Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Pekanbaru menyaksikan penandatanganan oleh Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Sulastri Agung saat acara pelantikan kepengurusan Saka, Sako dan Kwarran se-Kwarcab Kota Pekanbaru, Jumat (7/8/2026). (Kwarcab Gerakan Pramuka Pekanbaru untuk riau pos)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gerakan Pramuka di Kota Pekanbaru didorong untuk mengambil peran lebih luas dalam pembangunan lingkungan. Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM ingin Pramuka tidak hanya dikenal sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda, tetapi juga menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan program green city atau kota hijau.
Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru mengajak seluruh pengurus, anggota dan kader Pramuka ikut ambil bagian dalam mewujudkan program tersebut.
Dorongan itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan kepengurusan Satuan Karya (Saka), Satuan Komunitas (Sako) dan Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Pekanbaru masa bakti 2025-2030 di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu, Jumat (7/8).
Menurut Agung, Pramuka memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor kegiatan pembangunan yang berkaitan dengan lingkungan. Karena itu, keterlibatan mereka dalam program green city Pekanbaru diharapkan diwujudkan melalui aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.
”Kita ingin Pramuka ini menjadi pelopor utama program green city atau yang lebih spesifiknya lagi Pekanbaru Lestari,” ujar Agung.
Salah satu langkah yang dinilai bisa segera dilakukan adalah menggerakkan seluruh gugus depan (gudep) di Kota Pekanbaru untuk menanam sekaligus merawat pohon.
Agung bahkan mendorong setiap gudep memiliki target sedikitnya 100 pohon untuk ditanam dan dirawat. Dengan jumlah gudep yang cukup banyak, gerakan tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penghijauan Kota Pekanbaru.
”Semua gudep, minimalnya bisa menanam dan merawat 100 pohon,” ucapnya.
Ia menegaskan, mewujudkan kota hijau bukan pekerjaan yang hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat secara luas juga dibutuhkan, termasuk generasi muda yang berada dalam Gerakan Pramuka.
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Hj Sulastri Agung SSos MH melantik secara langsung kepengurusan Saka, Sako dan Kwarran masa bakti 2025-2030.
Pelantikan seluruh kepengurusan tersebut dilaksanakan secara serentak di Aula Bank Riau Kepri Syariah Menara Dang Merdu dan disaksikan Agung Nugroho sebagai Ketua Mabicab Pramuka Kota Pekanbaru.
Sulastri mengatakan, pelantikan serentak tersebut menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali berbagai satuan kepramukaan di Kota Pekanbaru.
Menurutnya, momen tersebut juga menjadi sejarah baru bagi Gerakan Pramuka Pekanbaru. Sebab, tidak seluruh Saka sebelumnya berada dalam kondisi aktif. Bahkan, terdapat satuan yang belum pernah aktif dan kini kembali diupayakan untuk berjalan.
”Pelantikan serentak ini merupakan sejarah. Karena tidak semua Saka yang dilantik sudah hidup atau aktif, bahkan ada sebagian yang belum pernah aktif sama sekali dan sekarang kita aktifkan kembali,” ujarnya. (ali)
Muhammad Fazya Kurniawan dan Halda Mirsyanda terpilih sebagai Bujang Dara Meranti 2026 dan akan mewakili…
MUI mengingatkan masyarakat soal ketentuan agama dalam karnaval dan lomba Agustusan, termasuk busana serta penggunaan…
Perbaikan jalan di Pekanbaru terus dikebut. Dari target lebih dari 42 kilometer, sebanyak 23,6 kilometer…
Karhutla di Sungai Guntung Hilir, Inhu, meluas hingga 50 hektare dan sulit dipadamkan karena asap…
Kasus tiga anak diduga dieksploitasi di Pelalawan menjadi alarm perlindungan anak. Psikolog mengingatkan pentingnya peran…
Pemko Pekanbaru meraih Terbaik II Penghargaan Pembangunan Daerah Riau 2026 berkat kualitas perencanaan dan capaian…