Minggu, 6 April 2025
spot_img

Fahri Hamzah Sebut Masa Depan Tsamara Amany Rusak kalau Tetap di PSI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai keputusan politikus muda Tsamara Amany Alatas mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah tepat. Menurut Fahri, jika Tsamara semakin lama di PSI, masa depannya akan semakin rusak. Fahri menyebut banyak spekulasi di partai yang dipimpin Giring Ganesha itu.

"Dia masih muda, terlalu banyak spekulasi di PSI yang bisa merusak masa depannya. Jadi keputusannya sangat tepat," kata Fahri Hamzah kepada wartawan, Selasa (19/4).

Fahri menilai, PSI bukanlah partai politik yang dibentuk untuk perjuangan jangka panjang. Karena itu, sulit membangun idealisme di PSI. "PSI memang bukan partai perjuangan yang dibuat untuk jangka panjang. Mereka dibuat hanya untuk kepentingan jangka pendek. Sulit menitipkan idealisme pada PSI," ucap Fahri.

Baca Juga:  Ketua Banggar Minta Pemerintah Proaktif Sikapi Konflik Iran-Israel

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menyampaikan, keputusan tepat Tsamara Amany mengundurkan diri dari PSI untuk memperkuat dan meningkatkan intelektualitasnya. Jika kemampuan akademis Tsamara Amany sudah terasah matang, baru terjun ke dunia aktivis dan politik.

"Perkuat basis akademi terlebih dahulu. Setelah itu barulah keluar menjuru bicarai keadaan sebagai aktivis dan politisi. Suami beliau juga seorang akademisi di Amerika," ujar Fahri. Sebelumnya, secara mendadak Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany memutuskan untuk mengundurkan diri dari kepengurusan dan kader PSI. Tsamara memastikan, dirinya akan terus mengabdi kepada Indonesia dengan cara tidak terjun ke dunia politik.

"Untuk saat ini saya ingin mengabdi kepada Indonesia dengan cara-cara lainnya. Salah satunya dengan fokus menyuarakan isu perempuan dan mengabdi untuk kepentingan perempuan," ucap Tsamara, Senin (18/4).(jpg)

Baca Juga:  Rencana BNPT ke Suriah Terkendala Covid-19

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai keputusan politikus muda Tsamara Amany Alatas mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah tepat. Menurut Fahri, jika Tsamara semakin lama di PSI, masa depannya akan semakin rusak. Fahri menyebut banyak spekulasi di partai yang dipimpin Giring Ganesha itu.

"Dia masih muda, terlalu banyak spekulasi di PSI yang bisa merusak masa depannya. Jadi keputusannya sangat tepat," kata Fahri Hamzah kepada wartawan, Selasa (19/4).

Fahri menilai, PSI bukanlah partai politik yang dibentuk untuk perjuangan jangka panjang. Karena itu, sulit membangun idealisme di PSI. "PSI memang bukan partai perjuangan yang dibuat untuk jangka panjang. Mereka dibuat hanya untuk kepentingan jangka pendek. Sulit menitipkan idealisme pada PSI," ucap Fahri.

Baca Juga:  Ini Pesan Sandiaga Uno untuk Kader Gerindra di Kuansing

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menyampaikan, keputusan tepat Tsamara Amany mengundurkan diri dari PSI untuk memperkuat dan meningkatkan intelektualitasnya. Jika kemampuan akademis Tsamara Amany sudah terasah matang, baru terjun ke dunia aktivis dan politik.

"Perkuat basis akademi terlebih dahulu. Setelah itu barulah keluar menjuru bicarai keadaan sebagai aktivis dan politisi. Suami beliau juga seorang akademisi di Amerika," ujar Fahri. Sebelumnya, secara mendadak Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany memutuskan untuk mengundurkan diri dari kepengurusan dan kader PSI. Tsamara memastikan, dirinya akan terus mengabdi kepada Indonesia dengan cara tidak terjun ke dunia politik.

"Untuk saat ini saya ingin mengabdi kepada Indonesia dengan cara-cara lainnya. Salah satunya dengan fokus menyuarakan isu perempuan dan mengabdi untuk kepentingan perempuan," ucap Tsamara, Senin (18/4).(jpg)

Baca Juga:  Barisan Massa Demokrat Riau Dukung KLB
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Fahri Hamzah Sebut Masa Depan Tsamara Amany Rusak kalau Tetap di PSI

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai keputusan politikus muda Tsamara Amany Alatas mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah tepat. Menurut Fahri, jika Tsamara semakin lama di PSI, masa depannya akan semakin rusak. Fahri menyebut banyak spekulasi di partai yang dipimpin Giring Ganesha itu.

"Dia masih muda, terlalu banyak spekulasi di PSI yang bisa merusak masa depannya. Jadi keputusannya sangat tepat," kata Fahri Hamzah kepada wartawan, Selasa (19/4).

Fahri menilai, PSI bukanlah partai politik yang dibentuk untuk perjuangan jangka panjang. Karena itu, sulit membangun idealisme di PSI. "PSI memang bukan partai perjuangan yang dibuat untuk jangka panjang. Mereka dibuat hanya untuk kepentingan jangka pendek. Sulit menitipkan idealisme pada PSI," ucap Fahri.

Baca Juga:  Rencana BNPT ke Suriah Terkendala Covid-19

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menyampaikan, keputusan tepat Tsamara Amany mengundurkan diri dari PSI untuk memperkuat dan meningkatkan intelektualitasnya. Jika kemampuan akademis Tsamara Amany sudah terasah matang, baru terjun ke dunia aktivis dan politik.

"Perkuat basis akademi terlebih dahulu. Setelah itu barulah keluar menjuru bicarai keadaan sebagai aktivis dan politisi. Suami beliau juga seorang akademisi di Amerika," ujar Fahri. Sebelumnya, secara mendadak Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany memutuskan untuk mengundurkan diri dari kepengurusan dan kader PSI. Tsamara memastikan, dirinya akan terus mengabdi kepada Indonesia dengan cara tidak terjun ke dunia politik.

"Untuk saat ini saya ingin mengabdi kepada Indonesia dengan cara-cara lainnya. Salah satunya dengan fokus menyuarakan isu perempuan dan mengabdi untuk kepentingan perempuan," ucap Tsamara, Senin (18/4).(jpg)

Baca Juga:  Dewan Desak Ungkap Mafia Migor

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai keputusan politikus muda Tsamara Amany Alatas mengundurkan diri dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sudah tepat. Menurut Fahri, jika Tsamara semakin lama di PSI, masa depannya akan semakin rusak. Fahri menyebut banyak spekulasi di partai yang dipimpin Giring Ganesha itu.

"Dia masih muda, terlalu banyak spekulasi di PSI yang bisa merusak masa depannya. Jadi keputusannya sangat tepat," kata Fahri Hamzah kepada wartawan, Selasa (19/4).

Fahri menilai, PSI bukanlah partai politik yang dibentuk untuk perjuangan jangka panjang. Karena itu, sulit membangun idealisme di PSI. "PSI memang bukan partai perjuangan yang dibuat untuk jangka panjang. Mereka dibuat hanya untuk kepentingan jangka pendek. Sulit menitipkan idealisme pada PSI," ucap Fahri.

Baca Juga:  Rencana BNPT ke Suriah Terkendala Covid-19

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menyampaikan, keputusan tepat Tsamara Amany mengundurkan diri dari PSI untuk memperkuat dan meningkatkan intelektualitasnya. Jika kemampuan akademis Tsamara Amany sudah terasah matang, baru terjun ke dunia aktivis dan politik.

"Perkuat basis akademi terlebih dahulu. Setelah itu barulah keluar menjuru bicarai keadaan sebagai aktivis dan politisi. Suami beliau juga seorang akademisi di Amerika," ujar Fahri. Sebelumnya, secara mendadak Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany memutuskan untuk mengundurkan diri dari kepengurusan dan kader PSI. Tsamara memastikan, dirinya akan terus mengabdi kepada Indonesia dengan cara tidak terjun ke dunia politik.

"Untuk saat ini saya ingin mengabdi kepada Indonesia dengan cara-cara lainnya. Salah satunya dengan fokus menyuarakan isu perempuan dan mengabdi untuk kepentingan perempuan," ucap Tsamara, Senin (18/4).(jpg)

Baca Juga:  Barisan Massa Demokrat Riau Dukung KLB
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari