Ilustrasi murid SMA. (Jawapos.com)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau resmi mengumumkan hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (22/6). Sebanyak 70.616 calon murid dinyatakan lulus seleksi, sementara peserta yang belum berhasil diterima masih memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan melalui Jalur BOSDA Afirmasi Swasta yang menyediakan 2.179 kursi.
Informasi mengenai hasil seleksi, jadwal pendaftaran sekolah swasta mitra, daftar satuan pendidikan pelaksana BOSDA Afirmasi Swasta, hingga tata cara pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi SPMB Riau.
Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, mengimbau calon murid dan orang tua agar tidak berkecil hati apabila belum diterima di sekolah negeri yang dituju.
“Kami mengimbau kepada calon murid dan orang tua agar tidak berkecil hati apabila belum diterima di sekolah negeri pilihan. Pemerintah Provinsi Riau telah menyiapkan sekolah swasta mitra melalui Program BOSDA Afirmasi sehingga peserta didik tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya,” ujarnya, Senin (22/6).
Melalui program tersebut, biaya pendidikan bagi peserta didik yang diterima di sekolah swasta mitra BOSDA Afirmasi akan ditanggung pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Total kuota yang disediakan mencapai 2.179 kursi, terdiri dari 424 kursi untuk SMA swasta dan 1.755 kursi untuk SMK swasta yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Pendaftaran sekaligus pemilihan sekolah pada Jalur BOSDA Afirmasi Swasta telah dibuka sejak Senin (22/6) dan akan berlangsung hingga 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.
Kesempatan tersebut diperuntukkan bagi calon murid yang belum diterima di SMA Negeri maupun SMK Negeri pada pelaksanaan SPMB tahun ini.
Erisman menegaskan bahwa Program BOSDA Afirmasi Swasta menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Riau dalam menjamin akses pendidikan menengah bagi seluruh lulusan SMP dan MTs.
“Program ini tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerataan peserta didik antara sekolah negeri dan swasta. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” katanya.
Sementara itu, hasil seleksi SPMB SMA dan SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 dapat diakses melalui portal resmi yang telah disediakan oleh panitia.
Pelaksanaan SPMB tahun ini dilakukan berdasarkan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan sesuai Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.131/II/2026 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru pada jenjang SMA dan SMK di Provinsi Riau.
Menurut Erisman, seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka melalui sistem daring sehingga masyarakat dapat memantau proses penerimaan secara langsung.
“SPMB tahun ini berjalan baik, transparan, objektif, dan akuntabel. Seluruh tahapan dilakukan terbuka melalui sistem daring. Masyarakat bisa memantau proses seleksi secara langsung,” ujarnya. (dof)
Mahasiswa Umri menjadi korban pemukulan saat aksi di DPRD Riau. IMM Pekanbaru mendesak aparat mengusut…
Longsor menutup jalur Padang–Bukittinggi di Lembah Anai. Akses dua arah ditutup total sementara demi keselamatan…
Pendaftaran SPMB SMP negeri Pekanbaru hampir berakhir. Jalur domisili mencapai 98 persen, sementara kuota sekolah…
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…