Sabtu, 21 Maret 2026
- Advertisement -

Dosen FT Univrab Edukasi Penerapan Teknologi Pengelolaan Air Bersih

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik Universitas Abdurrab (Univrab) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa telah melakukan edukasi penerapan teknologi sederhana pengelolaan air bersih menggunakan arang di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quds Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Diketahui bahwa kualitas air sumur atau air tanah yang berada di Ponpes Al Quds keruh dan berwarna kekuningan. Air seperti ini tidak memenuhi syarat kesehatan untuk diminum. Bahkan sepertinya tidak memenuhi syarat kebersihan untuk digunakan mencuci atau keperluan rumah tangga lainnya.

Untuk itu, Tim PKM Univrab yang di ketuai Rahmat Tisnawan SSi MT, dengan anggota Dr Doni Rinaldi Basri ST MT, Dr Ahmad Kurnain ST MM, Alfin Surya SSi MSi, Suci Shinta Lestari SSos MIK, Muhammad Yazid MEng, Rizki Ramadhan Husaini MT bersama mahasiswa Muhammad Aldi Irfan dan Windi Dwi Rahayu mengedukasi dan melakukan penerapan teknologi sederhana di Ponpes Al Quds. Mereka menerapkan pengelolaan air bersih menggunakan arang.

Baca Juga:  771 Peserta Ikuti Olimpiade Fisika Himapefsii Unri

Ketua Tim PKM Univrab Rahmat Tisnawan SSi MT mengatakan, PKM ini bertujuan untuk mengadakan suatu sistem penyaring air untuk menghasilkan air yang bersih dan dapat digunakan untuk air minum (setelah dimasak) dan untuk kegunaan rumah tangga seperti memasak, mencuci, dan sebagainya.

“Komponen utama penyaring yang dikembangkan adalah saringan yang terbuat dari bahan-bahan yang sederhana, dengan menggunakan arang,” jelasnya kepada Riau Pos, Sabtu (26/10).

Lebih lanjut dijelaskanya, air hasil dari saringan alat tersebut tidak bebas dari bakteri. Air yang dihasilkan masih perlu dimasak jika akan diminum karena masih terdapat bakteri yang dapat membahayakan tubuh jika dikonsumsi.

“Demikian juga diperlukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan saringan tetap dapat menghasilkan air yang jernih,” tambahnya.

Baca Juga:  SDN 148 Apresiasi Murid Berprestasi Cabor Karate

Ia juga menambahkan bahwa Fakultas Teknik Universitas Abdurrab saat ini mempunyai dosen-dosen yang kompeten yang siap membantu masyarakat sesuai bidang kompetensinya tersebut.

“ Untuk itu, jangan ragu mari segera bergabung dan mendaftar ke Fakultas Teknik Univrab,” harapnya.(*1)

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik Universitas Abdurrab (Univrab) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa telah melakukan edukasi penerapan teknologi sederhana pengelolaan air bersih menggunakan arang di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quds Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Diketahui bahwa kualitas air sumur atau air tanah yang berada di Ponpes Al Quds keruh dan berwarna kekuningan. Air seperti ini tidak memenuhi syarat kesehatan untuk diminum. Bahkan sepertinya tidak memenuhi syarat kebersihan untuk digunakan mencuci atau keperluan rumah tangga lainnya.

Untuk itu, Tim PKM Univrab yang di ketuai Rahmat Tisnawan SSi MT, dengan anggota Dr Doni Rinaldi Basri ST MT, Dr Ahmad Kurnain ST MM, Alfin Surya SSi MSi, Suci Shinta Lestari SSos MIK, Muhammad Yazid MEng, Rizki Ramadhan Husaini MT bersama mahasiswa Muhammad Aldi Irfan dan Windi Dwi Rahayu mengedukasi dan melakukan penerapan teknologi sederhana di Ponpes Al Quds. Mereka menerapkan pengelolaan air bersih menggunakan arang.

Baca Juga:  Kuota Jalur Domisili pada SPMB 2025 hanya Diberi 40 Persen

Ketua Tim PKM Univrab Rahmat Tisnawan SSi MT mengatakan, PKM ini bertujuan untuk mengadakan suatu sistem penyaring air untuk menghasilkan air yang bersih dan dapat digunakan untuk air minum (setelah dimasak) dan untuk kegunaan rumah tangga seperti memasak, mencuci, dan sebagainya.

“Komponen utama penyaring yang dikembangkan adalah saringan yang terbuat dari bahan-bahan yang sederhana, dengan menggunakan arang,” jelasnya kepada Riau Pos, Sabtu (26/10).

- Advertisement -

Lebih lanjut dijelaskanya, air hasil dari saringan alat tersebut tidak bebas dari bakteri. Air yang dihasilkan masih perlu dimasak jika akan diminum karena masih terdapat bakteri yang dapat membahayakan tubuh jika dikonsumsi.

“Demikian juga diperlukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan saringan tetap dapat menghasilkan air yang jernih,” tambahnya.

- Advertisement -
Baca Juga:  Univrab Pekanbaru Raih Akreditasi Unggul untuk Prodi Kedokteran dan Profesi Dokter

Ia juga menambahkan bahwa Fakultas Teknik Universitas Abdurrab saat ini mempunyai dosen-dosen yang kompeten yang siap membantu masyarakat sesuai bidang kompetensinya tersebut.

“ Untuk itu, jangan ragu mari segera bergabung dan mendaftar ke Fakultas Teknik Univrab,” harapnya.(*1)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Teknik Universitas Abdurrab (Univrab) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa telah melakukan edukasi penerapan teknologi sederhana pengelolaan air bersih menggunakan arang di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Quds Pekanbaru, beberapa waktu lalu.

Diketahui bahwa kualitas air sumur atau air tanah yang berada di Ponpes Al Quds keruh dan berwarna kekuningan. Air seperti ini tidak memenuhi syarat kesehatan untuk diminum. Bahkan sepertinya tidak memenuhi syarat kebersihan untuk digunakan mencuci atau keperluan rumah tangga lainnya.

Untuk itu, Tim PKM Univrab yang di ketuai Rahmat Tisnawan SSi MT, dengan anggota Dr Doni Rinaldi Basri ST MT, Dr Ahmad Kurnain ST MM, Alfin Surya SSi MSi, Suci Shinta Lestari SSos MIK, Muhammad Yazid MEng, Rizki Ramadhan Husaini MT bersama mahasiswa Muhammad Aldi Irfan dan Windi Dwi Rahayu mengedukasi dan melakukan penerapan teknologi sederhana di Ponpes Al Quds. Mereka menerapkan pengelolaan air bersih menggunakan arang.

Baca Juga:  Kuota Jalur Domisili pada SPMB 2025 hanya Diberi 40 Persen

Ketua Tim PKM Univrab Rahmat Tisnawan SSi MT mengatakan, PKM ini bertujuan untuk mengadakan suatu sistem penyaring air untuk menghasilkan air yang bersih dan dapat digunakan untuk air minum (setelah dimasak) dan untuk kegunaan rumah tangga seperti memasak, mencuci, dan sebagainya.

“Komponen utama penyaring yang dikembangkan adalah saringan yang terbuat dari bahan-bahan yang sederhana, dengan menggunakan arang,” jelasnya kepada Riau Pos, Sabtu (26/10).

Lebih lanjut dijelaskanya, air hasil dari saringan alat tersebut tidak bebas dari bakteri. Air yang dihasilkan masih perlu dimasak jika akan diminum karena masih terdapat bakteri yang dapat membahayakan tubuh jika dikonsumsi.

“Demikian juga diperlukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan saringan tetap dapat menghasilkan air yang jernih,” tambahnya.

Baca Juga:  Gubri Abdul Wahid Siapkan Pendidikan Gratis dan Beasiswa untuk Santri dan Guru Madrasah

Ia juga menambahkan bahwa Fakultas Teknik Universitas Abdurrab saat ini mempunyai dosen-dosen yang kompeten yang siap membantu masyarakat sesuai bidang kompetensinya tersebut.

“ Untuk itu, jangan ragu mari segera bergabung dan mendaftar ke Fakultas Teknik Univrab,” harapnya.(*1)

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari