Minggu, 27 April 2025
spot_img

HanGlo Gagal Juara di Orleans

ORLEANS (RIAUPOS.CO) – Dua kali berturut-turut menembus partai final. Dua kali pula duet Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja harus puas back-to-back sebagai runner-up pada tur Eropa.

Hal itu setelah HanGlo -akronim Rehan/Gloria- takluk dari duo Denmark Jesper Toft/Amalie Magelund dengan dua game langsung 17-21, 13-21 di babak final Orleans Masters 2025, yang berlangsung di Palais des Sports, Ahad (9/3).

Pada set pertama, pertarungan ketat dengan saling tempel angka hingga 12-12. Setelah itu, HanGlo tertinggal 12-17. Meski sempat memperpendek hingga 16-17, namun harus menyerah pada 17-21.

Di game kedua, lawan lebih percaya diri dan tancap gas untuk bisa memastikan kemenangan.

Lantas, apa penyebab kekalahan HanGlo? “Faktor dari non teknis sih sebenernya. Kami masih belum bisa mengatasi itu,” ungkap Rehan kepada Jawa Pos tadi malam.

Baca Juga:  Pelengkap Gelar Jojo, Fajar/Rian Back to Back

Rehan mengakui keunggulan pasangan Denmark yang dinilainya pada turnamen ini sedang on fire. “Tapi, dengan hasil di dua minggu ini memang menjadi modal yang baik untuk ke All Englad,” ujarnya.

Ya, HanGlo akhirnya masuk list untuk berlaga di All England. Di babak awal nanti menghadapi duo Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Duet ini sempat mereka kalahkan di babak 16 besar Orleans Master dengan skor 21-8, 21-17.

Rehan tak memungkiri kondisinya cukup lelah berlaga hingga babak akhir di dua pekan terakhir. “Sekarang mau fokus recovery. Semoga di All England nanti bisa kembali fit dan bermain maksimal,” harap eks duet Lisa Ayu Kusumawati itu.

Baca Juga:  Kompetisi Liga 2 Bergulir, Tiga Naga Siapkan Pemain Jebolan Liga Spanyol

Gloria menyebutkan bahwa tidak mudah bisa melewati dua final di dua pekan beruntun. Sebab, fisik dan konsentrasi cukup terkuras. “Tapi kami bermodalkan kepercayaan satu sama lain dan keyakinan di lapangan,” ucap pebulutangkis bertinggi 182 cm tersebut.(raf/bas/jpg)

ORLEANS (RIAUPOS.CO) – Dua kali berturut-turut menembus partai final. Dua kali pula duet Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja harus puas back-to-back sebagai runner-up pada tur Eropa.

Hal itu setelah HanGlo -akronim Rehan/Gloria- takluk dari duo Denmark Jesper Toft/Amalie Magelund dengan dua game langsung 17-21, 13-21 di babak final Orleans Masters 2025, yang berlangsung di Palais des Sports, Ahad (9/3).

Pada set pertama, pertarungan ketat dengan saling tempel angka hingga 12-12. Setelah itu, HanGlo tertinggal 12-17. Meski sempat memperpendek hingga 16-17, namun harus menyerah pada 17-21.

Di game kedua, lawan lebih percaya diri dan tancap gas untuk bisa memastikan kemenangan.

Lantas, apa penyebab kekalahan HanGlo? “Faktor dari non teknis sih sebenernya. Kami masih belum bisa mengatasi itu,” ungkap Rehan kepada Jawa Pos tadi malam.

Baca Juga:  Pertandingan Persahabatan, PB PTPN IV Uji Kekuatan PB RPG

Rehan mengakui keunggulan pasangan Denmark yang dinilainya pada turnamen ini sedang on fire. “Tapi, dengan hasil di dua minggu ini memang menjadi modal yang baik untuk ke All Englad,” ujarnya.

Ya, HanGlo akhirnya masuk list untuk berlaga di All England. Di babak awal nanti menghadapi duo Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Duet ini sempat mereka kalahkan di babak 16 besar Orleans Master dengan skor 21-8, 21-17.

Rehan tak memungkiri kondisinya cukup lelah berlaga hingga babak akhir di dua pekan terakhir. “Sekarang mau fokus recovery. Semoga di All England nanti bisa kembali fit dan bermain maksimal,” harap eks duet Lisa Ayu Kusumawati itu.

Baca Juga:  Koeman Optimis Barca Mampu Tanpa Lionel Messi

Gloria menyebutkan bahwa tidak mudah bisa melewati dua final di dua pekan beruntun. Sebab, fisik dan konsentrasi cukup terkuras. “Tapi kami bermodalkan kepercayaan satu sama lain dan keyakinan di lapangan,” ucap pebulutangkis bertinggi 182 cm tersebut.(raf/bas/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

HanGlo Gagal Juara di Orleans

ORLEANS (RIAUPOS.CO) – Dua kali berturut-turut menembus partai final. Dua kali pula duet Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja harus puas back-to-back sebagai runner-up pada tur Eropa.

