Minggu, 6 April 2025
spot_img

Pelatih Portugal Heran Timnya Diimbangi Serbia

BEOGRAD (RIAUPOS.CO) – Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, mengaku heran timnya gagal meraih kemenangan kontra Serbia pada matchday kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Stadion Rajko Mitic, Ahad  (28/3/2021) dini hari WIB. Setelah sempat unggul dua gol, Selecao das Quinas hanya bisa imbang 2-2 di laga itu. 

Semuanya seolah bakal mudah saat Portugal sudah memulai laga dengan sangat baik dan memimpin dua gol lewat  Diogo Jota pada menit kesebelas dan 36. Namun, Serbia bisa menyamakan kedudukan lewat Aleksandar Mitrovic (46) dan Filip Kostic. Keduanya berhasil mencetak gol berkat assist yang diberikan Nemanja Radonjic, yang masuk di awal babak kedua. 

Baca Juga:  Ronaldo Tak Remehkan Makedonia Utara yang Singkirkan Italia

Masuknya Radonjic dianggap mampu mengubah permainan tim asuhan legenda Yugoslavia, Dragan Stojkovic tersebut. Santos kemudian menilai timnya lengah dan tak mengatisipasi perubahan permainan Serbia pada babak kedua. 

“Mengapa kami membiarkan Serbia menyamakan kedudukan? Saya tak bisa menjelaskannya. Saya tak dapat menemukan alasannya. Kami sudah mempelajari permainan Serbia,” kata Santos dikutip Mirror. 

“Kami tahu mereka akan bermain seperti pada babak pertama. Tetapi, mereka juga bisa beradaptasi. Saya sudah memperingatkan pemain mengenai hal itu. Serbia memulai babak kedua dengan baik dan mencetak gol. Mereka lalu menyamakan skor,” ujarnya. 

Sebenarnya, Portugal bisa mencetak gol tambahan pada injury time, tepatnya di menit 90+3, melalui Cristiano Ronaldo. Namun, gol itu tak dianggap karena wasit tak melihatnya meski bola sudah melewati garis gawang Serbia. 

Baca Juga:  Tim Juara Soeratin Riau Diminta Lakukan Persiapan

Anehnya, tidak ada teknologi garis gawang dan juga Video Assistant Referee (VAR) di laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Sehingga, protes Portugal pun tak digubris. 

Hasil ini pun membuat Portugal berada di posisi kedua Grup A di belakang Serbia. Jumlah poin mereka sama-sama empat. Namun, produktivitas gol Serbia lebih baik. 

Sebelum melawan Serbia, Portugal pun kelihatan kesulitan saat hanya menang 1-0 atas tim kecil Azerbaijan. Dalam dua pertandingan Portugal tersebut, kontribusi Ronaldo dipertanyakan. Selain tak mencetak gol, permainan Ronaldo juga kurang greget.

Sumber: Mirror/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

BEOGRAD (RIAUPOS.CO) – Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, mengaku heran timnya gagal meraih kemenangan kontra Serbia pada matchday kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Stadion Rajko Mitic, Ahad  (28/3/2021) dini hari WIB. Setelah sempat unggul dua gol, Selecao das Quinas hanya bisa imbang 2-2 di laga itu. 

Semuanya seolah bakal mudah saat Portugal sudah memulai laga dengan sangat baik dan memimpin dua gol lewat  Diogo Jota pada menit kesebelas dan 36. Namun, Serbia bisa menyamakan kedudukan lewat Aleksandar Mitrovic (46) dan Filip Kostic. Keduanya berhasil mencetak gol berkat assist yang diberikan Nemanja Radonjic, yang masuk di awal babak kedua. 

Baca Juga:  Gol Riki Bawa PSPS Unggul di Babak Pertama

Masuknya Radonjic dianggap mampu mengubah permainan tim asuhan legenda Yugoslavia, Dragan Stojkovic tersebut. Santos kemudian menilai timnya lengah dan tak mengatisipasi perubahan permainan Serbia pada babak kedua. 

“Mengapa kami membiarkan Serbia menyamakan kedudukan? Saya tak bisa menjelaskannya. Saya tak dapat menemukan alasannya. Kami sudah mempelajari permainan Serbia,” kata Santos dikutip Mirror. 

“Kami tahu mereka akan bermain seperti pada babak pertama. Tetapi, mereka juga bisa beradaptasi. Saya sudah memperingatkan pemain mengenai hal itu. Serbia memulai babak kedua dengan baik dan mencetak gol. Mereka lalu menyamakan skor,” ujarnya. 

Sebenarnya, Portugal bisa mencetak gol tambahan pada injury time, tepatnya di menit 90+3, melalui Cristiano Ronaldo. Namun, gol itu tak dianggap karena wasit tak melihatnya meski bola sudah melewati garis gawang Serbia. 

Baca Juga:  Kalahkan MU, Liverpool Semakin Menjauhi Pesaing

Anehnya, tidak ada teknologi garis gawang dan juga Video Assistant Referee (VAR) di laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Sehingga, protes Portugal pun tak digubris. 

Hasil ini pun membuat Portugal berada di posisi kedua Grup A di belakang Serbia. Jumlah poin mereka sama-sama empat. Namun, produktivitas gol Serbia lebih baik. 

Sebelum melawan Serbia, Portugal pun kelihatan kesulitan saat hanya menang 1-0 atas tim kecil Azerbaijan. Dalam dua pertandingan Portugal tersebut, kontribusi Ronaldo dipertanyakan. Selain tak mencetak gol, permainan Ronaldo juga kurang greget.

Sumber: Mirror/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Pelatih Portugal Heran Timnya Diimbangi Serbia

BEOGRAD (RIAUPOS.CO) – Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, mengaku heran timnya gagal meraih kemenangan kontra Serbia pada matchday kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Stadion Rajko Mitic, Ahad  (28/3/2021) dini hari WIB. Setelah sempat unggul dua gol, Selecao das Quinas hanya bisa imbang 2-2 di laga itu. 

Semuanya seolah bakal mudah saat Portugal sudah memulai laga dengan sangat baik dan memimpin dua gol lewat  Diogo Jota pada menit kesebelas dan 36. Namun, Serbia bisa menyamakan kedudukan lewat Aleksandar Mitrovic (46) dan Filip Kostic. Keduanya berhasil mencetak gol berkat assist yang diberikan Nemanja Radonjic, yang masuk di awal babak kedua. 

Baca Juga:  Gol Riki Bawa PSPS Unggul di Babak Pertama

Masuknya Radonjic dianggap mampu mengubah permainan tim asuhan legenda Yugoslavia, Dragan Stojkovic tersebut. Santos kemudian menilai timnya lengah dan tak mengatisipasi perubahan permainan Serbia pada babak kedua. 

“Mengapa kami membiarkan Serbia menyamakan kedudukan? Saya tak bisa menjelaskannya. Saya tak dapat menemukan alasannya. Kami sudah mempelajari permainan Serbia,” kata Santos dikutip Mirror. 

“Kami tahu mereka akan bermain seperti pada babak pertama. Tetapi, mereka juga bisa beradaptasi. Saya sudah memperingatkan pemain mengenai hal itu. Serbia memulai babak kedua dengan baik dan mencetak gol. Mereka lalu menyamakan skor,” ujarnya. 

Sebenarnya, Portugal bisa mencetak gol tambahan pada injury time, tepatnya di menit 90+3, melalui Cristiano Ronaldo. Namun, gol itu tak dianggap karena wasit tak melihatnya meski bola sudah melewati garis gawang Serbia. 

Baca Juga:  Pengakuan Kiper Korban Tangan Tuhan, Maradona Hebat tapi Tidak Sportif

Anehnya, tidak ada teknologi garis gawang dan juga Video Assistant Referee (VAR) di laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Sehingga, protes Portugal pun tak digubris. 

Hasil ini pun membuat Portugal berada di posisi kedua Grup A di belakang Serbia. Jumlah poin mereka sama-sama empat. Namun, produktivitas gol Serbia lebih baik. 

Sebelum melawan Serbia, Portugal pun kelihatan kesulitan saat hanya menang 1-0 atas tim kecil Azerbaijan. Dalam dua pertandingan Portugal tersebut, kontribusi Ronaldo dipertanyakan. Selain tak mencetak gol, permainan Ronaldo juga kurang greget.

Sumber: Mirror/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

BEOGRAD (RIAUPOS.CO) – Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, mengaku heran timnya gagal meraih kemenangan kontra Serbia pada matchday kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Stadion Rajko Mitic, Ahad  (28/3/2021) dini hari WIB. Setelah sempat unggul dua gol, Selecao das Quinas hanya bisa imbang 2-2 di laga itu. 

Semuanya seolah bakal mudah saat Portugal sudah memulai laga dengan sangat baik dan memimpin dua gol lewat  Diogo Jota pada menit kesebelas dan 36. Namun, Serbia bisa menyamakan kedudukan lewat Aleksandar Mitrovic (46) dan Filip Kostic. Keduanya berhasil mencetak gol berkat assist yang diberikan Nemanja Radonjic, yang masuk di awal babak kedua. 

Baca Juga:  Pengakuan Kiper Korban Tangan Tuhan, Maradona Hebat tapi Tidak Sportif

Masuknya Radonjic dianggap mampu mengubah permainan tim asuhan legenda Yugoslavia, Dragan Stojkovic tersebut. Santos kemudian menilai timnya lengah dan tak mengatisipasi perubahan permainan Serbia pada babak kedua. 

“Mengapa kami membiarkan Serbia menyamakan kedudukan? Saya tak bisa menjelaskannya. Saya tak dapat menemukan alasannya. Kami sudah mempelajari permainan Serbia,” kata Santos dikutip Mirror. 

“Kami tahu mereka akan bermain seperti pada babak pertama. Tetapi, mereka juga bisa beradaptasi. Saya sudah memperingatkan pemain mengenai hal itu. Serbia memulai babak kedua dengan baik dan mencetak gol. Mereka lalu menyamakan skor,” ujarnya. 

Sebenarnya, Portugal bisa mencetak gol tambahan pada injury time, tepatnya di menit 90+3, melalui Cristiano Ronaldo. Namun, gol itu tak dianggap karena wasit tak melihatnya meski bola sudah melewati garis gawang Serbia. 

Baca Juga:  APPI Tetap Ngotot Salahkan PSPS

Anehnya, tidak ada teknologi garis gawang dan juga Video Assistant Referee (VAR) di laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Sehingga, protes Portugal pun tak digubris. 

Hasil ini pun membuat Portugal berada di posisi kedua Grup A di belakang Serbia. Jumlah poin mereka sama-sama empat. Namun, produktivitas gol Serbia lebih baik. 

Sebelum melawan Serbia, Portugal pun kelihatan kesulitan saat hanya menang 1-0 atas tim kecil Azerbaijan. Dalam dua pertandingan Portugal tersebut, kontribusi Ronaldo dipertanyakan. Selain tak mencetak gol, permainan Ronaldo juga kurang greget.

Sumber: Mirror/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari