Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Tiga Tenaga Medis Meninggal, PAEI Riau Minta Diskes Audit Penyebab Penularan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Perhimpunan Ahli Epidemiologi (PAEI) Riau, turut prihatin dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat pandemi corona (Covid-19) di Riau. Hingga saat ini, sudah tiga tenaga kesehatan yang meninggal, terdiri dari dua dokter dan satu perawat.

Ketua PAEI Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan, mengatakan, dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia tersebut, sudah seharusnya pihak Dinas Kesehatan (Diskes) setempat dan juga Diskes Riau segera mengambil tindakan.

"Kami dari PAEI prihatin dengan banyaknya tenaga kesehatan yang tertular Covid-19 dan sudah tiga yang meninggal di Riau. Khusus Kampar paling banyak Puskesmas yang tutup yakni 13 dan dua dokter meninggal," kata dr Wildan kepada Riaupos.co, Kamis (24/9/2020).

Baca Juga:  300 Instansi dan UKM Ramaikan Riau Expo 2019

Dengan kondisi seperti, pihaknya meminta Diskes melakukan audit penyebab penularan ini bersama organisasi profesi agar penularan di fasilitas layanan kesehatan bisa dikurangi atau dicegah. Karena ada beberapa faktor yang kemungkinan mempengaruhi.

"Faktor yang memungkinkan mempengaruhi, yakni tata ruang pelayanan termasuk ventilasi, alur pelayanan, skreening dan triase di pintu depan. Kemudian, pemisahan alur dan layanan pasien infeksi dan non infeksi," ujarnya.

"Selain itu juga ada faktor ketersediaan tempat cuci tangan pakai sabun dan praktik jaga jarak di ruang tunggu yang mungkin belum diterapkan. Perilaku petugas yang belum melakukan SOP pencegahan dan pengendalian infeksi, serta ketersediaan APD, desinfektan, dan bahan pendukung lainnya," sambungnya. 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  PHR Buka Loker Jasa Penunjang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Perhimpunan Ahli Epidemiologi (PAEI) Riau, turut prihatin dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat pandemi corona (Covid-19) di Riau. Hingga saat ini, sudah tiga tenaga kesehatan yang meninggal, terdiri dari dua dokter dan satu perawat.

Ketua PAEI Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan, mengatakan, dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia tersebut, sudah seharusnya pihak Dinas Kesehatan (Diskes) setempat dan juga Diskes Riau segera mengambil tindakan.

"Kami dari PAEI prihatin dengan banyaknya tenaga kesehatan yang tertular Covid-19 dan sudah tiga yang meninggal di Riau. Khusus Kampar paling banyak Puskesmas yang tutup yakni 13 dan dua dokter meninggal," kata dr Wildan kepada Riaupos.co, Kamis (24/9/2020).

Baca Juga:  Penularan Covid-19 di Riau Mengkhawatirkan

Dengan kondisi seperti, pihaknya meminta Diskes melakukan audit penyebab penularan ini bersama organisasi profesi agar penularan di fasilitas layanan kesehatan bisa dikurangi atau dicegah. Karena ada beberapa faktor yang kemungkinan mempengaruhi.

"Faktor yang memungkinkan mempengaruhi, yakni tata ruang pelayanan termasuk ventilasi, alur pelayanan, skreening dan triase di pintu depan. Kemudian, pemisahan alur dan layanan pasien infeksi dan non infeksi," ujarnya.

"Selain itu juga ada faktor ketersediaan tempat cuci tangan pakai sabun dan praktik jaga jarak di ruang tunggu yang mungkin belum diterapkan. Perilaku petugas yang belum melakukan SOP pencegahan dan pengendalian infeksi, serta ketersediaan APD, desinfektan, dan bahan pendukung lainnya," sambungnya. 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  Gubri Resmi Lantik 10 Kepala OPD Hasil Asesmen
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Tiga Tenaga Medis Meninggal, PAEI Riau Minta Diskes Audit Penyebab Penularan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Perhimpunan Ahli Epidemiologi (PAEI) Riau, turut prihatin dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat pandemi corona (Covid-19) di Riau. Hingga saat ini, sudah tiga tenaga kesehatan yang meninggal, terdiri dari dua dokter dan satu perawat.

Ketua PAEI Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan, mengatakan, dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia tersebut, sudah seharusnya pihak Dinas Kesehatan (Diskes) setempat dan juga Diskes Riau segera mengambil tindakan.

"Kami dari PAEI prihatin dengan banyaknya tenaga kesehatan yang tertular Covid-19 dan sudah tiga yang meninggal di Riau. Khusus Kampar paling banyak Puskesmas yang tutup yakni 13 dan dua dokter meninggal," kata dr Wildan kepada Riaupos.co, Kamis (24/9/2020).

Baca Juga:  Gubri Resmi Lantik 10 Kepala OPD Hasil Asesmen

Dengan kondisi seperti, pihaknya meminta Diskes melakukan audit penyebab penularan ini bersama organisasi profesi agar penularan di fasilitas layanan kesehatan bisa dikurangi atau dicegah. Karena ada beberapa faktor yang kemungkinan mempengaruhi.

"Faktor yang memungkinkan mempengaruhi, yakni tata ruang pelayanan termasuk ventilasi, alur pelayanan, skreening dan triase di pintu depan. Kemudian, pemisahan alur dan layanan pasien infeksi dan non infeksi," ujarnya.

"Selain itu juga ada faktor ketersediaan tempat cuci tangan pakai sabun dan praktik jaga jarak di ruang tunggu yang mungkin belum diterapkan. Perilaku petugas yang belum melakukan SOP pencegahan dan pengendalian infeksi, serta ketersediaan APD, desinfektan, dan bahan pendukung lainnya," sambungnya. 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  300 Instansi dan UKM Ramaikan Riau Expo 2019

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Perhimpunan Ahli Epidemiologi (PAEI) Riau, turut prihatin dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia akibat pandemi corona (Covid-19) di Riau. Hingga saat ini, sudah tiga tenaga kesehatan yang meninggal, terdiri dari dua dokter dan satu perawat.

Ketua PAEI Riau, dr Wildan Asfan Hasibuan, mengatakan, dengan terus bertambahnya tenaga kesehatan yang meninggal dunia tersebut, sudah seharusnya pihak Dinas Kesehatan (Diskes) setempat dan juga Diskes Riau segera mengambil tindakan.

"Kami dari PAEI prihatin dengan banyaknya tenaga kesehatan yang tertular Covid-19 dan sudah tiga yang meninggal di Riau. Khusus Kampar paling banyak Puskesmas yang tutup yakni 13 dan dua dokter meninggal," kata dr Wildan kepada Riaupos.co, Kamis (24/9/2020).

Baca Juga:  Bukan Kolam Hijau

Dengan kondisi seperti, pihaknya meminta Diskes melakukan audit penyebab penularan ini bersama organisasi profesi agar penularan di fasilitas layanan kesehatan bisa dikurangi atau dicegah. Karena ada beberapa faktor yang kemungkinan mempengaruhi.

"Faktor yang memungkinkan mempengaruhi, yakni tata ruang pelayanan termasuk ventilasi, alur pelayanan, skreening dan triase di pintu depan. Kemudian, pemisahan alur dan layanan pasien infeksi dan non infeksi," ujarnya.

"Selain itu juga ada faktor ketersediaan tempat cuci tangan pakai sabun dan praktik jaga jarak di ruang tunggu yang mungkin belum diterapkan. Perilaku petugas yang belum melakukan SOP pencegahan dan pengendalian infeksi, serta ketersediaan APD, desinfektan, dan bahan pendukung lainnya," sambungnya. 

Laporan: Soleh Saputra (Pekanbaru)
Editor: Hary B Koriun

Baca Juga:  KONI Keluhkan Minimnya Anggaran
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari