Senin, 7 April 2025
spot_img

Lawan Pebulu Tangkis AS, Carolina Marin Akui Kedodoran

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Berhentinya turnamen bulu tangkis internasional selama 7 bulan ke belakang memengaruhi performa pebulu tangkis Spanyol Carolina Marin. Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu mengaku kedodoran beraksi di lapangan lantaran sudah lama tidak berkompetisi.

Hal ini diungkapkan Marin usai melakoni laga panjang melawan pebulu tangkis Amerika Serikat Beiwen Zhang di partai perempat final Denmark Terbuka 2020. Marin harus bekerja keras untuk meraih kemenangan dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-17, dan 21-14.

Dilansir laman resmi BWF, Marin mengakui performanya tidak memuaskan di hari itu. "Aku tidak bermain dengan baik. Pergerakanku buruk, dan aku betul-betul harus berkutat untuk memenangkan laga ini. Mungkin ini karena aku sudah terlalu lama tidak berkompetisi (akibat pandemi Covid-19)," ujar Marin, Sabtu (17/10).

Baca Juga:  Perpisahan Emosional Rossi di "Rumahnya"

Marin akan bersua dengan pebulu tangkis Jerman Yvone Li di partai semifinal petang hari nanti. Jika berhasil melewati babak dua besar hari ini, Marin akan melaju ke babak final dan akan bersua dengan pemenang antara pemain unggulan Jepang Nozomi Okuhara dan jagoan Kanada Michelle Li.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Berhentinya turnamen bulu tangkis internasional selama 7 bulan ke belakang memengaruhi performa pebulu tangkis Spanyol Carolina Marin. Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu mengaku kedodoran beraksi di lapangan lantaran sudah lama tidak berkompetisi.

Hal ini diungkapkan Marin usai melakoni laga panjang melawan pebulu tangkis Amerika Serikat Beiwen Zhang di partai perempat final Denmark Terbuka 2020. Marin harus bekerja keras untuk meraih kemenangan dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-17, dan 21-14.

Dilansir laman resmi BWF, Marin mengakui performanya tidak memuaskan di hari itu. "Aku tidak bermain dengan baik. Pergerakanku buruk, dan aku betul-betul harus berkutat untuk memenangkan laga ini. Mungkin ini karena aku sudah terlalu lama tidak berkompetisi (akibat pandemi Covid-19)," ujar Marin, Sabtu (17/10).

Baca Juga:  Kehilangan Tempat Utama di Chelsea, Werner Mungkin Kembali ke Bundesliga

Marin akan bersua dengan pebulu tangkis Jerman Yvone Li di partai semifinal petang hari nanti. Jika berhasil melewati babak dua besar hari ini, Marin akan melaju ke babak final dan akan bersua dengan pemenang antara pemain unggulan Jepang Nozomi Okuhara dan jagoan Kanada Michelle Li.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Lawan Pebulu Tangkis AS, Carolina Marin Akui Kedodoran

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Berhentinya turnamen bulu tangkis internasional selama 7 bulan ke belakang memengaruhi performa pebulu tangkis Spanyol Carolina Marin. Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu mengaku kedodoran beraksi di lapangan lantaran sudah lama tidak berkompetisi.

Hal ini diungkapkan Marin usai melakoni laga panjang melawan pebulu tangkis Amerika Serikat Beiwen Zhang di partai perempat final Denmark Terbuka 2020. Marin harus bekerja keras untuk meraih kemenangan dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-17, dan 21-14.

Dilansir laman resmi BWF, Marin mengakui performanya tidak memuaskan di hari itu. "Aku tidak bermain dengan baik. Pergerakanku buruk, dan aku betul-betul harus berkutat untuk memenangkan laga ini. Mungkin ini karena aku sudah terlalu lama tidak berkompetisi (akibat pandemi Covid-19)," ujar Marin, Sabtu (17/10).

Baca Juga:  Untuk Kali Pertama dalam Sejarah, Timnas Basket Indonesia Raih Emas

Marin akan bersua dengan pebulu tangkis Jerman Yvone Li di partai semifinal petang hari nanti. Jika berhasil melewati babak dua besar hari ini, Marin akan melaju ke babak final dan akan bersua dengan pemenang antara pemain unggulan Jepang Nozomi Okuhara dan jagoan Kanada Michelle Li.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Berhentinya turnamen bulu tangkis internasional selama 7 bulan ke belakang memengaruhi performa pebulu tangkis Spanyol Carolina Marin. Peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu mengaku kedodoran beraksi di lapangan lantaran sudah lama tidak berkompetisi.

Hal ini diungkapkan Marin usai melakoni laga panjang melawan pebulu tangkis Amerika Serikat Beiwen Zhang di partai perempat final Denmark Terbuka 2020. Marin harus bekerja keras untuk meraih kemenangan dalam tiga gim dengan skor 17-21, 21-17, dan 21-14.

Dilansir laman resmi BWF, Marin mengakui performanya tidak memuaskan di hari itu. "Aku tidak bermain dengan baik. Pergerakanku buruk, dan aku betul-betul harus berkutat untuk memenangkan laga ini. Mungkin ini karena aku sudah terlalu lama tidak berkompetisi (akibat pandemi Covid-19)," ujar Marin, Sabtu (17/10).

Baca Juga:  PSSI Evaluasi Simon McMenemy 

Marin akan bersua dengan pebulu tangkis Jerman Yvone Li di partai semifinal petang hari nanti. Jika berhasil melewati babak dua besar hari ini, Marin akan melaju ke babak final dan akan bersua dengan pemenang antara pemain unggulan Jepang Nozomi Okuhara dan jagoan Kanada Michelle Li.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari