Sabtu, 10 Oktober 2026
- Advertisement -

Minta Pustu Jadi Puskesmas RI

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Karena kondisi desa yang cukup jauh dari pusat perkotaan, warga Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandarlaksamana, meminta kepada Bupati Bengkalis agar  Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa mereka dijadikan Puskesmas Rawat Inap (RI). Ini diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengatasi masalah pelayanan kesehatan masyarakat.

‘’Kami mengharapkan kepada Bupati, keinginan Pustu menjadi Puskesmas Rawat Inap. Karena selama ini masyarakat harus menempuh perjalanan yang jauh ketika ingin berobat dan mendapatkan pelayanan lanjutan. Dan RSUD Dumai tentunya menjadi tujuan pertama, karena jarak tempuh yang dekat,’’ Muhammad Husen, tokoh masyarakat setempat.

Harapan itu disampaikannya usai Bupati Bengkalis Kasmarni meninjau Pustu di desa tersebut, Rabu (13/10). Terhadap permintaan itu, Bupati mengaku siap dan akan mengabulkan permintaan tersebut. Sebagai wujud kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Izin Usaha tanpa Daya Dukung Lingkungan, Komisi III DPRD Bengkalis Beri Masukan

"Tentunya saya prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat saya saat ini. Insyaallah kami akan berusaha menjadikan Pustu ini sebagai Puskesmas Rawat Inap. Tapi saya minta masyarakat untuk menyiapkan administrasi yang dibutuhkan terlebih dahulu," ujar Bupati.

Terkait fasilitas kesehatan di Pustu ini, sambung Bupati, pihaknya akan mengintruksikan dinas terkait untuk segera mempersiapkan fasilitas umum yang memang harus tersedia.

"Nanti kita juga akan menyiapkan SDM-nya di sini. Sebagai salah satu sektor yang harus kita siapkan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik dan persiapan menuju Puskesmas Rawat Inap nantinya," ujar Kasmarni.

Bupati juga langsung melihat kondisi bangunan dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Sektor kesehatan termuat dalam delapan program unggulan daerah, yakni program pelayanan kesehatan total bagi masyarakat. Bupati Kasmarni juga berkomunikasi dan bertanya tentang apa saja keluhan dan harapan masyarakat setempat terhadap pusat kesehatan masyarakat satu-satunya di sana.(zed)

Baca Juga:  Dinas Perkebunan Bengkalis Sosialisasi soal STD-B

Laporan Abu Kasim, Bandarlaksamana

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Karena kondisi desa yang cukup jauh dari pusat perkotaan, warga Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandarlaksamana, meminta kepada Bupati Bengkalis agar  Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa mereka dijadikan Puskesmas Rawat Inap (RI). Ini diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengatasi masalah pelayanan kesehatan masyarakat.

‘’Kami mengharapkan kepada Bupati, keinginan Pustu menjadi Puskesmas Rawat Inap. Karena selama ini masyarakat harus menempuh perjalanan yang jauh ketika ingin berobat dan mendapatkan pelayanan lanjutan. Dan RSUD Dumai tentunya menjadi tujuan pertama, karena jarak tempuh yang dekat,’’ Muhammad Husen, tokoh masyarakat setempat.

Harapan itu disampaikannya usai Bupati Bengkalis Kasmarni meninjau Pustu di desa tersebut, Rabu (13/10). Terhadap permintaan itu, Bupati mengaku siap dan akan mengabulkan permintaan tersebut. Sebagai wujud kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Beruang Koni Menjadi Daya Pikat Pengunjung

"Tentunya saya prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat saya saat ini. Insyaallah kami akan berusaha menjadikan Pustu ini sebagai Puskesmas Rawat Inap. Tapi saya minta masyarakat untuk menyiapkan administrasi yang dibutuhkan terlebih dahulu," ujar Bupati.

Terkait fasilitas kesehatan di Pustu ini, sambung Bupati, pihaknya akan mengintruksikan dinas terkait untuk segera mempersiapkan fasilitas umum yang memang harus tersedia.

- Advertisement -

"Nanti kita juga akan menyiapkan SDM-nya di sini. Sebagai salah satu sektor yang harus kita siapkan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik dan persiapan menuju Puskesmas Rawat Inap nantinya," ujar Kasmarni.

Bupati juga langsung melihat kondisi bangunan dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Sektor kesehatan termuat dalam delapan program unggulan daerah, yakni program pelayanan kesehatan total bagi masyarakat. Bupati Kasmarni juga berkomunikasi dan bertanya tentang apa saja keluhan dan harapan masyarakat setempat terhadap pusat kesehatan masyarakat satu-satunya di sana.(zed)

- Advertisement -
Baca Juga:  BUMD Diminta Atur Strategi Pemasaran

Laporan Abu Kasim, Bandarlaksamana

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Karena kondisi desa yang cukup jauh dari pusat perkotaan, warga Desa Bukit Kerikil, Kecamatan Bandarlaksamana, meminta kepada Bupati Bengkalis agar  Puskesmas Pembantu (Pustu) di desa mereka dijadikan Puskesmas Rawat Inap (RI). Ini diharapkan bisa menjadi solusi dalam mengatasi masalah pelayanan kesehatan masyarakat.

‘’Kami mengharapkan kepada Bupati, keinginan Pustu menjadi Puskesmas Rawat Inap. Karena selama ini masyarakat harus menempuh perjalanan yang jauh ketika ingin berobat dan mendapatkan pelayanan lanjutan. Dan RSUD Dumai tentunya menjadi tujuan pertama, karena jarak tempuh yang dekat,’’ Muhammad Husen, tokoh masyarakat setempat.

Harapan itu disampaikannya usai Bupati Bengkalis Kasmarni meninjau Pustu di desa tersebut, Rabu (13/10). Terhadap permintaan itu, Bupati mengaku siap dan akan mengabulkan permintaan tersebut. Sebagai wujud kepedulian terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Wujudkan Birokrasi Bersih di Bea Cukai

"Tentunya saya prihatin dengan kondisi yang dialami masyarakat saya saat ini. Insyaallah kami akan berusaha menjadikan Pustu ini sebagai Puskesmas Rawat Inap. Tapi saya minta masyarakat untuk menyiapkan administrasi yang dibutuhkan terlebih dahulu," ujar Bupati.

Terkait fasilitas kesehatan di Pustu ini, sambung Bupati, pihaknya akan mengintruksikan dinas terkait untuk segera mempersiapkan fasilitas umum yang memang harus tersedia.

"Nanti kita juga akan menyiapkan SDM-nya di sini. Sebagai salah satu sektor yang harus kita siapkan dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang baik dan persiapan menuju Puskesmas Rawat Inap nantinya," ujar Kasmarni.

Bupati juga langsung melihat kondisi bangunan dan fasilitas kesehatan yang tersedia. Sektor kesehatan termuat dalam delapan program unggulan daerah, yakni program pelayanan kesehatan total bagi masyarakat. Bupati Kasmarni juga berkomunikasi dan bertanya tentang apa saja keluhan dan harapan masyarakat setempat terhadap pusat kesehatan masyarakat satu-satunya di sana.(zed)

Baca Juga:  26 Hari Menjalani Isolasi, 8 Kali Swab, Pasien di Bengkalis Ini Masih Positif Corona

Laporan Abu Kasim, Bandarlaksamana

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari