Minggu, 6 April 2025
spot_img

nInvestor Cina Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meninjau lokasi proyek pembangunan jembatan penghubung Pulau Bengkalis. Peninjauan ini dilaksanakan oleh tim Tenaga Ahli Infrastruktur, Ahmad Ismail bersama Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ltd yang merupakan anak perusahaan dari China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).

Jembatan penghubung Sungai Pakning-Pulau Bengkalis merupakan satu diantara proyek strategis yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-pulau di wilayah bumi lancang kuning dan memperlancar arus transportasi hingga perdagangan.

Dalam tinjauan tersebut, tim ini mengecek kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan agar memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ika Puspita Sari mengatakan, bahwa lokasi ini sangat tepat di bangun jembatan penghubung untuk konektivitas antar wilayah. Oleh karena itu, ia berpesan kepada Pemprov Riau agar pembangunan ini di usulkan juga sebagai proyek strategis nasional (PSN) supaya prosesnya bisa berjalan cepat.

Baca Juga:  Wujudkan Bukit Batu sebagai Objek Wisata Budaya

“Hasil peninjauannya bagus, kita sudah lihat rencana bentang luasan maupun titik awal pembangunan dan titik akhir. Kita berharap segera diproses ke proyek strategis nasional (PSN), supaya kita sebagai kontraktor dan investor bisa mempercepat projek ini,” katanya.

“Progres awalnya ini tergantung dari pemerintah, karena untuk sekarang Detail Engineering Design (DED) juga masih dirancang. Namun, untuk rencana rancangannya sudah ada,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bengkalis Ardiansyah menjelaskan, dari rancangan saat ini, terhitung dari titik as jalan provinsi menuju kabupaten adalah 8,9 kilometer (KM). Sedangkan untuk bentangan jembatannya diperkirakan sepanjang 7,6 KM menghubungkan Desa Bukit Batu dan Desa Pangkalan Barat, Bengkalis.

“Titik as nya ini adalah titik dari jalan provinsi dan kabupaten. Di bagian jalan provinsi merupakan Desa Bukit Batu sedangkan untuk jalan as kabupaten itu Desa Pangkalan Batang Barat. Kalau dari as jalan provinsi ke kabupaten itu 8,9 KM. Kemudian untuk bentangan jembatannya 7,6 KM,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkab Bengkalis Apresiasi Aparatur Tetap Bertugas saat Libur

Lebih lanjut dikatakannya, ia berharap pembangunan jembatan ini bisa terlaksana secepatnya. Karena ketika jembatan penghubung pulau Bengkalis ini sudah ada tentu saja dapat memberikan dampak aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang lebih berkembang.

“Yang jelas kita dari pemerintah kabupaten Bengkalis di masa kepemimpinan ibu Kasmarni dan bapak Bagus, tentu sangat mendukung percepatan proses pembangunan jembatan ini. Kita terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, karena kita sedang berbagi kerja samanya. Harapannya semoga ini segera terlaksana, dengan ada investor dari china mudah-mudahan ini bisa lebih cepat proses pengerjaannya,” ujarannya.(sol)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meninjau lokasi proyek pembangunan jembatan penghubung Pulau Bengkalis. Peninjauan ini dilaksanakan oleh tim Tenaga Ahli Infrastruktur, Ahmad Ismail bersama Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ltd yang merupakan anak perusahaan dari China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).

Jembatan penghubung Sungai Pakning-Pulau Bengkalis merupakan satu diantara proyek strategis yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-pulau di wilayah bumi lancang kuning dan memperlancar arus transportasi hingga perdagangan.

Dalam tinjauan tersebut, tim ini mengecek kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan agar memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ika Puspita Sari mengatakan, bahwa lokasi ini sangat tepat di bangun jembatan penghubung untuk konektivitas antar wilayah. Oleh karena itu, ia berpesan kepada Pemprov Riau agar pembangunan ini di usulkan juga sebagai proyek strategis nasional (PSN) supaya prosesnya bisa berjalan cepat.

Baca Juga:  Pemkab Bengkalis Apresiasi Aparatur Tetap Bertugas saat Libur

“Hasil peninjauannya bagus, kita sudah lihat rencana bentang luasan maupun titik awal pembangunan dan titik akhir. Kita berharap segera diproses ke proyek strategis nasional (PSN), supaya kita sebagai kontraktor dan investor bisa mempercepat projek ini,” katanya.

