Selasa, 20 Januari 2026
- Advertisement -
spot_img

Kessie Menyesal Milan Gagal ke Perempatfinal

MILAN (RIAUPOS.CO) – Pemain AC Milan, Franck Kessie, tidak puas dengan kegagalan timnya melaju ke perempatfinal Liga Europa 2020-2021. AC Milan tersingkir setelah kalah 0-1 dari Manchester United (MU) pada leg kedua di San Siro, Jumat (19/3/2021), dini hari WIB.

Menurut Kessie, I Rossoneri tidak memanfaatkan hasil imbang 1-1 pada leg pertama di kandang MU, Old Trafford, dengan maksimal. Padahal, hasil imbang tanpa gol pada leg kedua sudah cukup bagi  Milan untuk lolos ke perempatfinal.

Sebagaimana diketahui, pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Akan tetapi, kedua kesebelasan gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Kegagalan  Milan mencetak gol lebih dulu dibayar mahal pada babak kedua.

Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, mengganti Marcus Rashford dengan Paul Pogba, yang baru pulih dari cedera, pada awal babak kedua demi memperkuat lini tengah. Keputusan itu terbukti jitu karena Pogba menjadi pembeda dalam pertandingan itu.

Baca Juga:  Tak Ada Kenaikan Tawaran dari Barca, Kepindahan Lewy Belum Terealisasi

Pogba mencetak gol dari sudut sempit, memanfaatkan kemelut di depan gawang AC Milan pada menit ke-48. Gol tunggal Pogba memberikan kemenangan untuk MUsekaligus mengeleminasi Milan dari jalan ke perempatfinal.

Kessie menyesalkan kegagalan  Milan untuk meraih hasil lebih baik pada leg kedua. Kessie pun menyoroti kegagalan timnya untuk menghindari kemelut pada menit ke-48 yang berujung gol Pogba. Menurut Kessie, kesalahan kecil itu membuat Milan harus angkat kaki dari Liga Europa.

“Kami sangat kecewa, karena kami tahu kami bisa melakukannya. Kami tidak memanfaatkan keuntungan dari leg pertama, karena kami setidaknya harus bermain imbang 0-0 di sini dan mencapai perempatfinal,” kata Kessie pada Sky Sport, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga:  Varane: Saya Tunggu Mbappe di Madrid

“Pada level ini, Anda membayar kesalahan. Kami seharusnya membersihkan bola lebih awal (dalam proses gol Pogba, red) dan mereka membuat kami langsung membayar,” tuturnya.

Gugur dari Liga Eropa membuat AC Milan hanya punya satu kompetisi tersisa untuk dijuarai, yaitu Liga Italia. Milan kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 56 poin. Mereka tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di posisi pertama.

Meski sulit, Milan masih berpeluang untuk menjuarai Liga Italia asalkan tidak kehilangan poin lagi pada sisa pertandingan musim ini. Terdekat, AC Milan akan melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Senin 22 Maret 2021, dini hari WIB.

Sumber: Sky Sport/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

MILAN (RIAUPOS.CO) – Pemain AC Milan, Franck Kessie, tidak puas dengan kegagalan timnya melaju ke perempatfinal Liga Europa 2020-2021. AC Milan tersingkir setelah kalah 0-1 dari Manchester United (MU) pada leg kedua di San Siro, Jumat (19/3/2021), dini hari WIB.

Menurut Kessie, I Rossoneri tidak memanfaatkan hasil imbang 1-1 pada leg pertama di kandang MU, Old Trafford, dengan maksimal. Padahal, hasil imbang tanpa gol pada leg kedua sudah cukup bagi  Milan untuk lolos ke perempatfinal.

Sebagaimana diketahui, pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Akan tetapi, kedua kesebelasan gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Kegagalan  Milan mencetak gol lebih dulu dibayar mahal pada babak kedua.

Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, mengganti Marcus Rashford dengan Paul Pogba, yang baru pulih dari cedera, pada awal babak kedua demi memperkuat lini tengah. Keputusan itu terbukti jitu karena Pogba menjadi pembeda dalam pertandingan itu.

Baca Juga:  Tak Ada Kenaikan Tawaran dari Barca, Kepindahan Lewy Belum Terealisasi

Pogba mencetak gol dari sudut sempit, memanfaatkan kemelut di depan gawang AC Milan pada menit ke-48. Gol tunggal Pogba memberikan kemenangan untuk MUsekaligus mengeleminasi Milan dari jalan ke perempatfinal.

- Advertisement -

Kessie menyesalkan kegagalan  Milan untuk meraih hasil lebih baik pada leg kedua. Kessie pun menyoroti kegagalan timnya untuk menghindari kemelut pada menit ke-48 yang berujung gol Pogba. Menurut Kessie, kesalahan kecil itu membuat Milan harus angkat kaki dari Liga Europa.

“Kami sangat kecewa, karena kami tahu kami bisa melakukannya. Kami tidak memanfaatkan keuntungan dari leg pertama, karena kami setidaknya harus bermain imbang 0-0 di sini dan mencapai perempatfinal,” kata Kessie pada Sky Sport, Jumat (19/3/2021).

- Advertisement -
Baca Juga:  PSPS Riau Amankan Satu Poin di Kandang Persikab Bandung

“Pada level ini, Anda membayar kesalahan. Kami seharusnya membersihkan bola lebih awal (dalam proses gol Pogba, red) dan mereka membuat kami langsung membayar,” tuturnya.

Gugur dari Liga Eropa membuat AC Milan hanya punya satu kompetisi tersisa untuk dijuarai, yaitu Liga Italia. Milan kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 56 poin. Mereka tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di posisi pertama.

Meski sulit, Milan masih berpeluang untuk menjuarai Liga Italia asalkan tidak kehilangan poin lagi pada sisa pertandingan musim ini. Terdekat, AC Milan akan melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Senin 22 Maret 2021, dini hari WIB.

Sumber: Sky Sport/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

MILAN (RIAUPOS.CO) – Pemain AC Milan, Franck Kessie, tidak puas dengan kegagalan timnya melaju ke perempatfinal Liga Europa 2020-2021. AC Milan tersingkir setelah kalah 0-1 dari Manchester United (MU) pada leg kedua di San Siro, Jumat (19/3/2021), dini hari WIB.

Menurut Kessie, I Rossoneri tidak memanfaatkan hasil imbang 1-1 pada leg pertama di kandang MU, Old Trafford, dengan maksimal. Padahal, hasil imbang tanpa gol pada leg kedua sudah cukup bagi  Milan untuk lolos ke perempatfinal.

Sebagaimana diketahui, pertandingan berjalan ketat sejak babak pertama. Akan tetapi, kedua kesebelasan gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir. Kegagalan  Milan mencetak gol lebih dulu dibayar mahal pada babak kedua.

Pelatih MU, Ole Gunnar Solskjaer, mengganti Marcus Rashford dengan Paul Pogba, yang baru pulih dari cedera, pada awal babak kedua demi memperkuat lini tengah. Keputusan itu terbukti jitu karena Pogba menjadi pembeda dalam pertandingan itu.

Baca Juga:  Tak Ada Kenaikan Tawaran dari Barca, Kepindahan Lewy Belum Terealisasi

Pogba mencetak gol dari sudut sempit, memanfaatkan kemelut di depan gawang AC Milan pada menit ke-48. Gol tunggal Pogba memberikan kemenangan untuk MUsekaligus mengeleminasi Milan dari jalan ke perempatfinal.

Kessie menyesalkan kegagalan  Milan untuk meraih hasil lebih baik pada leg kedua. Kessie pun menyoroti kegagalan timnya untuk menghindari kemelut pada menit ke-48 yang berujung gol Pogba. Menurut Kessie, kesalahan kecil itu membuat Milan harus angkat kaki dari Liga Europa.

“Kami sangat kecewa, karena kami tahu kami bisa melakukannya. Kami tidak memanfaatkan keuntungan dari leg pertama, karena kami setidaknya harus bermain imbang 0-0 di sini dan mencapai perempatfinal,” kata Kessie pada Sky Sport, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga:  Miliki 263 Juta Pengikut, Cristiano Ronaldo Mendulang Rp6,2 T dari Instagram

“Pada level ini, Anda membayar kesalahan. Kami seharusnya membersihkan bola lebih awal (dalam proses gol Pogba, red) dan mereka membuat kami langsung membayar,” tuturnya.

Gugur dari Liga Eropa membuat AC Milan hanya punya satu kompetisi tersisa untuk dijuarai, yaitu Liga Italia. Milan kini menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 56 poin. Mereka tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di posisi pertama.

Meski sulit, Milan masih berpeluang untuk menjuarai Liga Italia asalkan tidak kehilangan poin lagi pada sisa pertandingan musim ini. Terdekat, AC Milan akan melawan Fiorentina di Stadion Artemio Franchi, Senin 22 Maret 2021, dini hari WIB.

Sumber: Sky Sport/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari