Categories: Kampar

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

TAMBANG (RIAUPOS.CO) – Kebakaran lahan yang menghanguskan sekitar 15 hektare di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, berujung pada penetapan seorang warga sebagai tersangka. Polsek Tambang menetapkan NU (54), warga Desa Kemang Indah, sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Penetapan NU dilakukan setelah penyidik menyelesaikan rangkaian penyelidikan, memeriksa para saksi, mengumpulkan barang bukti, serta menggelar perkara di Satreskrim Polres Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S melalui Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman mengatakan, penyidik telah memperoleh sedikitnya dua alat bukti yang cukup berdasarkan hasil penyelidikan dan gelar perkara.

“Setelah barang bukti lengkap dan dilakukan gelar perkara, ditetapkan pelaku NU yang menyebabkan kebakaran lahan di Desa Rimbo Panjang dengan luas lahan yang terbakar sekitar 15 hektare,” kata Aulia, Kamis (27/8/2026).

Peristiwa tersebut diketahui pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu, Bhabinkamtibmas Desa Rimbo Panjang Dedi Pebriadi tengah melakukan pemadaman kebakaran di wilayah tersebut.

Saat proses pemadaman berlangsung, Dedi menerima informasi dari Ketua RT Alfiandi mengenai kebakaran lain yang terjadi di Jalan Keluar, Desa Rimbo Panjang.

Bhabinkamtibmas kemudian mendatangi lokasi yang dilaporkan. Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas melihat seorang perempuan bersama anak laki-lakinya sedang berusaha memadamkan api.

Bersama Babinsa dan tim gabungan, Bhabinkamtibmas selanjutnya melakukan upaya pemadaman. Namun, panasnya cuaca dan kondisi lahan yang merupakan kawasan gambut membuat kobaran api dengan cepat meluas.

Api akhirnya membakar area lahan di sekitarnya hingga mencapai sekitar 15 hektare.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan terkait kejadian karhutla di kawasan Jalan Perwira dan Jalan Keluarga, Desa Rimbo Panjang. Tim gabungan Satreskrim Polres Kampar dan Unit Reskrim Polsek Tambang turut melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengungkap penyebab kebakaran.

Setelah keterangan seluruh saksi diperiksa dan dicocokkan dengan barang bukti yang ditemukan, penyidik melanjutkan proses dengan menggelar perkara di ruang gelar Satreskrim Polres Kampar.

Dari gelar perkara tersebut, penyidik menyimpulkan telah terdapat dua alat bukti yang cukup. NU kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan untuk menjalani proses hukum.

Dalam pemeriksaan, NU mengakui bahwa pada Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB, dirinya membakar ranting kayu menggunakan mancis. Ranting yang telah dibakar itu kemudian diletakkan di atas tumpukan kayu yang berada di lahan tersebut.

Saat ini, NU bersama barang bukti telah diamankan di Mapolsek Tambang untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, NU dijerat Pasal 108 juncto Pasal 69 ayat (1) UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Pasal 308 KUHP atau Pasal 311 KUHP.

“Kami masih melakukan proses penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tutup Aulia. (kom)

Redaksi

Recent Posts

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

3 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

3 jam ago

Wako Agung Nugroho Tegaskan Pemko Siap Sinergi dengan Polda Riau Ancam Izin THM Nakal

Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho mendukung penuh Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat dalam…

3 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Disdik Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 14–15 Oktober

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 14–15 Oktober…

4 jam ago

Usung Tema Gema Melayu Riau, Tim Dance SMAN 5 Pekanbaru Pukau Penonton

Tim dance SMAN 5 Pekanbaru tampil memukau pada ajang Aqua DBL Dance 2026 Riau di…

22 jam ago

Diselimuti Fog dan Kabut Asap, 12 Penerbangan Bandara SSK II Pekanbaru Sempat Delay

Campuran fenomena fog dan kabut asap memicu penundaan 12 penerbangan di Bandara Internasional SSK II…

23 jam ago