“Progres awalnya ini tergantung dari pemerintah, karena untuk sekarang Detail Engineering Design (DED) juga masih dirancang. Namun, untuk rencana rancangannya sudah ada,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bengkalis Ardiansyah menjelaskan, dari rancangan saat ini, terhitung dari titik as jalan provinsi menuju kabupaten adalah 8,9 kilometer (KM). Sedangkan untuk bentangan jembatannya diperkirakan sepanjang 7,6 KM menghubungkan Desa Bukit Batu dan Desa Pangkalan Barat, Bengkalis.

“Titik as nya ini adalah titik dari jalan provinsi dan kabupaten. Di bagian jalan provinsi merupakan Desa Bukit Batu sedangkan untuk jalan as kabupaten itu Desa Pangkalan Batang Barat. Kalau dari as jalan provinsi ke kabupaten itu 8,9 KM. Kemudian untuk bentangan jembatannya 7,6 KM,” jelasnya.

Baca Juga:  Tumpukan Sampah Membeludak di Pinggir Jalan Lintas Duri-Dumai

Lebih lanjut dikatakannya, ia berharap pembangunan jembatan ini bisa terlaksana secepatnya. Karena ketika jembatan penghubung pulau Bengkalis ini sudah ada tentu saja dapat memberikan dampak aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang lebih berkembang.

“Yang jelas kita dari pemerintah kabupaten Bengkalis di masa kepemimpinan ibu Kasmarni dan bapak Bagus, tentu sangat mendukung percepatan proses pembangunan jembatan ini. Kita terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, karena kita sedang berbagi kerja samanya. Harapannya semoga ini segera terlaksana, dengan ada investor dari china mudah-mudahan ini bisa lebih cepat proses pengerjaannya,” ujarannya.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

nInvestor Cina Tinjau Lokasi Pembangunan Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meninjau lokasi proyek pembangunan jembatan penghubung Pulau Bengkalis. Peninjauan ini dilaksanakan oleh tim Tenaga Ahli Infrastruktur, Ahmad Ismail bersama Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ltd yang merupakan anak perusahaan dari China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).

Jembatan penghubung Sungai Pakning-Pulau Bengkalis merupakan satu diantara proyek strategis yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-pulau di wilayah bumi lancang kuning dan memperlancar arus transportasi hingga perdagangan.

Dalam tinjauan tersebut, tim ini mengecek kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan agar memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ika Puspita Sari mengatakan, bahwa lokasi ini sangat tepat di bangun jembatan penghubung untuk konektivitas antar wilayah. Oleh karena itu, ia berpesan kepada Pemprov Riau agar pembangunan ini di usulkan juga sebagai proyek strategis nasional (PSN) supaya prosesnya bisa berjalan cepat.

Baca Juga:  Pencari Kayu Bakau Ditemukan Tewas

“Hasil peninjauannya bagus, kita sudah lihat rencana bentang luasan maupun titik awal pembangunan dan titik akhir. Kita berharap segera diproses ke proyek strategis nasional (PSN), supaya kita sebagai kontraktor dan investor bisa mempercepat projek ini,” katanya.

“Progres awalnya ini tergantung dari pemerintah, karena untuk sekarang Detail Engineering Design (DED) juga masih dirancang. Namun, untuk rencana rancangannya sudah ada,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bengkalis Ardiansyah menjelaskan, dari rancangan saat ini, terhitung dari titik as jalan provinsi menuju kabupaten adalah 8,9 kilometer (KM). Sedangkan untuk bentangan jembatannya diperkirakan sepanjang 7,6 KM menghubungkan Desa Bukit Batu dan Desa Pangkalan Barat, Bengkalis.

“Titik as nya ini adalah titik dari jalan provinsi dan kabupaten. Di bagian jalan provinsi merupakan Desa Bukit Batu sedangkan untuk jalan as kabupaten itu Desa Pangkalan Batang Barat. Kalau dari as jalan provinsi ke kabupaten itu 8,9 KM. Kemudian untuk bentangan jembatannya 7,6 KM,” jelasnya.

Baca Juga:  Gelar Hiburan Rakyat dan CFN

Lebih lanjut dikatakannya, ia berharap pembangunan jembatan ini bisa terlaksana secepatnya. Karena ketika jembatan penghubung pulau Bengkalis ini sudah ada tentu saja dapat memberikan dampak aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang lebih berkembang.

“Yang jelas kita dari pemerintah kabupaten Bengkalis di masa kepemimpinan ibu Kasmarni dan bapak Bagus, tentu sangat mendukung percepatan proses pembangunan jembatan ini. Kita terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, karena kita sedang berbagi kerja samanya. Harapannya semoga ini segera terlaksana, dengan ada investor dari china mudah-mudahan ini bisa lebih cepat proses pengerjaannya,” ujarannya.(sol)

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meninjau lokasi proyek pembangunan jembatan penghubung Pulau Bengkalis. Peninjauan ini dilaksanakan oleh tim Tenaga Ahli Infrastruktur, Ahmad Ismail bersama Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ltd yang merupakan anak perusahaan dari China State Construction Engineering Corporation (CSCEC).

Jembatan penghubung Sungai Pakning-Pulau Bengkalis merupakan satu diantara proyek strategis yang sangat dinantikan oleh masyarakat. Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar-pulau di wilayah bumi lancang kuning dan memperlancar arus transportasi hingga perdagangan.

Dalam tinjauan tersebut, tim ini mengecek kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak pemangku kepentingan. Hal itu dilakukan agar memastikan pembangunan dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Kepala Kontraktor Consultan Sino Road and Bridge Group Co (SRBGC) Ika Puspita Sari mengatakan, bahwa lokasi ini sangat tepat di bangun jembatan penghubung untuk konektivitas antar wilayah. Oleh karena itu, ia berpesan kepada Pemprov Riau agar pembangunan ini di usulkan juga sebagai proyek strategis nasional (PSN) supaya prosesnya bisa berjalan cepat.

Baca Juga:  UPT Disdukcapil Bathin Solapan Buka Layanan Tunggu Sabtu dan Ahad

“Hasil peninjauannya bagus, kita sudah lihat rencana bentang luasan maupun titik awal pembangunan dan titik akhir. Kita berharap segera diproses ke proyek strategis nasional (PSN), supaya kita sebagai kontraktor dan investor bisa mempercepat projek ini,” katanya.

“Progres awalnya ini tergantung dari pemerintah, karena untuk sekarang Detail Engineering Design (DED) juga masih dirancang. Namun, untuk rencana rancangannya sudah ada,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bengkalis Ardiansyah menjelaskan, dari rancangan saat ini, terhitung dari titik as jalan provinsi menuju kabupaten adalah 8,9 kilometer (KM). Sedangkan untuk bentangan jembatannya diperkirakan sepanjang 7,6 KM menghubungkan Desa Bukit Batu dan Desa Pangkalan Barat, Bengkalis.

“Titik as nya ini adalah titik dari jalan provinsi dan kabupaten. Di bagian jalan provinsi merupakan Desa Bukit Batu sedangkan untuk jalan as kabupaten itu Desa Pangkalan Batang Barat. Kalau dari as jalan provinsi ke kabupaten itu 8,9 KM. Kemudian untuk bentangan jembatannya 7,6 KM,” jelasnya.

Baca Juga:  Tumpukan Sampah Membeludak di Pinggir Jalan Lintas Duri-Dumai

Lebih lanjut dikatakannya, ia berharap pembangunan jembatan ini bisa terlaksana secepatnya. Karena ketika jembatan penghubung pulau Bengkalis ini sudah ada tentu saja dapat memberikan dampak aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat yang lebih berkembang.

“Yang jelas kita dari pemerintah kabupaten Bengkalis di masa kepemimpinan ibu Kasmarni dan bapak Bagus, tentu sangat mendukung percepatan proses pembangunan jembatan ini. Kita terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau, karena kita sedang berbagi kerja samanya. Harapannya semoga ini segera terlaksana, dengan ada investor dari china mudah-mudahan ini bisa lebih cepat proses pengerjaannya,” ujarannya.(sol)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari