Sabtu, 24 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Antisipasi ISPA, Ribuan Masker Dibagikan

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Mengantisipasi dampak kabut asap yang sudah terjadi sajak sepekan lalu bagi kesehatan masyarakat khususnya para pengguna jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan membagikan ribuan masker, Jumat (2/8) sore. Penyerahan sebanyak 10 ribu helai masker tersebut di pusatkan di Jalan lintas Timur tepatnya di simpang Jalan Akasia Pangkalan Kerinci.

 

"Ya, sebagai bentuk kepedulian terhadap kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kami langsung turun ke lapangan untuk membagi-bagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan baik pengendara roda dua mapun pengendara roda empat. Dan hal ini kita lakukan guna mencegah, mengantisipasi dan meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan warga khususnya peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," ujar Kepala DLH Pelalawan Syamsul Anwar didampingi Kabid Amdal Eko Novitra kepada Riaupos.co, Jumat (2/8).

Baca Juga:  Bapenda Riau Kembali Berlakukan Penghapusan Denda Pajak

Diungkapkannya, pencegahan terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sangatlah penting. Maka pihaknya  kembali menegaskan agar seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan, baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan, dapat menjalankan komitmen dalam mengatasi masalah karhutla.
"Salah satunya mengintegritaskan di dalam dokumen lingkungan perusahaanya sistem pengelolaan dan penanggulangan penanganan karhutla di sekitar perusahaannya. Seperti melakukan pencegahan, pemadaman serta penanganan pascakebakaran," ujarnya.

Ditambahkan mantan Sekretaris Dinas Kehutan Pelalawan ini, pihaknya telah menginstruksikan seluruh perusahaan di Negeri Seiya Sekata ini membuat kerja sama dengan masyarakat dalam penanganan pemadaman api yakni MPA dan menyampaikan kepada pemkab terkait kesiapan dalam penanganan penanggulangan karhutla.

"Alhamdulillah, kami akui memang selama ini seluruh perusahaan sudah melakukan upaya penanganan karhutla berbasis masyarakat (MPA, red). Namun demikian, penanggulangan tersebut belum secara rinci pelaksanaanya, sehingga perlu diintegritaskan dalam dokumen amdal perusahaanya masing-masing. Untuk itu, kita berharap agar karhutla ini dapat segera padam total sehingga tidak berdampak menyebabkan munculnya kembali kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat banyak," ujarnya.(amn)

Baca Juga:  ASN Dilarang Bepergian 1-4 April

Laporan: M Amin (Pangkalankerinci)
Editor: Arif Oktafian

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Mengantisipasi dampak kabut asap yang sudah terjadi sajak sepekan lalu bagi kesehatan masyarakat khususnya para pengguna jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan membagikan ribuan masker, Jumat (2/8) sore. Penyerahan sebanyak 10 ribu helai masker tersebut di pusatkan di Jalan lintas Timur tepatnya di simpang Jalan Akasia Pangkalan Kerinci.

 

"Ya, sebagai bentuk kepedulian terhadap kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kami langsung turun ke lapangan untuk membagi-bagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan baik pengendara roda dua mapun pengendara roda empat. Dan hal ini kita lakukan guna mencegah, mengantisipasi dan meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan warga khususnya peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," ujar Kepala DLH Pelalawan Syamsul Anwar didampingi Kabid Amdal Eko Novitra kepada Riaupos.co, Jumat (2/8).

Baca Juga:  Di Hari Jadi, Positif Baru di Riau Bertambah 26 Kasus 

Diungkapkannya, pencegahan terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sangatlah penting. Maka pihaknya  kembali menegaskan agar seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan, baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan, dapat menjalankan komitmen dalam mengatasi masalah karhutla.
"Salah satunya mengintegritaskan di dalam dokumen lingkungan perusahaanya sistem pengelolaan dan penanggulangan penanganan karhutla di sekitar perusahaannya. Seperti melakukan pencegahan, pemadaman serta penanganan pascakebakaran," ujarnya.

Ditambahkan mantan Sekretaris Dinas Kehutan Pelalawan ini, pihaknya telah menginstruksikan seluruh perusahaan di Negeri Seiya Sekata ini membuat kerja sama dengan masyarakat dalam penanganan pemadaman api yakni MPA dan menyampaikan kepada pemkab terkait kesiapan dalam penanganan penanggulangan karhutla.

- Advertisement -

"Alhamdulillah, kami akui memang selama ini seluruh perusahaan sudah melakukan upaya penanganan karhutla berbasis masyarakat (MPA, red). Namun demikian, penanggulangan tersebut belum secara rinci pelaksanaanya, sehingga perlu diintegritaskan dalam dokumen amdal perusahaanya masing-masing. Untuk itu, kita berharap agar karhutla ini dapat segera padam total sehingga tidak berdampak menyebabkan munculnya kembali kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat banyak," ujarnya.(amn)

Baca Juga:  Demokrat Riau Bagikan Takjil Gratis selama Ramadan

Laporan: M Amin (Pangkalankerinci)
Editor: Arif Oktafian

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) — Mengantisipasi dampak kabut asap yang sudah terjadi sajak sepekan lalu bagi kesehatan masyarakat khususnya para pengguna jalan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan membagikan ribuan masker, Jumat (2/8) sore. Penyerahan sebanyak 10 ribu helai masker tersebut di pusatkan di Jalan lintas Timur tepatnya di simpang Jalan Akasia Pangkalan Kerinci.

 

"Ya, sebagai bentuk kepedulian terhadap kabut asap yang diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kami langsung turun ke lapangan untuk membagi-bagikan 10 ribu masker kepada pengguna jalan baik pengendara roda dua mapun pengendara roda empat. Dan hal ini kita lakukan guna mencegah, mengantisipasi dan meminimalisir dampak kabut asap bagi kesehatan warga khususnya peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)," ujar Kepala DLH Pelalawan Syamsul Anwar didampingi Kabid Amdal Eko Novitra kepada Riaupos.co, Jumat (2/8).

Baca Juga:  Demokrat Riau Bagikan Takjil Gratis selama Ramadan

Diungkapkannya, pencegahan terhadap kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) sangatlah penting. Maka pihaknya  kembali menegaskan agar seluruh perusahaan di Kabupaten Pelalawan, baik yang bergerak di bidang perkebunan dan kehutanan, dapat menjalankan komitmen dalam mengatasi masalah karhutla.
"Salah satunya mengintegritaskan di dalam dokumen lingkungan perusahaanya sistem pengelolaan dan penanggulangan penanganan karhutla di sekitar perusahaannya. Seperti melakukan pencegahan, pemadaman serta penanganan pascakebakaran," ujarnya.

Ditambahkan mantan Sekretaris Dinas Kehutan Pelalawan ini, pihaknya telah menginstruksikan seluruh perusahaan di Negeri Seiya Sekata ini membuat kerja sama dengan masyarakat dalam penanganan pemadaman api yakni MPA dan menyampaikan kepada pemkab terkait kesiapan dalam penanganan penanggulangan karhutla.

"Alhamdulillah, kami akui memang selama ini seluruh perusahaan sudah melakukan upaya penanganan karhutla berbasis masyarakat (MPA, red). Namun demikian, penanggulangan tersebut belum secara rinci pelaksanaanya, sehingga perlu diintegritaskan dalam dokumen amdal perusahaanya masing-masing. Untuk itu, kita berharap agar karhutla ini dapat segera padam total sehingga tidak berdampak menyebabkan munculnya kembali kabut asap yang mengganggu kesehatan masyarakat banyak," ujarnya.(amn)

Baca Juga:  Riau Masih Diselimuti Kabut

Laporan: M Amin (Pangkalankerinci)
Editor: Arif Oktafian

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari