Jumat, 3 April 2026
- Advertisement -

Megawati Minta Jokowi Ganti KH Ma’ruf 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, menyambangi Istana Kepresidenan pada Kamis (26/12).

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengungkapkan, Megawati mengunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari pengganti Ma’ruf Amin dan Mahfud Md di BPIP.

Setelah resmi dilantik menjadi Wakil Presiden dan Menko Polhukam, keduanya sudah tidak lagi mengisi anggota Dewan Pengarah BPIP.

“Pihak BPIP meminta pengganti Ma’ruf dan Mahfud,” kata Fadjroel, Kamis (26/12).

Terkait itu, Jokowi meminta kepada Megawati untuk menyetorkan nama-nama yang bakal menggantikan Ma’ruf dan Mahfud untuk dipertimbangkan.

Menurut Fadjroel, Jokowi akan segera menunjuk tokoh yang bakal mengisi anggota Dewan Pengarah BPIP.

Baca Juga:  Demokrat Kuansing Bagikan Ratusan Nasi dan Masker di Pasar Tradisional

Sebab, kata Fadjroel, Jokowi menganggap BPIP merupakan ujung tombak pembinaan dan implementasi Pancasila di Indonesia.

“Ini hak prerogatif presiden. Memang kemarin setelah Bu Mega minta, langsung dipertimbangkan oleh presiden,” terang Fadjroel.

Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, menyambangi Istana Kepresidenan pada Kamis (26/12).

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengungkapkan, Megawati mengunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari pengganti Ma’ruf Amin dan Mahfud Md di BPIP.

Setelah resmi dilantik menjadi Wakil Presiden dan Menko Polhukam, keduanya sudah tidak lagi mengisi anggota Dewan Pengarah BPIP.

“Pihak BPIP meminta pengganti Ma’ruf dan Mahfud,” kata Fadjroel, Kamis (26/12).

Terkait itu, Jokowi meminta kepada Megawati untuk menyetorkan nama-nama yang bakal menggantikan Ma’ruf dan Mahfud untuk dipertimbangkan.

- Advertisement -

Menurut Fadjroel, Jokowi akan segera menunjuk tokoh yang bakal mengisi anggota Dewan Pengarah BPIP.

Baca Juga:  Ditetapkan Tak Netral, Junaidi Rachmat Sebut Bawaslu Tak Profesional

Sebab, kata Fadjroel, Jokowi menganggap BPIP merupakan ujung tombak pembinaan dan implementasi Pancasila di Indonesia.

- Advertisement -

“Ini hak prerogatif presiden. Memang kemarin setelah Bu Mega minta, langsung dipertimbangkan oleh presiden,” terang Fadjroel.

Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri, menyambangi Istana Kepresidenan pada Kamis (26/12).

Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengungkapkan, Megawati mengunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mencari pengganti Ma’ruf Amin dan Mahfud Md di BPIP.

Setelah resmi dilantik menjadi Wakil Presiden dan Menko Polhukam, keduanya sudah tidak lagi mengisi anggota Dewan Pengarah BPIP.

“Pihak BPIP meminta pengganti Ma’ruf dan Mahfud,” kata Fadjroel, Kamis (26/12).

Terkait itu, Jokowi meminta kepada Megawati untuk menyetorkan nama-nama yang bakal menggantikan Ma’ruf dan Mahfud untuk dipertimbangkan.

Menurut Fadjroel, Jokowi akan segera menunjuk tokoh yang bakal mengisi anggota Dewan Pengarah BPIP.

Baca Juga:  Kamis Putusan MK, Wiranto: Kalau Bikin Kerusuhan, Pasti Kami Tangkap

Sebab, kata Fadjroel, Jokowi menganggap BPIP merupakan ujung tombak pembinaan dan implementasi Pancasila di Indonesia.

“Ini hak prerogatif presiden. Memang kemarin setelah Bu Mega minta, langsung dipertimbangkan oleh presiden,” terang Fadjroel.

Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari