Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Aturan Baru Handball Membuat Para Manajer Liga Inggris Pusing

LONDON (RIAUPOS.CO) – Wasit Premier League kini diminta lebih fleksibel dalam memberikan penalti akibat handball dalam pertandingan. Maklum, musim ini terlalu banyak penalti akibat handball.

Seperti dilaporkan Sky Sports, Rabu (30/9/2020), sebanyak 20 tendangan penalti tercipta sejak tiga pekan Premier League berjalan. Enam di antaranya karena handball.

Sejumlah pertandingan pun menimbulkan komtroversi, karena aturan handball yang baru. Salah satunya ketika Manchester United (MU) mendapat penalti pada masa injury time yang menentukan kemenangan 3-2 atas Brihgton & Hove Albion, Sabtu (26/9/2020).

Hal serupa juga terjadi pada laga Tottenham Hotspur kontra Newcastle United, Ahad (27/9/2020). Akibat penalti yang berasal dari handball, Tottenham gagal menang.

Baca Juga:  Diancam karena Bermain Buruk, Morata Tak Bisa Tidur

Kedua kasus itu merupakan hasil dari aturan handball yang dianggap terlalu ketat. Sejumlah pemain dan pelatih tim pun mengeluhkan situasi yang mana mereka sulit menghindar.

Dalam peraturan terbaru yang dikeluarkan Badan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), jika bola mengenai lengan bagian bawah ketiak, entah sengaja atau tidak, akan diputuskan handball.

Oleh sebab itu, pihak Premier League bakal meminta wasit agar tidak terlalu ketat dalam menghadapi situasi handball yang sulit. Apalagi jika pemain yang bersangkutan tak dapat menghindari laju bola.

Aturan handball yang baru diterapkan pada Premier League musim ini pun dirasa harus segera diubah. Para manajemen Premier League pun akan segera merapatkan persoalan ini agar bisa segera dibenahi.

Baca Juga:  Buat Blunder, Donnarumma Sudah "Diincar" Ancelotti Sejak Awal

Jika semua berjalan sesuai rencana, maka aturan handball yang baru bisa dilonggarkan pada pekan keempat Premier League.

"Para manajer mengeluhkan soal handball ini. Mungkin mereka belum terbiasa dengan aturan ini karena hampir semua liga di Eropa juga mulai menerapkannya," tulis Sky Sports.

Sumber: Sky Sports/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

LONDON (RIAUPOS.CO) – Wasit Premier League kini diminta lebih fleksibel dalam memberikan penalti akibat handball dalam pertandingan. Maklum, musim ini terlalu banyak penalti akibat handball.

Seperti dilaporkan Sky Sports, Rabu (30/9/2020), sebanyak 20 tendangan penalti tercipta sejak tiga pekan Premier League berjalan. Enam di antaranya karena handball.

Sejumlah pertandingan pun menimbulkan komtroversi, karena aturan handball yang baru. Salah satunya ketika Manchester United (MU) mendapat penalti pada masa injury time yang menentukan kemenangan 3-2 atas Brihgton & Hove Albion, Sabtu (26/9/2020).

Hal serupa juga terjadi pada laga Tottenham Hotspur kontra Newcastle United, Ahad (27/9/2020). Akibat penalti yang berasal dari handball, Tottenham gagal menang.

Baca Juga:  Jorji-Fitri Aman dari Degradasi

Kedua kasus itu merupakan hasil dari aturan handball yang dianggap terlalu ketat. Sejumlah pemain dan pelatih tim pun mengeluhkan situasi yang mana mereka sulit menghindar.

Dalam peraturan terbaru yang dikeluarkan Badan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), jika bola mengenai lengan bagian bawah ketiak, entah sengaja atau tidak, akan diputuskan handball.

Oleh sebab itu, pihak Premier League bakal meminta wasit agar tidak terlalu ketat dalam menghadapi situasi handball yang sulit. Apalagi jika pemain yang bersangkutan tak dapat menghindari laju bola.

Aturan handball yang baru diterapkan pada Premier League musim ini pun dirasa harus segera diubah. Para manajemen Premier League pun akan segera merapatkan persoalan ini agar bisa segera dibenahi.

Baca Juga:  Liga 4 Zona Riau: Wahana FC Keluar Sebagai Juara

Jika semua berjalan sesuai rencana, maka aturan handball yang baru bisa dilonggarkan pada pekan keempat Premier League.

"Para manajer mengeluhkan soal handball ini. Mungkin mereka belum terbiasa dengan aturan ini karena hampir semua liga di Eropa juga mulai menerapkannya," tulis Sky Sports.

Sumber: Sky Sports/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Aturan Baru Handball Membuat Para Manajer Liga Inggris Pusing

LONDON (RIAUPOS.CO) – Wasit Premier League kini diminta lebih fleksibel dalam memberikan penalti akibat handball dalam pertandingan. Maklum, musim ini terlalu banyak penalti akibat handball.

Seperti dilaporkan Sky Sports, Rabu (30/9/2020), sebanyak 20 tendangan penalti tercipta sejak tiga pekan Premier League berjalan. Enam di antaranya karena handball.

Sejumlah pertandingan pun menimbulkan komtroversi, karena aturan handball yang baru. Salah satunya ketika Manchester United (MU) mendapat penalti pada masa injury time yang menentukan kemenangan 3-2 atas Brihgton & Hove Albion, Sabtu (26/9/2020).

Hal serupa juga terjadi pada laga Tottenham Hotspur kontra Newcastle United, Ahad (27/9/2020). Akibat penalti yang berasal dari handball, Tottenham gagal menang.

Baca Juga:  Liga 4 Zona Riau: Wahana FC Keluar Sebagai Juara

Kedua kasus itu merupakan hasil dari aturan handball yang dianggap terlalu ketat. Sejumlah pemain dan pelatih tim pun mengeluhkan situasi yang mana mereka sulit menghindar.

Dalam peraturan terbaru yang dikeluarkan Badan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), jika bola mengenai lengan bagian bawah ketiak, entah sengaja atau tidak, akan diputuskan handball.

Oleh sebab itu, pihak Premier League bakal meminta wasit agar tidak terlalu ketat dalam menghadapi situasi handball yang sulit. Apalagi jika pemain yang bersangkutan tak dapat menghindari laju bola.

Aturan handball yang baru diterapkan pada Premier League musim ini pun dirasa harus segera diubah. Para manajemen Premier League pun akan segera merapatkan persoalan ini agar bisa segera dibenahi.

Baca Juga:  Jerman Mengamuk, Gasak Portugal 4-2

Jika semua berjalan sesuai rencana, maka aturan handball yang baru bisa dilonggarkan pada pekan keempat Premier League.

"Para manajer mengeluhkan soal handball ini. Mungkin mereka belum terbiasa dengan aturan ini karena hampir semua liga di Eropa juga mulai menerapkannya," tulis Sky Sports.

Sumber: Sky Sports/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

LONDON (RIAUPOS.CO) – Wasit Premier League kini diminta lebih fleksibel dalam memberikan penalti akibat handball dalam pertandingan. Maklum, musim ini terlalu banyak penalti akibat handball.

Seperti dilaporkan Sky Sports, Rabu (30/9/2020), sebanyak 20 tendangan penalti tercipta sejak tiga pekan Premier League berjalan. Enam di antaranya karena handball.

Sejumlah pertandingan pun menimbulkan komtroversi, karena aturan handball yang baru. Salah satunya ketika Manchester United (MU) mendapat penalti pada masa injury time yang menentukan kemenangan 3-2 atas Brihgton & Hove Albion, Sabtu (26/9/2020).

Hal serupa juga terjadi pada laga Tottenham Hotspur kontra Newcastle United, Ahad (27/9/2020). Akibat penalti yang berasal dari handball, Tottenham gagal menang.

Baca Juga:  Jerman Mengamuk, Gasak Portugal 4-2

Kedua kasus itu merupakan hasil dari aturan handball yang dianggap terlalu ketat. Sejumlah pemain dan pelatih tim pun mengeluhkan situasi yang mana mereka sulit menghindar.

Dalam peraturan terbaru yang dikeluarkan Badan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB), jika bola mengenai lengan bagian bawah ketiak, entah sengaja atau tidak, akan diputuskan handball.

Oleh sebab itu, pihak Premier League bakal meminta wasit agar tidak terlalu ketat dalam menghadapi situasi handball yang sulit. Apalagi jika pemain yang bersangkutan tak dapat menghindari laju bola.

Aturan handball yang baru diterapkan pada Premier League musim ini pun dirasa harus segera diubah. Para manajemen Premier League pun akan segera merapatkan persoalan ini agar bisa segera dibenahi.

Baca Juga:  Positif Corona, Pogba Tak Masuk Skuad Prancis

Jika semua berjalan sesuai rencana, maka aturan handball yang baru bisa dilonggarkan pada pekan keempat Premier League.

"Para manajer mengeluhkan soal handball ini. Mungkin mereka belum terbiasa dengan aturan ini karena hampir semua liga di Eropa juga mulai menerapkannya," tulis Sky Sports.

Sumber: Sky Sports/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari