Categories: Riau

Rakyat Riau Tagih Janji Datuk Seri Setia Amanah Negara

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyebabkan kabut asap parah membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya berkunjung lagi ke Riau. Presiden bersama rombongan datang, Senin (16/9) sekitar pukul 18.44 WIB.

Berikutnya Presiden memimpin langsung pelaksanaan rapat terbatas (ratas) bersama para menteri terkait, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan forkopimda Riau di Hotel Novotel, Pekanbaru, pada pukul 19.00 WIB.

Jelang kedatangan Presiden, selain diwarnai gelombang demo dan protes mahasiswa seharian. Ini terkait janji Presiden saat debat capres dan saat kampanye pilpres beberapa waktu lalu yang akan menuntaskan karhutla. Termasuk akan mencopot pangdam, danrem, kapolda, kapolres hingga kapolsek jika tak mampu mengatasi karhutla di wilayah hukumnya.

Kedatangan Presiden juga disambut dengan warkah petuah dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau. Warkah ini khusus kepada penyandang gelar Datuk Seri Setia Amanah Negara tersebut. Warkah petuah dikeluarkan LAM Riau kepada sang Presiden tentang penanggulangan asap Riau dikeluarkan Senin (16/9) malam. Dalam isinya, terdapat tujuh poin petuah yang dikeluarkan LAM Riau. Dikeluarkan setelah LAM Riau melakukan perbincangan yang mendalam dengan asas musyawarah untuk mufakat, seiya sekata serta sepakat.

"Warkah tentang penanggulangan bencana asap kepada Tuan Presiden Datuk Seri Setia Amanah Negara. Warkah ini juga akan disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat Riau, baik yang jauh maupun dekat, baik di laut maupun di darat," kata Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Syahril Abubakar.

Sementara Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) drh Chaidir MM meminta Presiden segera menetapkan Riau sebagai daerah darurat bencana. Hal ini disampaikan Chaidir berdasarkan hasil rapat bersama pengurus FKPMR, karena tingkat pencemaran udara sudah sampai pada tingkat berbahaya dan mengancam balita, ibu hamil, ibu menyusui dan juga orang-orang tua (kelompok yang rentan terkena dampaknya). Apalagi kebakaran ini terjadi terus-menerus secara masif dan sebenarnya ada UU yang mengaturnya.

"Maka kita meminta kepada Presiden supaya Riau ini ditetapkan sebagai darurat bencana dengan melihat kondisi saat ini," tegas Chaidir.

Anggota DPD RI Edwin Pratama Putra turut mengapresiasi kedatangan Presiden ke Riau. Meskipun, katanya, harus berteriak dan "nyinyir" untuk meminta orang nomor satu di Indonesia itu turun langsung ke Riau.

>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.

Laporan : Tim Riau Pos
Editor : Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

12 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

12 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

13 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

13 jam ago

Rektor Prof Sri Indarti Kukuhkan Lima Guru Besar Universitas Riau dari Berbagai Keilmuan

Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…

13 jam ago

Dishub Pekanbaru Jaring 47 Truk Tonase Besar Pelanggar Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…

13 jam ago