Para pimpinan UIN Suska Riau foto bersama mahasiswa baru pada PBAK UIN Suska Riau 2026 di Gedung PKM di hari kedua, Kamis (27/8/2026). (Humas UIN Suska Riau untuk Riau Pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebanyak 5.133 mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 yang berlangsung selama dua hari, 26-27 Agustus 2026, di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM).
Mengangkat tema “Youth Leadership: Kepemimpinan Muda Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk membangun kesiapan mental, memperluas wawasan kepemimpinan, sekaligus memperkuat karakter keislaman mahasiswa baru.
Pada hari pertama, Rabu (26/8), kegiatan dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Hj Leny Nofianti MS SE MSi Ak CA. Sebanyak 2.423 mahasiswa baru dari FAPERTAPET, FSH, FEIS dan FDK mengikuti rangkaian kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor mengingatkan mahasiswa agar selalu meminta doa dan restu orang tua. Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan yang sesungguhnya harus dimulai dari kemampuan seseorang dalam memimpin dirinya sendiri, termasuk melalui kedisiplinan.
Sejumlah materi turut diberikan kepada mahasiswa. Deputi Kemenkop RI Dr Ir Herbert Siagian MSc memberikan pembekalan mengenai ekonomi kerakyatan. Sementara itu, Plt Wadir Binmas Polda Riau AKBP Efri Yarnuri SH MSi menyampaikan edukasi tentang green policing dan pencegahan narkoba. Mahasiswa juga memperoleh sosialisasi mengenai layanan digital dari Telkomsel.
Rangkaian PBAK berlanjut pada Kamis (27/8/2026). Hari kedua diikuti 2.710 mahasiswa baru yang berasal dari FTK, FST, Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Psikologi.
Kegiatan hari kedua dibuka Wakil Rektor III Dr Harris Simaremare MT. Ia mengingatkan mahasiswa bahwa mereka merupakan Tunas Muda yang harus dipersiapkan untuk tumbuh menjadi pemimpin masa depan dengan karakter serta integritas.
Wakil Wali Kota Pekanbaru H Markarius Anwar ST MArch menjadi salah satu narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan masa depan bangsa, termasuk kesiapan Indonesia untuk menjadi negara maju pada 2045.
Antusiasme mahasiswa terlihat selama pelaksanaan PBAK selama dua hari. Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan sinergi antara unsur pimpinan universitas, pemerintahan, kepolisian dan sektor industri dalam membangun lingkungan akademik yang adaptif, inovatif serta mampu menjawab perkembangan zaman.
Berakhirnya PBAK 2026 menjadi awal bagi 5.133 mahasiswa baru untuk memasuki kehidupan perkuliahan. Bekal kepemimpinan, integritas moral dan wawasan kebangsaan yang diperoleh diharapkan menjadi modal bagi mereka untuk memberikan kontribusi bagi agama, bangsa dan negara. (nto/c)
KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…
Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…
Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…
Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…
Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…
AI membantu kerja jurnalistik, tetapi jurnalis tetap wajib menemukan, memverifikasi, dan mempertanggungjawabkan fakta di tengah…