Hal itu setelah HanGlo -akronim Rehan/Gloria- takluk dari duo Denmark Jesper Toft/Amalie Magelund dengan dua game langsung 17-21, 13-21 di babak final Orleans Masters 2025, yang berlangsung di Palais des Sports, Ahad (9/3).

Pada set pertama, pertarungan ketat dengan saling tempel angka hingga 12-12. Setelah itu, HanGlo tertinggal 12-17. Meski sempat memperpendek hingga 16-17, namun harus menyerah pada 17-21.

Di game kedua, lawan lebih percaya diri dan tancap gas untuk bisa memastikan kemenangan.

Lantas, apa penyebab kekalahan HanGlo? “Faktor dari non teknis sih sebenernya. Kami masih belum bisa mengatasi itu,” ungkap Rehan kepada Jawa Pos tadi malam.

Baca Juga:  Koeman Optimis Barca Mampu Tanpa Lionel Messi

Rehan mengakui keunggulan pasangan Denmark yang dinilainya pada turnamen ini sedang on fire. “Tapi, dengan hasil di dua minggu ini memang menjadi modal yang baik untuk ke All Englad,” ujarnya.

Ya, HanGlo akhirnya masuk list untuk berlaga di All England. Di babak awal nanti menghadapi duo Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Duet ini sempat mereka kalahkan di babak 16 besar Orleans Master dengan skor 21-8, 21-17.

Rehan tak memungkiri kondisinya cukup lelah berlaga hingga babak akhir di dua pekan terakhir. “Sekarang mau fokus recovery. Semoga di All England nanti bisa kembali fit dan bermain maksimal,” harap eks duet Lisa Ayu Kusumawati itu.

Baca Juga:  Tak Berkembang di Chelsea, Kai Havertz Menyesal?

Gloria menyebutkan bahwa tidak mudah bisa melewati dua final di dua pekan beruntun. Sebab, fisik dan konsentrasi cukup terkuras. “Tapi kami bermodalkan kepercayaan satu sama lain dan keyakinan di lapangan,” ucap pebulutangkis bertinggi 182 cm tersebut.(raf/bas/jpg)

ORLEANS (RIAUPOS.CO) – Dua kali berturut-turut menembus partai final. Dua kali pula duet Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja harus puas back-to-back sebagai runner-up pada tur Eropa.

Hal itu setelah HanGlo -akronim Rehan/Gloria- takluk dari duo Denmark Jesper Toft/Amalie Magelund dengan dua game langsung 17-21, 13-21 di babak final Orleans Masters 2025, yang berlangsung di Palais des Sports, Ahad (9/3).

Pada set pertama, pertarungan ketat dengan saling tempel angka hingga 12-12. Setelah itu, HanGlo tertinggal 12-17. Meski sempat memperpendek hingga 16-17, namun harus menyerah pada 17-21.

Di game kedua, lawan lebih percaya diri dan tancap gas untuk bisa memastikan kemenangan.

Lantas, apa penyebab kekalahan HanGlo? “Faktor dari non teknis sih sebenernya. Kami masih belum bisa mengatasi itu,” ungkap Rehan kepada Jawa Pos tadi malam.

Baca Juga:  Cina dan Jepang Jumpa di Semifinal

Rehan mengakui keunggulan pasangan Denmark yang dinilainya pada turnamen ini sedang on fire. “Tapi, dengan hasil di dua minggu ini memang menjadi modal yang baik untuk ke All Englad,” ujarnya.

Ya, HanGlo akhirnya masuk list untuk berlaga di All England. Di babak awal nanti menghadapi duo Malaysia Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Duet ini sempat mereka kalahkan di babak 16 besar Orleans Master dengan skor 21-8, 21-17.

Rehan tak memungkiri kondisinya cukup lelah berlaga hingga babak akhir di dua pekan terakhir. “Sekarang mau fokus recovery. Semoga di All England nanti bisa kembali fit dan bermain maksimal,” harap eks duet Lisa Ayu Kusumawati itu.

Baca Juga:  Rehan/Gloria dan Gregoria ke 16 Besar

Gloria menyebutkan bahwa tidak mudah bisa melewati dua final di dua pekan beruntun. Sebab, fisik dan konsentrasi cukup terkuras. “Tapi kami bermodalkan kepercayaan satu sama lain dan keyakinan di lapangan,” ucap pebulutangkis bertinggi 182 cm tersebut.(raf/bas/jpg)

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari