Minggu, 6 April 2025
spot_img

Launching Logo dan Tagline Pariwisata Kuansing Terbaru

KUANSING (RIAUPOS.CO) — Kondisi pandemi covid-19 yang masih menerpa sampai saat ini tidak menyurutkan langkah pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk maju terus dan berbenah. Bertempat di ballroom hotel Royal Asnof Pekanbaru Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi meluncurkan logo dan tagline pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (3/9/2020).

Peluncuran logo ini diresmikan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Riau, Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Andi Putra, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Logo dan tagline pariwisata Kuansing ini langsung disampaikan oleh presentasi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, DR H Indra Suandy ST Msi. Acara ini juga dihadiri oleh Konsul Malaysia Puan Nurhasima Jusof, tokoh-tokoh masyarakat Kuansing, akademisi dan para pimpinan organisasi dan asosiasi kepariwisataan se-Riau.

Logo dengan tagline yang diluncurkan tersebut berasal dari lomba yang dibuka kepada masyarakat dan kalangan umum pada awal tahun ini, dimana terdapat cukup banyak peserta yang mengirimkan naskah dan ide-ide kreatif mereka, terutama para penggiat industri kreatif yang berasal dari Kuantan Singingi.

Baca Juga:  39 Orang Lulus Seleksi Administrasi Calon Anggota KPID Riau

Setelah diseleksi oleh dewan juri yang terdiri dari Yoserizal Zen, Osvian Putra dan Amrun Salmon, terpilihlah logo dengan tema "Kuansing Tanah Surga" (dalam edisi Bahasa Inggris: Kuansing Land of Paradise) yang merupakan karya dari anak muda kreatif Kuansing Dzikri Maulana Muhammad, jebolan Desain Komunikasi Visual dari TELKOM University yang saat ini bermukim di Koto, Taluk Kuantan. Logo dengan siluet riak sungai batang Kuantan, menggambarkan gelora dan semangat masyarakat yang begitu bersemangat dengan even budaya khasnya yang sudah berlangsung lebih dari satu abad, yaitu Pacu Jalur. Apalagi sama-sama diketahui bahwa semenjak tahun 2019 lalu, iven ini sudah masuk kedalam calendar of event nasional tanah air.

Tentu harapannya dengan Pacu Jalur sebagai highlight, potensi kepariwisataan Kuansing kedepan bisa lebih maju, apalagi Kuansing dengan tipikal geografisnya yang unik dengan area dataran, perbukitan dan dikawal oleh dua aliran sungai ini begitu sarat dengan objek yang layak untuk dijadikan sebagai destinasi pariwisata, bukan hanya untuk wisatawan domsetik akan tetapi juga untuk wisatawan asing yang sudah mulai banyak hadir berkunjung ke Kuansing semenjak beberapa waktu belakangan.

Baca Juga:  Akhir Tahun Harga Spesial

Acara yang berlangsung dengan kawalan protokol kenormalan baru sehubungan dengan penanganan kondisi pandemi ini berlangsung meriah dan semarak dihibur dengan group music RDP & Syndicate yang digawangi oleh Rino Dezapati dkk yang sudah berpengalaman mengembara dan manggung di berbagai belahan dunia. Akhir dari acara para peserta diajak untuk be-Randai, joget pergaulan khas Kuantan Singingi. Dengan gembira dan ceria para peserta diajak maju ke depan ballroom untuk menari bersama sebagai simbol Kerjasama dan komitmen untuk bersama-sama membangun kepariwisataan kedepan. (rls)

KUANSING (RIAUPOS.CO) — Kondisi pandemi covid-19 yang masih menerpa sampai saat ini tidak menyurutkan langkah pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk maju terus dan berbenah. Bertempat di ballroom hotel Royal Asnof Pekanbaru Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi meluncurkan logo dan tagline pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (3/9/2020).

Peluncuran logo ini diresmikan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Riau, Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Andi Putra, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Logo dan tagline pariwisata Kuansing ini langsung disampaikan oleh presentasi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, DR H Indra Suandy ST Msi. Acara ini juga dihadiri oleh Konsul Malaysia Puan Nurhasima Jusof, tokoh-tokoh masyarakat Kuansing, akademisi dan para pimpinan organisasi dan asosiasi kepariwisataan se-Riau.

Logo dengan tagline yang diluncurkan tersebut berasal dari lomba yang dibuka kepada masyarakat dan kalangan umum pada awal tahun ini, dimana terdapat cukup banyak peserta yang mengirimkan naskah dan ide-ide kreatif mereka, terutama para penggiat industri kreatif yang berasal dari Kuantan Singingi.

Baca Juga:  Hari Ini Bertambah 16 Kasus Positif Baru di Riau

Setelah diseleksi oleh dewan juri yang terdiri dari Yoserizal Zen, Osvian Putra dan Amrun Salmon, terpilihlah logo dengan tema "Kuansing Tanah Surga" (dalam edisi Bahasa Inggris: Kuansing Land of Paradise) yang merupakan karya dari anak muda kreatif Kuansing Dzikri Maulana Muhammad, jebolan Desain Komunikasi Visual dari TELKOM University yang saat ini bermukim di Koto, Taluk Kuantan. Logo dengan siluet riak sungai batang Kuantan, menggambarkan gelora dan semangat masyarakat yang begitu bersemangat dengan even budaya khasnya yang sudah berlangsung lebih dari satu abad, yaitu Pacu Jalur. Apalagi sama-sama diketahui bahwa semenjak tahun 2019 lalu, iven ini sudah masuk kedalam calendar of event nasional tanah air.

Tentu harapannya dengan Pacu Jalur sebagai highlight, potensi kepariwisataan Kuansing kedepan bisa lebih maju, apalagi Kuansing dengan tipikal geografisnya yang unik dengan area dataran, perbukitan dan dikawal oleh dua aliran sungai ini begitu sarat dengan objek yang layak untuk dijadikan sebagai destinasi pariwisata, bukan hanya untuk wisatawan domsetik akan tetapi juga untuk wisatawan asing yang sudah mulai banyak hadir berkunjung ke Kuansing semenjak beberapa waktu belakangan.

Baca Juga:  Bupati Apresiasi Strategi Riau Pos Meriahkan GMC 2019

Acara yang berlangsung dengan kawalan protokol kenormalan baru sehubungan dengan penanganan kondisi pandemi ini berlangsung meriah dan semarak dihibur dengan group music RDP & Syndicate yang digawangi oleh Rino Dezapati dkk yang sudah berpengalaman mengembara dan manggung di berbagai belahan dunia. Akhir dari acara para peserta diajak untuk be-Randai, joget pergaulan khas Kuantan Singingi. Dengan gembira dan ceria para peserta diajak maju ke depan ballroom untuk menari bersama sebagai simbol Kerjasama dan komitmen untuk bersama-sama membangun kepariwisataan kedepan. (rls)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Launching Logo dan Tagline Pariwisata Kuansing Terbaru

KUANSING (RIAUPOS.CO) — Kondisi pandemi covid-19 yang masih menerpa sampai saat ini tidak menyurutkan langkah pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk maju terus dan berbenah. Bertempat di ballroom hotel Royal Asnof Pekanbaru Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi meluncurkan logo dan tagline pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (3/9/2020).

Peluncuran logo ini diresmikan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Riau, Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Andi Putra, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Logo dan tagline pariwisata Kuansing ini langsung disampaikan oleh presentasi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, DR H Indra Suandy ST Msi. Acara ini juga dihadiri oleh Konsul Malaysia Puan Nurhasima Jusof, tokoh-tokoh masyarakat Kuansing, akademisi dan para pimpinan organisasi dan asosiasi kepariwisataan se-Riau.

Logo dengan tagline yang diluncurkan tersebut berasal dari lomba yang dibuka kepada masyarakat dan kalangan umum pada awal tahun ini, dimana terdapat cukup banyak peserta yang mengirimkan naskah dan ide-ide kreatif mereka, terutama para penggiat industri kreatif yang berasal dari Kuantan Singingi.

Baca Juga:  Pusat Bantu Petani Bibit Padi Gogo Gratis

Setelah diseleksi oleh dewan juri yang terdiri dari Yoserizal Zen, Osvian Putra dan Amrun Salmon, terpilihlah logo dengan tema "Kuansing Tanah Surga" (dalam edisi Bahasa Inggris: Kuansing Land of Paradise) yang merupakan karya dari anak muda kreatif Kuansing Dzikri Maulana Muhammad, jebolan Desain Komunikasi Visual dari TELKOM University yang saat ini bermukim di Koto, Taluk Kuantan. Logo dengan siluet riak sungai batang Kuantan, menggambarkan gelora dan semangat masyarakat yang begitu bersemangat dengan even budaya khasnya yang sudah berlangsung lebih dari satu abad, yaitu Pacu Jalur. Apalagi sama-sama diketahui bahwa semenjak tahun 2019 lalu, iven ini sudah masuk kedalam calendar of event nasional tanah air.

Tentu harapannya dengan Pacu Jalur sebagai highlight, potensi kepariwisataan Kuansing kedepan bisa lebih maju, apalagi Kuansing dengan tipikal geografisnya yang unik dengan area dataran, perbukitan dan dikawal oleh dua aliran sungai ini begitu sarat dengan objek yang layak untuk dijadikan sebagai destinasi pariwisata, bukan hanya untuk wisatawan domsetik akan tetapi juga untuk wisatawan asing yang sudah mulai banyak hadir berkunjung ke Kuansing semenjak beberapa waktu belakangan.

Baca Juga:  Bupati Hadiri Halalbihalal IKAPTK Rohul

Acara yang berlangsung dengan kawalan protokol kenormalan baru sehubungan dengan penanganan kondisi pandemi ini berlangsung meriah dan semarak dihibur dengan group music RDP & Syndicate yang digawangi oleh Rino Dezapati dkk yang sudah berpengalaman mengembara dan manggung di berbagai belahan dunia. Akhir dari acara para peserta diajak untuk be-Randai, joget pergaulan khas Kuantan Singingi. Dengan gembira dan ceria para peserta diajak maju ke depan ballroom untuk menari bersama sebagai simbol Kerjasama dan komitmen untuk bersama-sama membangun kepariwisataan kedepan. (rls)

KUANSING (RIAUPOS.CO) — Kondisi pandemi covid-19 yang masih menerpa sampai saat ini tidak menyurutkan langkah pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk maju terus dan berbenah. Bertempat di ballroom hotel Royal Asnof Pekanbaru Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi meluncurkan logo dan tagline pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (3/9/2020).

Peluncuran logo ini diresmikan dan dihadiri langsung oleh Gubernur Riau, Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi Andi Putra, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau. Logo dan tagline pariwisata Kuansing ini langsung disampaikan oleh presentasi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat, DR H Indra Suandy ST Msi. Acara ini juga dihadiri oleh Konsul Malaysia Puan Nurhasima Jusof, tokoh-tokoh masyarakat Kuansing, akademisi dan para pimpinan organisasi dan asosiasi kepariwisataan se-Riau.

Logo dengan tagline yang diluncurkan tersebut berasal dari lomba yang dibuka kepada masyarakat dan kalangan umum pada awal tahun ini, dimana terdapat cukup banyak peserta yang mengirimkan naskah dan ide-ide kreatif mereka, terutama para penggiat industri kreatif yang berasal dari Kuantan Singingi.

Baca Juga:  Akhir Tahun Harga Spesial

Setelah diseleksi oleh dewan juri yang terdiri dari Yoserizal Zen, Osvian Putra dan Amrun Salmon, terpilihlah logo dengan tema "Kuansing Tanah Surga" (dalam edisi Bahasa Inggris: Kuansing Land of Paradise) yang merupakan karya dari anak muda kreatif Kuansing Dzikri Maulana Muhammad, jebolan Desain Komunikasi Visual dari TELKOM University yang saat ini bermukim di Koto, Taluk Kuantan. Logo dengan siluet riak sungai batang Kuantan, menggambarkan gelora dan semangat masyarakat yang begitu bersemangat dengan even budaya khasnya yang sudah berlangsung lebih dari satu abad, yaitu Pacu Jalur. Apalagi sama-sama diketahui bahwa semenjak tahun 2019 lalu, iven ini sudah masuk kedalam calendar of event nasional tanah air.

Tentu harapannya dengan Pacu Jalur sebagai highlight, potensi kepariwisataan Kuansing kedepan bisa lebih maju, apalagi Kuansing dengan tipikal geografisnya yang unik dengan area dataran, perbukitan dan dikawal oleh dua aliran sungai ini begitu sarat dengan objek yang layak untuk dijadikan sebagai destinasi pariwisata, bukan hanya untuk wisatawan domsetik akan tetapi juga untuk wisatawan asing yang sudah mulai banyak hadir berkunjung ke Kuansing semenjak beberapa waktu belakangan.

Baca Juga:  Hari Ini Bertambah 16 Kasus Positif Baru di Riau

Acara yang berlangsung dengan kawalan protokol kenormalan baru sehubungan dengan penanganan kondisi pandemi ini berlangsung meriah dan semarak dihibur dengan group music RDP & Syndicate yang digawangi oleh Rino Dezapati dkk yang sudah berpengalaman mengembara dan manggung di berbagai belahan dunia. Akhir dari acara para peserta diajak untuk be-Randai, joget pergaulan khas Kuantan Singingi. Dengan gembira dan ceria para peserta diajak maju ke depan ballroom untuk menari bersama sebagai simbol Kerjasama dan komitmen untuk bersama-sama membangun kepariwisataan kedepan. (rls)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari