Minggu, 6 April 2025
spot_img

Pimpinan DPR Janji Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa dan Buruh

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pimpinan DPR menerima perwakilan massa aksi mahasiswa dan buruh yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) di Ruang Pimpinan DPR, Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4). Massa AMI dan Gebrak ini diterima oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel.

“Kami selaku pimpinan berdua dengan Pak Rachmat Gobel barusan menerima aspirasi tersebut, dan kami ada beberapa hal yang kami diskusikan dengan kawan-kawan untuk kemudian kami masukkan di DPR. Untuk nanti kami share ke teman-teman dan juga tentunya kepada pemerintah,” kata Dasco dalam konferensi usai menerima massa AMI dan Gebrak.

Baca Juga:  Munas Golkar 2019 Diprediksi Bakal Jadi yang Tersejuk

Sementara itu, Rachmat Gobel mengatakan tuntutan dan aspirasi buruh tidak berbeda jauh dari demonstrasi-demonstrasi sebelumnya. Pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan fungsi DPR.

“Yang dituntut seperti yang disampaikan waktu lalu, soal Omnibus Law, mengenai penurunan harga kebutuhan pokok. Apalagi menjelang Idulfitri ini. Dan hal-hal lain menyangkut pendidikan juga,” ungkap Gobel.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos yang mewakili AMI dan Gebrak mengatakan pihaknya sudah menyampaikan beberapa persoalan kepada pimpinan DPR, antara lain Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP), revisi UU Cipta Kerja (Omnibus Law), penolakan kenaikan BBM, dan sembako termasuk minyak goreng. Nining menegaskan, persoalan-persoalan tersebut berdampak dan berimplikasi langsung pada kehidupan masyarakat terutama buruh.

Baca Juga:  Ganjar Didukung Asosiasi Pedagang Mi Ayam-Bakso

“Kami menyampaikan agar pimpinan DPR termasuk yang ada di wakil rakyat di DPR harus menjadi perhatian serius. Karena penderitaan rakyat dengan berbagai macam regulasi kebijakan yang kemudian nanti akan berimbas baik ekonomi secara nasional maupun persoalan gejolak sosial,” jelas Nining.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

sufmi dasco

rachmat gobel

Demo 21 April

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pimpinan DPR menerima perwakilan massa aksi mahasiswa dan buruh yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) di Ruang Pimpinan DPR, Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4). Massa AMI dan Gebrak ini diterima oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel.

“Kami selaku pimpinan berdua dengan Pak Rachmat Gobel barusan menerima aspirasi tersebut, dan kami ada beberapa hal yang kami diskusikan dengan kawan-kawan untuk kemudian kami masukkan di DPR. Untuk nanti kami share ke teman-teman dan juga tentunya kepada pemerintah,” kata Dasco dalam konferensi usai menerima massa AMI dan Gebrak.

Baca Juga:  DPP Golkar Luruskan Soal Surat Ical, Ini Isinya

Sementara itu, Rachmat Gobel mengatakan tuntutan dan aspirasi buruh tidak berbeda jauh dari demonstrasi-demonstrasi sebelumnya. Pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan fungsi DPR.

“Yang dituntut seperti yang disampaikan waktu lalu, soal Omnibus Law, mengenai penurunan harga kebutuhan pokok. Apalagi menjelang Idulfitri ini. Dan hal-hal lain menyangkut pendidikan juga,” ungkap Gobel.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos yang mewakili AMI dan Gebrak mengatakan pihaknya sudah menyampaikan beberapa persoalan kepada pimpinan DPR, antara lain Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP), revisi UU Cipta Kerja (Omnibus Law), penolakan kenaikan BBM, dan sembako termasuk minyak goreng. Nining menegaskan, persoalan-persoalan tersebut berdampak dan berimplikasi langsung pada kehidupan masyarakat terutama buruh.

Baca Juga:  Jokowi Belum Tunjuk Jubir Pengganti Fadjroel Rachman

“Kami menyampaikan agar pimpinan DPR termasuk yang ada di wakil rakyat di DPR harus menjadi perhatian serius. Karena penderitaan rakyat dengan berbagai macam regulasi kebijakan yang kemudian nanti akan berimbas baik ekonomi secara nasional maupun persoalan gejolak sosial,” jelas Nining.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

sufmi dasco

rachmat gobel

Demo 21 April

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pimpinan DPR Janji Tindaklanjuti Aspirasi Mahasiswa dan Buruh

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pimpinan DPR menerima perwakilan massa aksi mahasiswa dan buruh yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) di Ruang Pimpinan DPR, Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4). Massa AMI dan Gebrak ini diterima oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel.

“Kami selaku pimpinan berdua dengan Pak Rachmat Gobel barusan menerima aspirasi tersebut, dan kami ada beberapa hal yang kami diskusikan dengan kawan-kawan untuk kemudian kami masukkan di DPR. Untuk nanti kami share ke teman-teman dan juga tentunya kepada pemerintah,” kata Dasco dalam konferensi usai menerima massa AMI dan Gebrak.

Baca Juga:  Wakil Ketua Komisi III Apresiasi Polri

Sementara itu, Rachmat Gobel mengatakan tuntutan dan aspirasi buruh tidak berbeda jauh dari demonstrasi-demonstrasi sebelumnya. Pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan fungsi DPR.

“Yang dituntut seperti yang disampaikan waktu lalu, soal Omnibus Law, mengenai penurunan harga kebutuhan pokok. Apalagi menjelang Idulfitri ini. Dan hal-hal lain menyangkut pendidikan juga,” ungkap Gobel.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos yang mewakili AMI dan Gebrak mengatakan pihaknya sudah menyampaikan beberapa persoalan kepada pimpinan DPR, antara lain Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP), revisi UU Cipta Kerja (Omnibus Law), penolakan kenaikan BBM, dan sembako termasuk minyak goreng. Nining menegaskan, persoalan-persoalan tersebut berdampak dan berimplikasi langsung pada kehidupan masyarakat terutama buruh.

Baca Juga:  Kongres PDI Perjuangan Dipercepat, Megawati Segera Diganti

“Kami menyampaikan agar pimpinan DPR termasuk yang ada di wakil rakyat di DPR harus menjadi perhatian serius. Karena penderitaan rakyat dengan berbagai macam regulasi kebijakan yang kemudian nanti akan berimbas baik ekonomi secara nasional maupun persoalan gejolak sosial,” jelas Nining.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

sufmi dasco

rachmat gobel

Demo 21 April

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pimpinan DPR menerima perwakilan massa aksi mahasiswa dan buruh yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) dan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) di Ruang Pimpinan DPR, Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/4). Massa AMI dan Gebrak ini diterima oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Rachmat Gobel.

“Kami selaku pimpinan berdua dengan Pak Rachmat Gobel barusan menerima aspirasi tersebut, dan kami ada beberapa hal yang kami diskusikan dengan kawan-kawan untuk kemudian kami masukkan di DPR. Untuk nanti kami share ke teman-teman dan juga tentunya kepada pemerintah,” kata Dasco dalam konferensi usai menerima massa AMI dan Gebrak.

Baca Juga:  Pilih Menteri, Jokowi Harus Abaikan Tekanan Ketum Parpol

Sementara itu, Rachmat Gobel mengatakan tuntutan dan aspirasi buruh tidak berbeda jauh dari demonstrasi-demonstrasi sebelumnya. Pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan dan fungsi DPR.

“Yang dituntut seperti yang disampaikan waktu lalu, soal Omnibus Law, mengenai penurunan harga kebutuhan pokok. Apalagi menjelang Idulfitri ini. Dan hal-hal lain menyangkut pendidikan juga,” ungkap Gobel.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos yang mewakili AMI dan Gebrak mengatakan pihaknya sudah menyampaikan beberapa persoalan kepada pimpinan DPR, antara lain Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP), revisi UU Cipta Kerja (Omnibus Law), penolakan kenaikan BBM, dan sembako termasuk minyak goreng. Nining menegaskan, persoalan-persoalan tersebut berdampak dan berimplikasi langsung pada kehidupan masyarakat terutama buruh.

Baca Juga:  Rosan Roeslani Dinilai Mampu Hadirkan Upaya Rekonsiliasi Politik

“Kami menyampaikan agar pimpinan DPR termasuk yang ada di wakil rakyat di DPR harus menjadi perhatian serius. Karena penderitaan rakyat dengan berbagai macam regulasi kebijakan yang kemudian nanti akan berimbas baik ekonomi secara nasional maupun persoalan gejolak sosial,” jelas Nining.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: Edwar Yaman

 

 

sufmi dasco

rachmat gobel

Demo 21 April

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari