Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Riau Bertambah Satu Kasus Baru, Total 40 Kasus, Sementara 15 Orang Sembuh

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 merilis data terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Dari data tersebut ada penambahan satu kasus positif baru di Riau, dari 39 kasus menjadi 40 kasus.  

Namun pasien sembuh juga meningkat, dari semula 14 orang, kini bertambah satu orang menjadi 15 orang, dan kasus meninggal masih empat orang. 

"Perkembangan kasus periode hari ini sampai dengan pukul 12.00 Wib terkonfirmasi kasus positif baru sebanyak 415 orang sehingga totalnya menjadi 9511 orang. Kasus sembuh ada 103 orang sehingga total sembuh menjadi 1254, dan  kasus meninggal bertambah 8 orang sehingga menjadi 773 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga:  Hari Perdana, Sekda Cek Kehadiran THL dan ASN Absen Dapat Sanksi Tegas

Yurianto menerangkan bahwa, data tersebut merupakan gambaran yang menunjukkan bahwa proses penularan masih terus terjadi di sekitar masyarakat dan lingkungan masing-masing.  

"Oleh karena itu mari berpartisipasi secara aktif dalam penanganan Covid-19 dengan cara memutuskan penularan Covid-19. Kami tidak bosan mengingatkan untuk cuci tangan sesering mungkin dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir pakai masker setiap kali keluar rumah pakai masker kemudian dan tidak keluar rumah," ajaknya.

Yuri menyebut, dalam kaitan kepatuhan untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan seperti penerapan sosial berskala besar (PSBB) diharapkan masyarakat untuk taat dan mematuhi dan disiplin secara undang-undang yang berlaku.

"Tentu dengan adanya pembatasan dari pemerintah, maka penegakan hukum dengan bantuan aparat negara sudah barang tentu akan semakin kita perkuat. Tujuannya adalah bahwa masyarakat semakin berdisiplin untuk tidak melanggar PSBB, berdisiplin untuk tidak mudik," jelasnya.

Baca Juga:  Kapolda Riau Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang Pertama

 

Laporan Yusnir (Jakarta)

Editor Deslina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 merilis data terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Dari data tersebut ada penambahan satu kasus positif baru di Riau, dari 39 kasus menjadi 40 kasus.  

Namun pasien sembuh juga meningkat, dari semula 14 orang, kini bertambah satu orang menjadi 15 orang, dan kasus meninggal masih empat orang. 

"Perkembangan kasus periode hari ini sampai dengan pukul 12.00 Wib terkonfirmasi kasus positif baru sebanyak 415 orang sehingga totalnya menjadi 9511 orang. Kasus sembuh ada 103 orang sehingga total sembuh menjadi 1254, dan  kasus meninggal bertambah 8 orang sehingga menjadi 773 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga:  Kapolda Riau Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang Pertama

Yurianto menerangkan bahwa, data tersebut merupakan gambaran yang menunjukkan bahwa proses penularan masih terus terjadi di sekitar masyarakat dan lingkungan masing-masing.  

"Oleh karena itu mari berpartisipasi secara aktif dalam penanganan Covid-19 dengan cara memutuskan penularan Covid-19. Kami tidak bosan mengingatkan untuk cuci tangan sesering mungkin dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir pakai masker setiap kali keluar rumah pakai masker kemudian dan tidak keluar rumah," ajaknya.

- Advertisement -

Yuri menyebut, dalam kaitan kepatuhan untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan seperti penerapan sosial berskala besar (PSBB) diharapkan masyarakat untuk taat dan mematuhi dan disiplin secara undang-undang yang berlaku.

"Tentu dengan adanya pembatasan dari pemerintah, maka penegakan hukum dengan bantuan aparat negara sudah barang tentu akan semakin kita perkuat. Tujuannya adalah bahwa masyarakat semakin berdisiplin untuk tidak melanggar PSBB, berdisiplin untuk tidak mudik," jelasnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Kaget, 3 Warga Kuansing Positif Covid-19

 

Laporan Yusnir (Jakarta)

Editor Deslina

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) –Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 merilis data terbaru perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia. Dari data tersebut ada penambahan satu kasus positif baru di Riau, dari 39 kasus menjadi 40 kasus.  

Namun pasien sembuh juga meningkat, dari semula 14 orang, kini bertambah satu orang menjadi 15 orang, dan kasus meninggal masih empat orang. 

"Perkembangan kasus periode hari ini sampai dengan pukul 12.00 Wib terkonfirmasi kasus positif baru sebanyak 415 orang sehingga totalnya menjadi 9511 orang. Kasus sembuh ada 103 orang sehingga total sembuh menjadi 1254, dan  kasus meninggal bertambah 8 orang sehingga menjadi 773 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat konferensi pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga:  Warga Kumpulkan Tanda Tangan

Yurianto menerangkan bahwa, data tersebut merupakan gambaran yang menunjukkan bahwa proses penularan masih terus terjadi di sekitar masyarakat dan lingkungan masing-masing.  

"Oleh karena itu mari berpartisipasi secara aktif dalam penanganan Covid-19 dengan cara memutuskan penularan Covid-19. Kami tidak bosan mengingatkan untuk cuci tangan sesering mungkin dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir pakai masker setiap kali keluar rumah pakai masker kemudian dan tidak keluar rumah," ajaknya.

Yuri menyebut, dalam kaitan kepatuhan untuk melaksanakan ketentuan-ketentuan seperti penerapan sosial berskala besar (PSBB) diharapkan masyarakat untuk taat dan mematuhi dan disiplin secara undang-undang yang berlaku.

"Tentu dengan adanya pembatasan dari pemerintah, maka penegakan hukum dengan bantuan aparat negara sudah barang tentu akan semakin kita perkuat. Tujuannya adalah bahwa masyarakat semakin berdisiplin untuk tidak melanggar PSBB, berdisiplin untuk tidak mudik," jelasnya.

Baca Juga:  Hari Perdana, Sekda Cek Kehadiran THL dan ASN Absen Dapat Sanksi Tegas

 

Laporan Yusnir (Jakarta)

Editor Deslina

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari