Selasa, 17 Februari 2026
- Advertisement -

Lurah Air Jamban Kunjungi Korban Disambar Petir

MANDAU (RIAUPOS.CO) – Prihatin dengan musibah yang menimpa warganya, Lurah Air Jamban Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis Rifky Ellyaningsih langsung mengunjungi rumah korban yang disambar petir, Selasa (11/6).

Beruntung dalam peristiwa itu, Rita Marlina Pakpahan (45) warga Jalan Stadion, RT 05, RW 15 bersama anaknya, selamat dari hantaman petir yang terjadi pada Ahad (9/6) sekitar pukul 08.30 WIB. Hanya saja, rumah semi permanen miliknya tersebut nyaris dilalap api dan saat ini kondisinya juga nyaris tuntuh.

Untung saja warga sekitar, dengan bergotong royong dapat memberi bantuan, sehingga api dari sambaran petir yang menyasar ke bagian kamar rumah korban dapat dipadamkan seketika.

Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsih mengaku sangat prihatin dengan kondisi rumah warga yang nyaris dilalap api akibat sambaran petir tersebut.

Baca Juga:  Minta Pemerintah Pusat Atasi Abrasi

“Ya, kita tetap bersyukur korban bersama anaknya dapat selamat, walaupun sempat dibawa ke RSUD Mandau,” ujarnya.

Ditambahkannya, kunjungan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari Ketua RT setempat, bahwa ada rumah warga yang disambar petir dan pihaknya langsung bergerak mengunjungi rumah korban.

“Ya, kita turun bersama Ketua RT 05, RW 15 dan juga Taruna Siaga Bencana Kecamatan Mandau, sekaligus melakukan usulan kepada pihak Dinas Sosial agar korban mendapatkan bantuan. Semoga dengan kehadiran kita ini, memberi motivasi dan semangat kepada korban,” ujarnya.

Sementara itu, Rita Marlina Pakpahan yang merupakan korban selamat dari hantaman petir tersebut, juga menceritakan, pagi itu hujan turun dan dirinya tak menyangka ada petir yang menggelegar pagi dan menghantam pohon durian di samping rumah.

Baca Juga:  Ornamen Masjid Jami’ Air Tiris Disambar Petir

“Kemudian arah sambaran petir membalik ke arah samping rumah tepatnya bahagian kamar. Setelah itu saya sempat tak sadar dan tangan tak bisa digerakkan,” ujarnya.

Namun akhirnya, ia berlari keluar rumah dan minta tolong ke warga sekitar. Selanjutnya warga membantu memadamkan api yang sempat melalap bagian kamar dan berhasil memadamkan api.

“Waktu kejadian saya bersama anak dan pagi itu juga dibawa ke RSUD Mandau untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Rita.(ksm)

MANDAU (RIAUPOS.CO) – Prihatin dengan musibah yang menimpa warganya, Lurah Air Jamban Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis Rifky Ellyaningsih langsung mengunjungi rumah korban yang disambar petir, Selasa (11/6).

Beruntung dalam peristiwa itu, Rita Marlina Pakpahan (45) warga Jalan Stadion, RT 05, RW 15 bersama anaknya, selamat dari hantaman petir yang terjadi pada Ahad (9/6) sekitar pukul 08.30 WIB. Hanya saja, rumah semi permanen miliknya tersebut nyaris dilalap api dan saat ini kondisinya juga nyaris tuntuh.

Untung saja warga sekitar, dengan bergotong royong dapat memberi bantuan, sehingga api dari sambaran petir yang menyasar ke bagian kamar rumah korban dapat dipadamkan seketika.

Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsih mengaku sangat prihatin dengan kondisi rumah warga yang nyaris dilalap api akibat sambaran petir tersebut.

Baca Juga:  Amril: Maunya, Sekali Dikerjakan Tuntas

“Ya, kita tetap bersyukur korban bersama anaknya dapat selamat, walaupun sempat dibawa ke RSUD Mandau,” ujarnya.

- Advertisement -

Ditambahkannya, kunjungan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari Ketua RT setempat, bahwa ada rumah warga yang disambar petir dan pihaknya langsung bergerak mengunjungi rumah korban.

“Ya, kita turun bersama Ketua RT 05, RW 15 dan juga Taruna Siaga Bencana Kecamatan Mandau, sekaligus melakukan usulan kepada pihak Dinas Sosial agar korban mendapatkan bantuan. Semoga dengan kehadiran kita ini, memberi motivasi dan semangat kepada korban,” ujarnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Rita Marlina Pakpahan yang merupakan korban selamat dari hantaman petir tersebut, juga menceritakan, pagi itu hujan turun dan dirinya tak menyangka ada petir yang menggelegar pagi dan menghantam pohon durian di samping rumah.

Baca Juga:  Lakalantas Maut Km 108 Lintas Duri-Pekanbaru, Disenggol Truk Balak Sopir Tewas

“Kemudian arah sambaran petir membalik ke arah samping rumah tepatnya bahagian kamar. Setelah itu saya sempat tak sadar dan tangan tak bisa digerakkan,” ujarnya.

Namun akhirnya, ia berlari keluar rumah dan minta tolong ke warga sekitar. Selanjutnya warga membantu memadamkan api yang sempat melalap bagian kamar dan berhasil memadamkan api.

“Waktu kejadian saya bersama anak dan pagi itu juga dibawa ke RSUD Mandau untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Rita.(ksm)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MANDAU (RIAUPOS.CO) – Prihatin dengan musibah yang menimpa warganya, Lurah Air Jamban Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis Rifky Ellyaningsih langsung mengunjungi rumah korban yang disambar petir, Selasa (11/6).

Beruntung dalam peristiwa itu, Rita Marlina Pakpahan (45) warga Jalan Stadion, RT 05, RW 15 bersama anaknya, selamat dari hantaman petir yang terjadi pada Ahad (9/6) sekitar pukul 08.30 WIB. Hanya saja, rumah semi permanen miliknya tersebut nyaris dilalap api dan saat ini kondisinya juga nyaris tuntuh.

Untung saja warga sekitar, dengan bergotong royong dapat memberi bantuan, sehingga api dari sambaran petir yang menyasar ke bagian kamar rumah korban dapat dipadamkan seketika.

Lurah Air Jamban Rifky Ellyaningsih mengaku sangat prihatin dengan kondisi rumah warga yang nyaris dilalap api akibat sambaran petir tersebut.

Baca Juga:  Lakalantas Maut Km 108 Lintas Duri-Pekanbaru, Disenggol Truk Balak Sopir Tewas

“Ya, kita tetap bersyukur korban bersama anaknya dapat selamat, walaupun sempat dibawa ke RSUD Mandau,” ujarnya.

Ditambahkannya, kunjungan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan dari Ketua RT setempat, bahwa ada rumah warga yang disambar petir dan pihaknya langsung bergerak mengunjungi rumah korban.

“Ya, kita turun bersama Ketua RT 05, RW 15 dan juga Taruna Siaga Bencana Kecamatan Mandau, sekaligus melakukan usulan kepada pihak Dinas Sosial agar korban mendapatkan bantuan. Semoga dengan kehadiran kita ini, memberi motivasi dan semangat kepada korban,” ujarnya.

Sementara itu, Rita Marlina Pakpahan yang merupakan korban selamat dari hantaman petir tersebut, juga menceritakan, pagi itu hujan turun dan dirinya tak menyangka ada petir yang menggelegar pagi dan menghantam pohon durian di samping rumah.

Baca Juga:  Atiok Tersangka Pembakar Lahan di Rupat

“Kemudian arah sambaran petir membalik ke arah samping rumah tepatnya bahagian kamar. Setelah itu saya sempat tak sadar dan tangan tak bisa digerakkan,” ujarnya.

Namun akhirnya, ia berlari keluar rumah dan minta tolong ke warga sekitar. Selanjutnya warga membantu memadamkan api yang sempat melalap bagian kamar dan berhasil memadamkan api.

“Waktu kejadian saya bersama anak dan pagi itu juga dibawa ke RSUD Mandau untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Rita.(ksm)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari