Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Wako Belum Terima Rekomendasi Seleksi Sekdako Dumai

Dumai (RIAUPOS.CO) — Proses seleksi terbuka jabatan pemimpin tinggi pratama  Sekretaris Daerah Kota Dumai tampaknya belum berujung. Dari lima nama pejabat yang ikut seleksi belum diketahui siapa yang direkomendasikan oleh pansel untuk dipilih menjadi Sekda Kota (Sekdako) Dumai.

Seleksi jabatan Sekdako Dumai memang mengalami proses cukup panjang, bahkan panitia sempat dua kali memperpanjang waktu pendaftaran karena sepi peminat.

Namun akhirnya ada lima pejabat Eselon II yang mendaftar yakni yakni Fridarson, Hendri Sandra, Herdi Salioso, Sepranef Syamsir dan Suriyanto. Mereka berlima dinyatakan lolos seleksi mulai seleksi administrasi, manajerial dan kompetensi bidang. Namun hingga kini belum ada nama yang keluar sebagai sekdako terpilih.

Baca Juga:  Diskes Minta Puskesmas Distribusikan Masker Gratis

“Hingga saat ini saya belum menerima rekomendasi dari pansel terkait siapa dari lima pejabat yang ikut seleksi direkomendasi untuk jadi sekda,” ungkap Wali Kota Dumai Zulkifli As, Rabu (12/6).

Orang nomor satu di Kota Dumai itu mengatakan kemungkinan karena kesibukan pansel yang memiliki latar belakang berbeda sehingga belum direkomendasikan kepada dirinya. “Apalagi seleksi terakhir kemarin pekan ketiga Ramadan, habis itu libur Idulfitri,” ujarnya.

Ia mengaku tidak akan menunda-nunda pemilihan Sekdako Dumai, namun karena rekomendasi belum sampai ke dirinya.

 â€œMudah-mudahan dalam waktu dekat, sehingga pada pembahasan APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020  sudah ada sekda baru,” tuturnya.

Salah satu pejabat eselon II yang mengikuti seleksi terbuka jabatan sekdako, Hendri Sandra juga mengaku belum mengetahui siapa yang direkomendasikan. “Tapi informasinya masih diperiksa KSN terlebih dahulu, apakah prosedur seleksinya sudah memenuhi persyaratan,” tuturnya.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai, 1 Meninggal dan 3 Luka-luka

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala DPMTSP Kota Dumai itu mengatakan terkait siapa yang di rekomendasikan itu hak panitia seleksi. “Tentunya kami sebagai peserta sudah mengikuti proses yang ada,  siapa yang terpilih itulah yang terbaik,” tutupnya.

Hendri Sandra memang digadang-gadangkan terpilih menjadi Sekdako Dumai, namun ia tidak mau berspekulasi jauh terkait hal tersebut. “Proses sudah dilalui, kita lihat hasilnya seperti apa,” tutupnya.(hsb)

Dumai (RIAUPOS.CO) — Proses seleksi terbuka jabatan pemimpin tinggi pratama  Sekretaris Daerah Kota Dumai tampaknya belum berujung. Dari lima nama pejabat yang ikut seleksi belum diketahui siapa yang direkomendasikan oleh pansel untuk dipilih menjadi Sekda Kota (Sekdako) Dumai.

Seleksi jabatan Sekdako Dumai memang mengalami proses cukup panjang, bahkan panitia sempat dua kali memperpanjang waktu pendaftaran karena sepi peminat.

Namun akhirnya ada lima pejabat Eselon II yang mendaftar yakni yakni Fridarson, Hendri Sandra, Herdi Salioso, Sepranef Syamsir dan Suriyanto. Mereka berlima dinyatakan lolos seleksi mulai seleksi administrasi, manajerial dan kompetensi bidang. Namun hingga kini belum ada nama yang keluar sebagai sekdako terpilih.

Baca Juga:  Diskes Minta Puskesmas Distribusikan Masker Gratis

“Hingga saat ini saya belum menerima rekomendasi dari pansel terkait siapa dari lima pejabat yang ikut seleksi direkomendasi untuk jadi sekda,” ungkap Wali Kota Dumai Zulkifli As, Rabu (12/6).

Orang nomor satu di Kota Dumai itu mengatakan kemungkinan karena kesibukan pansel yang memiliki latar belakang berbeda sehingga belum direkomendasikan kepada dirinya. “Apalagi seleksi terakhir kemarin pekan ketiga Ramadan, habis itu libur Idulfitri,” ujarnya.

Ia mengaku tidak akan menunda-nunda pemilihan Sekdako Dumai, namun karena rekomendasi belum sampai ke dirinya.

 â€œMudah-mudahan dalam waktu dekat, sehingga pada pembahasan APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020  sudah ada sekda baru,” tuturnya.

Salah satu pejabat eselon II yang mengikuti seleksi terbuka jabatan sekdako, Hendri Sandra juga mengaku belum mengetahui siapa yang direkomendasikan. “Tapi informasinya masih diperiksa KSN terlebih dahulu, apakah prosedur seleksinya sudah memenuhi persyaratan,” tuturnya.

Baca Juga:  Ikuti Kejuaraan Internasional, Rafa Dypo Minta Restu Gubri

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala DPMTSP Kota Dumai itu mengatakan terkait siapa yang di rekomendasikan itu hak panitia seleksi. “Tentunya kami sebagai peserta sudah mengikuti proses yang ada,  siapa yang terpilih itulah yang terbaik,” tutupnya.

Hendri Sandra memang digadang-gadangkan terpilih menjadi Sekdako Dumai, namun ia tidak mau berspekulasi jauh terkait hal tersebut. “Proses sudah dilalui, kita lihat hasilnya seperti apa,” tutupnya.(hsb)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Wako Belum Terima Rekomendasi Seleksi Sekdako Dumai

Dumai (RIAUPOS.CO) — Proses seleksi terbuka jabatan pemimpin tinggi pratama  Sekretaris Daerah Kota Dumai tampaknya belum berujung. Dari lima nama pejabat yang ikut seleksi belum diketahui siapa yang direkomendasikan oleh pansel untuk dipilih menjadi Sekda Kota (Sekdako) Dumai.

Seleksi jabatan Sekdako Dumai memang mengalami proses cukup panjang, bahkan panitia sempat dua kali memperpanjang waktu pendaftaran karena sepi peminat.

Namun akhirnya ada lima pejabat Eselon II yang mendaftar yakni yakni Fridarson, Hendri Sandra, Herdi Salioso, Sepranef Syamsir dan Suriyanto. Mereka berlima dinyatakan lolos seleksi mulai seleksi administrasi, manajerial dan kompetensi bidang. Namun hingga kini belum ada nama yang keluar sebagai sekdako terpilih.

Baca Juga:  6 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Karhutla

“Hingga saat ini saya belum menerima rekomendasi dari pansel terkait siapa dari lima pejabat yang ikut seleksi direkomendasi untuk jadi sekda,” ungkap Wali Kota Dumai Zulkifli As, Rabu (12/6).

Orang nomor satu di Kota Dumai itu mengatakan kemungkinan karena kesibukan pansel yang memiliki latar belakang berbeda sehingga belum direkomendasikan kepada dirinya. “Apalagi seleksi terakhir kemarin pekan ketiga Ramadan, habis itu libur Idulfitri,” ujarnya.

Ia mengaku tidak akan menunda-nunda pemilihan Sekdako Dumai, namun karena rekomendasi belum sampai ke dirinya.

 â€œMudah-mudahan dalam waktu dekat, sehingga pada pembahasan APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020  sudah ada sekda baru,” tuturnya.

Salah satu pejabat eselon II yang mengikuti seleksi terbuka jabatan sekdako, Hendri Sandra juga mengaku belum mengetahui siapa yang direkomendasikan. “Tapi informasinya masih diperiksa KSN terlebih dahulu, apakah prosedur seleksinya sudah memenuhi persyaratan,” tuturnya.

Baca Juga:  Meskipun Ditunjuk Plt, Muflihun dan Kamsol Tidak Nonjob

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala DPMTSP Kota Dumai itu mengatakan terkait siapa yang di rekomendasikan itu hak panitia seleksi. “Tentunya kami sebagai peserta sudah mengikuti proses yang ada,  siapa yang terpilih itulah yang terbaik,” tutupnya.

Hendri Sandra memang digadang-gadangkan terpilih menjadi Sekdako Dumai, namun ia tidak mau berspekulasi jauh terkait hal tersebut. “Proses sudah dilalui, kita lihat hasilnya seperti apa,” tutupnya.(hsb)

Dumai (RIAUPOS.CO) — Proses seleksi terbuka jabatan pemimpin tinggi pratama  Sekretaris Daerah Kota Dumai tampaknya belum berujung. Dari lima nama pejabat yang ikut seleksi belum diketahui siapa yang direkomendasikan oleh pansel untuk dipilih menjadi Sekda Kota (Sekdako) Dumai.

Seleksi jabatan Sekdako Dumai memang mengalami proses cukup panjang, bahkan panitia sempat dua kali memperpanjang waktu pendaftaran karena sepi peminat.

Namun akhirnya ada lima pejabat Eselon II yang mendaftar yakni yakni Fridarson, Hendri Sandra, Herdi Salioso, Sepranef Syamsir dan Suriyanto. Mereka berlima dinyatakan lolos seleksi mulai seleksi administrasi, manajerial dan kompetensi bidang. Namun hingga kini belum ada nama yang keluar sebagai sekdako terpilih.

Baca Juga:  Tiga Kecamatan Apel Siaga Karhutla

“Hingga saat ini saya belum menerima rekomendasi dari pansel terkait siapa dari lima pejabat yang ikut seleksi direkomendasi untuk jadi sekda,” ungkap Wali Kota Dumai Zulkifli As, Rabu (12/6).

Orang nomor satu di Kota Dumai itu mengatakan kemungkinan karena kesibukan pansel yang memiliki latar belakang berbeda sehingga belum direkomendasikan kepada dirinya. “Apalagi seleksi terakhir kemarin pekan ketiga Ramadan, habis itu libur Idulfitri,” ujarnya.

Ia mengaku tidak akan menunda-nunda pemilihan Sekdako Dumai, namun karena rekomendasi belum sampai ke dirinya.

 â€œMudah-mudahan dalam waktu dekat, sehingga pada pembahasan APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020  sudah ada sekda baru,” tuturnya.

Salah satu pejabat eselon II yang mengikuti seleksi terbuka jabatan sekdako, Hendri Sandra juga mengaku belum mengetahui siapa yang direkomendasikan. “Tapi informasinya masih diperiksa KSN terlebih dahulu, apakah prosedur seleksinya sudah memenuhi persyaratan,” tuturnya.

Baca Juga:  6 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Karhutla

Pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala DPMTSP Kota Dumai itu mengatakan terkait siapa yang di rekomendasikan itu hak panitia seleksi. “Tentunya kami sebagai peserta sudah mengikuti proses yang ada,  siapa yang terpilih itulah yang terbaik,” tutupnya.

Hendri Sandra memang digadang-gadangkan terpilih menjadi Sekdako Dumai, namun ia tidak mau berspekulasi jauh terkait hal tersebut. “Proses sudah dilalui, kita lihat hasilnya seperti apa,” tutupnya.(hsb)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari