, Warga Rohul Ucapkan Terima Kasih

Program sunat massal dan pemeriksaan kesehatan gratis di Rohul mendapat apresiasi warga karena membantu meringankan…

2 hari ago

Lolos Fase Gugur untuk Pertama Kali, Afrika Selatan Siap Hadapi Kanada

Afrika Selatan mencetak sejarah dengan lolos ke fase gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya dan…

2 hari ago

Dukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan, BRK Syariah Siap Sukseskan SE2026

BRK Syariah mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi demi terwujudnya data ekonomi…

2 hari ago

Mahasiswa Umri Jadi Korban Pemukulan Saat Demo di DPRD Riau, IMM Desak Investigasi Transparan

Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…

2 hari ago

Longsor Terjang Lembah Anai, Jalan Utama Padang–Bukittinggi Tak Bisa Dilalui

Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…

2 hari ago

Pendaftaran SMP Negeri Pekanbaru Segera Ditutup, Ribuan Calon Siswa Berebut Kursi

Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…

2 hari ago