23.2 C
Pekanbaru
Rabu, 2 April 2025
spot_img

Agung Laksono Peringatkan Elite Partai Lain: Jangan Ikut Campur Urusan Golkar!

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menyesalkan adanya perpecahan di tubuh MKGR. Apalagi konflik itu sampai menimbulkan kericuhan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (19/9).

“Saya prihatin kalau sampai ada gejala perpecahan itu. Saya harapkan masalah MKGR ini segera selesai dan jangan sampai berlarut-larut,” kata Agung, Kamis (19/9).

Untuk diketahui, siang tadi digelar acara bertajuk Munaslub MKGR di Hotel Sultan. Forum tersebut menetapkan Fahd El Fouz sebagai ketua umum MKGR yang baru.

Namun, sejumlah pengurus MKGR mendatangi Hotel Sultan dan meminta acara tersebut dibubarkan karena bukan diselenggarakan oleh DPP. Mereka pun tetap berpegang pada hasil Mubes di Bandung yang menetapkan Roem Kono sebagai ketua umum.

“Saya kira DPD Partai Golkar akan tetap berpedoman pada aturan yang ada. Saya yakin tetap dengan pengurus yang sekarang, dengan kepemimpinan yang diketuai oleh Pak Roem Kono dan Sekjen Pak Adies Kadir. Apalagi dari kepemimpinan mereka tak ada yang salah dan tak ada keliru,” ucap Agung.

Baca Juga:  Zulkifli Ucapkan Selamat ke Ma’ruf Amin, Sikap Resmi PAN?

Agung menyoroti kehadiran dengan Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam acara di Hotel Sultan. Agung berharap ini tak ada hubungannya dengan persaingan jelang Munas Golkar nanti.

Hal lain yang membuat Agung bertambah prihatin adalah hadirnya elite politik dari partai lain di acara tersebut. Elite yang dimaksud adalah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Seperti diberitakan sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, tampak hadir dalam Munaslub versi Hotel Sultan itu. “Saya makin prihatin, ini jelas sesuatu yang tidak baik. Saya tidak tahu apa alasannya dan, kenapa MKGR tiba-tiba dimunaslubkan. Sepengetahuan saya, semua ormas pendiri Partai Golkar selama ini ok, tak ada masalah. Kok tiba-tiba di munaslubkan,” ucap Agung yang juga anggota ormas Kosgoro 1957 ini.

- Advertisement -
Baca Juga:  Kabar Terbaru dari Komisi III soal Kelanjutan RKUHP

“Semoga MKGR tetap utuh dan tidak terganggu oleh pihak-pihak yang menginginkan Golkar runtuh. Saya harap situasinya cepat kondusif dan kalau ada aspirasi berbeda sebaiknya cepat disampaikan secara konstitusional. Kesannya (dalam munaslub Hotel Sultan) seperti memaksakan,” kata Agung Laksono.

Untuk hak mengikuti Munas Golkar nanti, Agung yakin MKGR versi Roem Kono yang akan diakomodir. Pasalnya, kubu merekalah yang diakui Golkar dan pemerintah.

“Saya harapkan elit politik jangan bermain dan jangan mengobok-obok Partai Golkar. Saya kira Munas Golkar nanti tetaplah berjalan baik dan elit politik partai lain jangan ikut campur,” tegas Agung. 
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

BERITA LAINNYA

Genangan Tak Surut, Warga Keluhkan Kerusakan Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton

Selama dua bulan terakhir, Jalan Lintas Siak-Tanjung Buton di perbatasan Kampung Dosan, Kecamatan Pusako, dengan Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, masih tergenang air.

Hujan Ringan hingga Sedang Diprediksi Guyur Riau Saat Malam Takbiran

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprediksi hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah wilayah di Riau pada malam Takbiran Idulfitri 1446 H, yang jatuh pada Ahad (30/3/2025).

Bandara SSK II Pekanbaru Buka Rute Baru ke Padang dan Rengat, Mudahkan Akses Mudik

Penerbangan perdana rute Pekanbaru-Padang dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025, pukul 07:00 WIB dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Radityo Ari Purwoko, General Manager Bandara SSK II, Roni Rakhmat SSTP MSi

Gubernur Riau Abdul Wahid Gelar Open House Idulfitri, Ajak Masyarakat Jalin Silaturahmi

Gubernur Riau, Abdul Wahid, menjelaskan bahwa open house ini terbuka bagi semua kalangan tanpa ada pembatasan. Masyarakat umum dipersilakan untuk hadir dan berinteraksi langsung dengan dirinya, Wakil Gubernur, kepala OPD, serta warga lainnya.