Minggu, 26 Mei 2024

Mantapkan Langkah, Firdaus Maju Pilgubri 2024

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh ternama dari berbagai latarbelakang di Provinsi Riau mulai bermunculan untuk maju dalam perhelatan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri), berdasarkan jadwalnya dilaksanakan serentak seluruh Indonesia 27 November mendatang.

Ada dari kalangan kepala daerah aktif, mantan kepala daerah, anggota DPRD aktif, mantan anggota DPR RI, kalangan pengusaha, serta tokoh muda yang pastinya menjanjikan akan membuat Provinsi Riau lebih bermarwah lewat kekuatan SDM dan SDA yang ada.

Salah satu sosok yang menyatakan siap maju dan bertarung pada Pilgubri 2024 adalah Dr H Firdaus MT. Beliau adalah Wali Kota Pekanbaru periode 2012-2022. Sebagai bentuk keseriusannya, Firdaus telah mendaftar ke enam Partai Politik (Parpol), yakni Nasdem, PDIP, PAN, PPP, Demokrat dan PKB.

“Dari enam parpol yang telah kami ambil formulir pendaftarannya, dua sudah kami kembalikan. Yakni PKB dan Nasdem, “ ungkap Firdaus kepada wartawan Selasa (7/5) malam.

Dia juga menegaskan sampai saat ini masih terus membangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol. “Saya bangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol. Dan punya pengalaman soal ini, apalagi yang saya pahami bahwa politik itu dinamis dan perubahan itu bisa saja terjadi sewaktu-waktu,” papar Firdaus.

- Advertisement -

Saat ditanya, apa yang mendorongnya untuk ikut kembali dalam kontestasi pilgubri 2024 ini? Firdaus menyebutkan, ialah rasa cinta kepada negeri lah yang mendorongmya untuk kembali maju pada helat Pilgubri 2024.

Baca Juga:  Kapolda Keliling Riau Bersama Ketua KPU dan Bawaslu

Tidak hanya itu, berbekal pengalaman selama 30 tahun di birokrasi dan 10 tahun menjadi pelayanan masyarakat sebagai Wali Kota Pekanbaru, ditambah beliau menyebutkan sangat paham dengan kondisi Riau dan tantangan kedepannya.

- Advertisement -

“Rasa cinta dan pengalaman kami, diperkuat dengan dorongan dari kawan-kawan, tokoh masyarakat dan tokoh politik yang juga menyatakan siap mendukung kami maju di Pilgubri ini,” ungkapnya.

Ditnaya soal pilihan, apalah maju untuk Gubernur Riau (Gubri) atau Wakil Gubernur Riau (Wagubri), atau pilihan satu atau dua, Firdaus menegaskan fleksibel saja. Untuk satu siap, untuk dua pun siap. Karena pada dasarnya ialah hanya ingin mengabdi kepada negeri dan bermanfaat bagi orang banyak.

“Satu atau dua siap saja. Intinya yang diperlukan dari pasangannya nanti adalah komitmen bersama dalam satu tim (Gubri dan Wagubri). Kerja politik ini adalah kerja gotong royong. Nomor satu pemegang kebijakan, nomor dua pendamping. Kalau kita sudah sama-sama paham akan tugas masing-masing, bisa sejalan dalam membangun daerah. Apalagi, mengabdi memberikan pelayanan kepada masyarakat dan negeri adalah salah satu bentuk ibadah juga,” tegas Firdaus.

Untuk itu juga, dia menyampaikan mengusung visi “Riau Maju Berkemajuan”. Visi ini turunan dari visi Indonesia Maju 2045 oleh Presiden RI terpilih. Dimana sebagai langkah awal, ia ingin membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Riau yang andal.

Baca Juga:  Soal Koalisi atau Oposisi, PKB Tunggu 20 Oktober

Bangsa Indonesia, menu­rut­nya, saat ini berada di masa transisi antara negera berpenghasilan menegah dengan negera berpenghasilan tinggi. Ini peluang dalam membangun daerah menjadi lebih baik. Ini masa transisi bertransformasi menjadi negera yang kuat.

“Suksesnya pemerintah pusat atas dukungan provinsi. Begitu juga suksesnya Pemerintah Provinsi didukung oleh kabupaten kota. Oleh sebab itu jika saya ikut dalam kontestasi Pilgubri, maka visi yang kami usung adalah Riau Maju Berkemajuan,” jelas Firdaus.

Membangun generasi unggul, papar Firdaus, harus didesain dengan terencana sejak saat ini. Sebab membangun SDM yang berkualitas tidak bisa dilakukan satu atau dua periode kepemimpinan, akan tetapi ini membutuhkan komitmen yang panjang.

“Kita harus membangun SDM yang unggul dan memiliki skill dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Artinya kita mengutamakan pembangunan SDM daripada SDM. Mendapatkan SDM yang unggul untuk 20 tahun yang akan datang harus dimulai dari sekarang. Intinya, dalam membangun Riau tidak bisa melihat lokal saja, tapi melihat visi nasional dan tren dunia,” kata Firdaus.

Program lainnya, ulas Firdaus, adalah memudahkan investasi masuk daerah. Sehingga akan tersedia lapangan kerja yang cukup untuk masyarakat. Karena dana pemerintah hanya stimulus 10-15 persen, sisanya adalah investasi.(gus)






Reporter: Agustiar

PEKANBARU(RIAUPOS.CO) – Sejumlah tokoh ternama dari berbagai latarbelakang di Provinsi Riau mulai bermunculan untuk maju dalam perhelatan Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri), berdasarkan jadwalnya dilaksanakan serentak seluruh Indonesia 27 November mendatang.

Ada dari kalangan kepala daerah aktif, mantan kepala daerah, anggota DPRD aktif, mantan anggota DPR RI, kalangan pengusaha, serta tokoh muda yang pastinya menjanjikan akan membuat Provinsi Riau lebih bermarwah lewat kekuatan SDM dan SDA yang ada.

Salah satu sosok yang menyatakan siap maju dan bertarung pada Pilgubri 2024 adalah Dr H Firdaus MT. Beliau adalah Wali Kota Pekanbaru periode 2012-2022. Sebagai bentuk keseriusannya, Firdaus telah mendaftar ke enam Partai Politik (Parpol), yakni Nasdem, PDIP, PAN, PPP, Demokrat dan PKB.

“Dari enam parpol yang telah kami ambil formulir pendaftarannya, dua sudah kami kembalikan. Yakni PKB dan Nasdem, “ ungkap Firdaus kepada wartawan Selasa (7/5) malam.

Dia juga menegaskan sampai saat ini masih terus membangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol. “Saya bangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol. Dan punya pengalaman soal ini, apalagi yang saya pahami bahwa politik itu dinamis dan perubahan itu bisa saja terjadi sewaktu-waktu,” papar Firdaus.

Saat ditanya, apa yang mendorongnya untuk ikut kembali dalam kontestasi pilgubri 2024 ini? Firdaus menyebutkan, ialah rasa cinta kepada negeri lah yang mendorongmya untuk kembali maju pada helat Pilgubri 2024.

Baca Juga:  Rapimnas Golkar Perdana di Bawah Kepemimpinan Airlangga Digelar

Tidak hanya itu, berbekal pengalaman selama 30 tahun di birokrasi dan 10 tahun menjadi pelayanan masyarakat sebagai Wali Kota Pekanbaru, ditambah beliau menyebutkan sangat paham dengan kondisi Riau dan tantangan kedepannya.

“Rasa cinta dan pengalaman kami, diperkuat dengan dorongan dari kawan-kawan, tokoh masyarakat dan tokoh politik yang juga menyatakan siap mendukung kami maju di Pilgubri ini,” ungkapnya.

Ditnaya soal pilihan, apalah maju untuk Gubernur Riau (Gubri) atau Wakil Gubernur Riau (Wagubri), atau pilihan satu atau dua, Firdaus menegaskan fleksibel saja. Untuk satu siap, untuk dua pun siap. Karena pada dasarnya ialah hanya ingin mengabdi kepada negeri dan bermanfaat bagi orang banyak.

“Satu atau dua siap saja. Intinya yang diperlukan dari pasangannya nanti adalah komitmen bersama dalam satu tim (Gubri dan Wagubri). Kerja politik ini adalah kerja gotong royong. Nomor satu pemegang kebijakan, nomor dua pendamping. Kalau kita sudah sama-sama paham akan tugas masing-masing, bisa sejalan dalam membangun daerah. Apalagi, mengabdi memberikan pelayanan kepada masyarakat dan negeri adalah salah satu bentuk ibadah juga,” tegas Firdaus.

Untuk itu juga, dia menyampaikan mengusung visi “Riau Maju Berkemajuan”. Visi ini turunan dari visi Indonesia Maju 2045 oleh Presiden RI terpilih. Dimana sebagai langkah awal, ia ingin membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di Riau yang andal.

Baca Juga:  Datangi Siswa SMA Santa Maria, Ajak Jauhi Narkoba Hingga Wujudkan Pemilu Damai

Bangsa Indonesia, menu­rut­nya, saat ini berada di masa transisi antara negera berpenghasilan menegah dengan negera berpenghasilan tinggi. Ini peluang dalam membangun daerah menjadi lebih baik. Ini masa transisi bertransformasi menjadi negera yang kuat.

“Suksesnya pemerintah pusat atas dukungan provinsi. Begitu juga suksesnya Pemerintah Provinsi didukung oleh kabupaten kota. Oleh sebab itu jika saya ikut dalam kontestasi Pilgubri, maka visi yang kami usung adalah Riau Maju Berkemajuan,” jelas Firdaus.

Membangun generasi unggul, papar Firdaus, harus didesain dengan terencana sejak saat ini. Sebab membangun SDM yang berkualitas tidak bisa dilakukan satu atau dua periode kepemimpinan, akan tetapi ini membutuhkan komitmen yang panjang.

“Kita harus membangun SDM yang unggul dan memiliki skill dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Artinya kita mengutamakan pembangunan SDM daripada SDM. Mendapatkan SDM yang unggul untuk 20 tahun yang akan datang harus dimulai dari sekarang. Intinya, dalam membangun Riau tidak bisa melihat lokal saja, tapi melihat visi nasional dan tren dunia,” kata Firdaus.

Program lainnya, ulas Firdaus, adalah memudahkan investasi masuk daerah. Sehingga akan tersedia lapangan kerja yang cukup untuk masyarakat. Karena dana pemerintah hanya stimulus 10-15 persen, sisanya adalah investasi.(gus)






Reporter: Agustiar
Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari