Sabtu, 10 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Mensos Kesal, Bantuan PKH dan BPNT 5 Daerah di Riau Ini Tak Disalurkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lima kabupaten/kota di Riau menyampaikan laporan tidak ada transaksi dan tidak terdistribusi program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap I dan II. Dengan demikian, program dari pemerintah pusat tersebut tidak tersalurkan kepada masyarakat.

Hal tersebut diketahui dalam pertemuan bersama pendamping PKH, BPNT, Himbara bank penyalur dan kepala dinas sosial se-Riau dengan Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini, di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Selasa (31/8/2021). Lima kabupaten/kota tersebut yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar.

"Ini persoalannya banyak kartu yang belum didistribusikan dan terblokir. Kok bisa belum didistribusikan, di mana kartunya sekarang? Saya minta hari ini juga didistribusikan, yang diblokir segara buka blokirnya. Bapak dosa lho kalau tidak menyalurkan, ini hak orang miskin," ujar Menteri Risma.

Baca Juga:  Kemenkeu Tunda Transfer DAU Riau dan Kabupaten/Kota

Karena itu, Menteri Risma meminta bank penyalur agar segera membuka blokir seluruh kartu bantuan sosial (Bansos) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi Riau yang terblokir.

"Ini yang blokir pihak bank, Kemensos belum ada melakukan pemblokiran kartu. Kasihan bantuannya belum diambil, saya minta semua blokir dibuka hari ini. Kita buka semua blokir seluruh Riau. Kalau satu-satu susah nanti," ujarnya.

Untuk diketahui, dari 72.766 keluarga penerima manfaat (KPM) di lima daerah tersebut, pada tahap I terdapat 74 KPM tidak terdistribusi dan 202 KPM tidak bertransaksi. Sedangkan, pada tahap II, terdapat 822 KPM tidak terdistribusi dan 2.662 KPM tidak bertransaksi. 
 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Sehari, Bertambah 7 Pasien Meninggal di Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lima kabupaten/kota di Riau menyampaikan laporan tidak ada transaksi dan tidak terdistribusi program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap I dan II. Dengan demikian, program dari pemerintah pusat tersebut tidak tersalurkan kepada masyarakat.

Hal tersebut diketahui dalam pertemuan bersama pendamping PKH, BPNT, Himbara bank penyalur dan kepala dinas sosial se-Riau dengan Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini, di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Selasa (31/8/2021). Lima kabupaten/kota tersebut yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar.

"Ini persoalannya banyak kartu yang belum didistribusikan dan terblokir. Kok bisa belum didistribusikan, di mana kartunya sekarang? Saya minta hari ini juga didistribusikan, yang diblokir segara buka blokirnya. Bapak dosa lho kalau tidak menyalurkan, ini hak orang miskin," ujar Menteri Risma.

Baca Juga:  Rektor Unri Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dosen

Karena itu, Menteri Risma meminta bank penyalur agar segera membuka blokir seluruh kartu bantuan sosial (Bansos) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi Riau yang terblokir.

"Ini yang blokir pihak bank, Kemensos belum ada melakukan pemblokiran kartu. Kasihan bantuannya belum diambil, saya minta semua blokir dibuka hari ini. Kita buka semua blokir seluruh Riau. Kalau satu-satu susah nanti," ujarnya.

- Advertisement -

Untuk diketahui, dari 72.766 keluarga penerima manfaat (KPM) di lima daerah tersebut, pada tahap I terdapat 74 KPM tidak terdistribusi dan 202 KPM tidak bertransaksi. Sedangkan, pada tahap II, terdapat 822 KPM tidak terdistribusi dan 2.662 KPM tidak bertransaksi. 
 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Ruas Jalan Provinsi di Perbatasan Jadi Skala Prioritas
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Lima kabupaten/kota di Riau menyampaikan laporan tidak ada transaksi dan tidak terdistribusi program keluarga harapan (PKH), dan bantuan pangan non tunai (BPNT) tahap I dan II. Dengan demikian, program dari pemerintah pusat tersebut tidak tersalurkan kepada masyarakat.

Hal tersebut diketahui dalam pertemuan bersama pendamping PKH, BPNT, Himbara bank penyalur dan kepala dinas sosial se-Riau dengan Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini, di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Selasa (31/8/2021). Lima kabupaten/kota tersebut yakni Kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kampar.

"Ini persoalannya banyak kartu yang belum didistribusikan dan terblokir. Kok bisa belum didistribusikan, di mana kartunya sekarang? Saya minta hari ini juga didistribusikan, yang diblokir segara buka blokirnya. Bapak dosa lho kalau tidak menyalurkan, ini hak orang miskin," ujar Menteri Risma.

Baca Juga:  Rektor Unri Bentuk Tim Pencari Fakta Dugaan Pelecehan oleh Oknum Dosen

Karena itu, Menteri Risma meminta bank penyalur agar segera membuka blokir seluruh kartu bantuan sosial (Bansos) untuk keluarga penerima manfaat (KPM) di Provinsi Riau yang terblokir.

"Ini yang blokir pihak bank, Kemensos belum ada melakukan pemblokiran kartu. Kasihan bantuannya belum diambil, saya minta semua blokir dibuka hari ini. Kita buka semua blokir seluruh Riau. Kalau satu-satu susah nanti," ujarnya.

Untuk diketahui, dari 72.766 keluarga penerima manfaat (KPM) di lima daerah tersebut, pada tahap I terdapat 74 KPM tidak terdistribusi dan 202 KPM tidak bertransaksi. Sedangkan, pada tahap II, terdapat 822 KPM tidak terdistribusi dan 2.662 KPM tidak bertransaksi. 
 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman

Baca Juga:  Gubri Bersama PKK Riau Berikan Bantuan PMT untuk Balita dan Ibu Hamil

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari