Jumat, 4 April 2025
spot_img

Soal Penundaan Pemilu 2024, Jokowi Berjanji Akan Tegakkan Konstitusi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Merespons wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, Presiden Joko Widodo menyatakan akan tetap berpegang teguh kepada konstitusi.

Ia menyampaikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 membatasi masa jabatan presiden dua periode. Dia akan taat kepada aturan itu.

"Saya adalah presiden yang dipilih melalui sistem demokrasi," kata Jokowi dikutip dari Nikkei Asia, Rabu (9/3/2022).

"Konstitusi memandatkan masa jabatan presiden maksimal dua periode. Saya akan selalu menegakkan konstitusi," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga berbicara soal rencana pemindahan ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur. Ia bilang Indonesia perlu magnet baru untuk menarik orang dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga:  Jangan Kaburkan Sejarah Perjuangan Ratu Kalinyamat

Mantan Wali Kota Solo itu berkata, pertumbuhan selama ini berpusat di Pulau Jawa. Dia menilai perlu kebijakan baru untuk meratakan pembangunan ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Ini proyek 15 hingga 20 tahun dan bukan sekadar mengonstruksi, membangun, dan memindahkan," ucapnya.

"Kami mau membangun etika kerja baru, pola pikir baru, sebagai pondasi ekonomi baru," imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah pimpinan partai politik koalisi pemerintah mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkata Indonesia masih perlu pemulihan karena pandemi Covid-19.

Gagasan itu didukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang mengklaim mendengar aspirasi rakyat. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bahkan membawa-bawa perang Ukraina dengan Rusia untuk mendorong penundaan pemilu.

Baca Juga:  Bawaslu Rohil Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Panwascam dan Sekretariat

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Merespons wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, Presiden Joko Widodo menyatakan akan tetap berpegang teguh kepada konstitusi.

Ia menyampaikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 membatasi masa jabatan presiden dua periode. Dia akan taat kepada aturan itu.

"Saya adalah presiden yang dipilih melalui sistem demokrasi," kata Jokowi dikutip dari Nikkei Asia, Rabu (9/3/2022).

"Konstitusi memandatkan masa jabatan presiden maksimal dua periode. Saya akan selalu menegakkan konstitusi," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga berbicara soal rencana pemindahan ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur. Ia bilang Indonesia perlu magnet baru untuk menarik orang dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga:  Golkar Takut Gerindra Jadi Musuh Dalam Selimut

Mantan Wali Kota Solo itu berkata, pertumbuhan selama ini berpusat di Pulau Jawa. Dia menilai perlu kebijakan baru untuk meratakan pembangunan ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Ini proyek 15 hingga 20 tahun dan bukan sekadar mengonstruksi, membangun, dan memindahkan," ucapnya.

"Kami mau membangun etika kerja baru, pola pikir baru, sebagai pondasi ekonomi baru," imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah pimpinan partai politik koalisi pemerintah mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkata Indonesia masih perlu pemulihan karena pandemi Covid-19.

Gagasan itu didukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang mengklaim mendengar aspirasi rakyat. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bahkan membawa-bawa perang Ukraina dengan Rusia untuk mendorong penundaan pemilu.

Baca Juga:  PDIP: Kewenangan soal Calon Presiden di Tangan Megawati

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Soal Penundaan Pemilu 2024, Jokowi Berjanji Akan Tegakkan Konstitusi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Merespons wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, Presiden Joko Widodo menyatakan akan tetap berpegang teguh kepada konstitusi.

Ia menyampaikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 membatasi masa jabatan presiden dua periode. Dia akan taat kepada aturan itu.

"Saya adalah presiden yang dipilih melalui sistem demokrasi," kata Jokowi dikutip dari Nikkei Asia, Rabu (9/3/2022).

"Konstitusi memandatkan masa jabatan presiden maksimal dua periode. Saya akan selalu menegakkan konstitusi," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga berbicara soal rencana pemindahan ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur. Ia bilang Indonesia perlu magnet baru untuk menarik orang dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga:  Demokrat Puji Megawati yang Tegas Tolak Penundaan Pemilu

Mantan Wali Kota Solo itu berkata, pertumbuhan selama ini berpusat di Pulau Jawa. Dia menilai perlu kebijakan baru untuk meratakan pembangunan ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Ini proyek 15 hingga 20 tahun dan bukan sekadar mengonstruksi, membangun, dan memindahkan," ucapnya.

"Kami mau membangun etika kerja baru, pola pikir baru, sebagai pondasi ekonomi baru," imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah pimpinan partai politik koalisi pemerintah mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkata Indonesia masih perlu pemulihan karena pandemi Covid-19.

Gagasan itu didukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang mengklaim mendengar aspirasi rakyat. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bahkan membawa-bawa perang Ukraina dengan Rusia untuk mendorong penundaan pemilu.

Baca Juga:  Pengamat: PAN Hanya Ban Serep Pilpres 2021 dalam Koalisi Jokowi

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Merespons wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan presiden, Presiden Joko Widodo menyatakan akan tetap berpegang teguh kepada konstitusi.

Ia menyampaikan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 membatasi masa jabatan presiden dua periode. Dia akan taat kepada aturan itu.

"Saya adalah presiden yang dipilih melalui sistem demokrasi," kata Jokowi dikutip dari Nikkei Asia, Rabu (9/3/2022).

"Konstitusi memandatkan masa jabatan presiden maksimal dua periode. Saya akan selalu menegakkan konstitusi," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga berbicara soal rencana pemindahan ibu kota negara ke Nusantara di Kalimantan Timur. Ia bilang Indonesia perlu magnet baru untuk menarik orang dan aktivitas ekonomi.

Baca Juga:  Golkar Takut Gerindra Jadi Musuh Dalam Selimut

Mantan Wali Kota Solo itu berkata, pertumbuhan selama ini berpusat di Pulau Jawa. Dia menilai perlu kebijakan baru untuk meratakan pembangunan ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Ini proyek 15 hingga 20 tahun dan bukan sekadar mengonstruksi, membangun, dan memindahkan," ucapnya.

"Kami mau membangun etika kerja baru, pola pikir baru, sebagai pondasi ekonomi baru," imbuhnya.

Sebelumnya, sejumlah pimpinan partai politik koalisi pemerintah mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berkata Indonesia masih perlu pemulihan karena pandemi Covid-19.

Gagasan itu didukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang mengklaim mendengar aspirasi rakyat. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bahkan membawa-bawa perang Ukraina dengan Rusia untuk mendorong penundaan pemilu.

Baca Juga:  Bawaslu Rohil Rakor Peningkatan Kapasitas SDM Panwascam dan Sekretariat

Sumber: JPNN/News/CNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari