Minggu, 6 April 2025
spot_img

21 Personel Polres Meranti Tugas ke Jakarta

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Beberapa hari jelang penetapan hasil pleno penghitungan suara calon presiden (Capres) oleh KPU RI, kemarin, ternyata Polres Kepulauan Meranti mengirimkan satu pleton personelnya ke Jakarta.

“Kita terjunkan 21 personel ke Jakarta dalam rangka membantu proses pengamanan sengketa Pemilu di Jakarta. Itu menindaklanjuti perintah dari Mabes Polri,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH kepada Riau Pos, Rabu (22/5) siang.

Masa tugas untuk 21 personel Polres Kepulauan Meranti yang telah diberangkatkan tersebut, pihaknya masih menunggu perintah dari atasannya.

“Setiap Polres jika terjadi eskalasi massa di daerah tertentu atau daerah yang cenderung tidak aman, kita kirim untuk bergabung dengan personel gabungan di sana. Namun kapan mereka akan kembali belum tahu, tetap kita tunggu perintah dari atasan,” tambahnya.

Baca Juga:  Dua ASN Pemprov Belum Dipecat

Untuk di wilayah hukumnya, yakni Kepulauan Merantu saat ini dapat dipastikan aman dan kondusif. Menurutnya, tidak ada gejolak signifikan terkait hasil Pemilu 2019.

“Hingga saat ini aman saja kan. Seperti yang kita lihat bersama, tidak ada riak-riak kerusuhan. Masyarakat kita sudah cerdas, mereka sudah bisa membedakan mana hasutan dan mana yang bukan. Sehingga di Meranti tidak ada pengaruhnya,” ujar Kapolres.

Walau demikian, La Ode mengatakan, patroli Kamtibmas tetap dilakukan dan berjalan secara rutin guna memastikan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Kamtibmas tetap kita laksanakan secara rutin. Mulai dari patroli di jalan-jalan, pengamanan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan lainnya.” tambah La Ode.(*4/zed)

Baca Juga:  3 Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers Dukung Pergub Media

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Beberapa hari jelang penetapan hasil pleno penghitungan suara calon presiden (Capres) oleh KPU RI, kemarin, ternyata Polres Kepulauan Meranti mengirimkan satu pleton personelnya ke Jakarta.

“Kita terjunkan 21 personel ke Jakarta dalam rangka membantu proses pengamanan sengketa Pemilu di Jakarta. Itu menindaklanjuti perintah dari Mabes Polri,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH kepada Riau Pos, Rabu (22/5) siang.

Masa tugas untuk 21 personel Polres Kepulauan Meranti yang telah diberangkatkan tersebut, pihaknya masih menunggu perintah dari atasannya.

“Setiap Polres jika terjadi eskalasi massa di daerah tertentu atau daerah yang cenderung tidak aman, kita kirim untuk bergabung dengan personel gabungan di sana. Namun kapan mereka akan kembali belum tahu, tetap kita tunggu perintah dari atasan,” tambahnya.

Baca Juga:  Yamaha Redam "Debut" Marquez

Untuk di wilayah hukumnya, yakni Kepulauan Merantu saat ini dapat dipastikan aman dan kondusif. Menurutnya, tidak ada gejolak signifikan terkait hasil Pemilu 2019.

“Hingga saat ini aman saja kan. Seperti yang kita lihat bersama, tidak ada riak-riak kerusuhan. Masyarakat kita sudah cerdas, mereka sudah bisa membedakan mana hasutan dan mana yang bukan. Sehingga di Meranti tidak ada pengaruhnya,” ujar Kapolres.

Walau demikian, La Ode mengatakan, patroli Kamtibmas tetap dilakukan dan berjalan secara rutin guna memastikan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Kamtibmas tetap kita laksanakan secara rutin. Mulai dari patroli di jalan-jalan, pengamanan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan lainnya.” tambah La Ode.(*4/zed)

Baca Juga:  Gunakan Alat Canggih untuk Memonitor Karhutla
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

21 Personel Polres Meranti Tugas ke Jakarta

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Beberapa hari jelang penetapan hasil pleno penghitungan suara calon presiden (Capres) oleh KPU RI, kemarin, ternyata Polres Kepulauan Meranti mengirimkan satu pleton personelnya ke Jakarta.

“Kita terjunkan 21 personel ke Jakarta dalam rangka membantu proses pengamanan sengketa Pemilu di Jakarta. Itu menindaklanjuti perintah dari Mabes Polri,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH kepada Riau Pos, Rabu (22/5) siang.

Masa tugas untuk 21 personel Polres Kepulauan Meranti yang telah diberangkatkan tersebut, pihaknya masih menunggu perintah dari atasannya.

“Setiap Polres jika terjadi eskalasi massa di daerah tertentu atau daerah yang cenderung tidak aman, kita kirim untuk bergabung dengan personel gabungan di sana. Namun kapan mereka akan kembali belum tahu, tetap kita tunggu perintah dari atasan,” tambahnya.

Baca Juga:  3 Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers Dukung Pergub Media

Untuk di wilayah hukumnya, yakni Kepulauan Merantu saat ini dapat dipastikan aman dan kondusif. Menurutnya, tidak ada gejolak signifikan terkait hasil Pemilu 2019.

“Hingga saat ini aman saja kan. Seperti yang kita lihat bersama, tidak ada riak-riak kerusuhan. Masyarakat kita sudah cerdas, mereka sudah bisa membedakan mana hasutan dan mana yang bukan. Sehingga di Meranti tidak ada pengaruhnya,” ujar Kapolres.

Walau demikian, La Ode mengatakan, patroli Kamtibmas tetap dilakukan dan berjalan secara rutin guna memastikan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Kamtibmas tetap kita laksanakan secara rutin. Mulai dari patroli di jalan-jalan, pengamanan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan lainnya.” tambah La Ode.(*4/zed)

Baca Juga:  Bakal Ada Penetapan Tersangka Kasus SPPD Fiktif

MERANTI (RIAUPOS.CO) — Beberapa hari jelang penetapan hasil pleno penghitungan suara calon presiden (Capres) oleh KPU RI, kemarin, ternyata Polres Kepulauan Meranti mengirimkan satu pleton personelnya ke Jakarta.

“Kita terjunkan 21 personel ke Jakarta dalam rangka membantu proses pengamanan sengketa Pemilu di Jakarta. Itu menindaklanjuti perintah dari Mabes Polri,” ungkap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH kepada Riau Pos, Rabu (22/5) siang.

Masa tugas untuk 21 personel Polres Kepulauan Meranti yang telah diberangkatkan tersebut, pihaknya masih menunggu perintah dari atasannya.

“Setiap Polres jika terjadi eskalasi massa di daerah tertentu atau daerah yang cenderung tidak aman, kita kirim untuk bergabung dengan personel gabungan di sana. Namun kapan mereka akan kembali belum tahu, tetap kita tunggu perintah dari atasan,” tambahnya.

Baca Juga:  436 Mahasiswa Unri KKN di Rohul

Untuk di wilayah hukumnya, yakni Kepulauan Merantu saat ini dapat dipastikan aman dan kondusif. Menurutnya, tidak ada gejolak signifikan terkait hasil Pemilu 2019.

“Hingga saat ini aman saja kan. Seperti yang kita lihat bersama, tidak ada riak-riak kerusuhan. Masyarakat kita sudah cerdas, mereka sudah bisa membedakan mana hasutan dan mana yang bukan. Sehingga di Meranti tidak ada pengaruhnya,” ujar Kapolres.

Walau demikian, La Ode mengatakan, patroli Kamtibmas tetap dilakukan dan berjalan secara rutin guna memastikan keamanan di lingkungan masyarakat.

“Kamtibmas tetap kita laksanakan secara rutin. Mulai dari patroli di jalan-jalan, pengamanan lalu lintas, pengamanan tempat ibadah dan lainnya.” tambah La Ode.(*4/zed)

Baca Juga:  3 Asosiasi Perusahaan Pers Konstituen Dewan Pers Dukung Pergub Media
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari