Jumat, 13 Februari 2026
- Advertisement -

Ayah Khabib Nurmagomedov Meninggal Dunia karena Corona

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ayah Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap, meninggal pada usia 57 tahun, Jumat (3/7). Abdulmanap berpulang setelah melakukan perang melawan virus Covid-19.

Abdulmanap positif terinveksi virus corona baru pada April lalu. Hal itu membuat dia mengalami koma. Sempat ada kabar kondisinya membaik, namun Abdulmanap kembali berada pada kondisi kritis.

Alhasil, Abdulmanap sempat diterbangkan dari Dagestan menuju ibu kota Rusia, Moskow. Setelah itu, Abdulmanap mengalami serangan jantung. Dampaknya, dia menjalani operasi baypass dan akhirnya kembali koma untuk kali kedua.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov yang juga merupakan sahabat keluarga Nurmagomedov, memastikan kabar meninggalnya Abdulmanap.

"Abdulmanap mengalami dua serangan di jantung dan otaknya," kata Kadyrov kepada situs berita Rusia, Championat.

Baca Juga:  Kesempatan Kedua Tim Kedua

"Mereka menanangi jantungnya, namun tidak otaknya. Jadi, dia masih mengalami koma. Situasinya begitu serius, jadi semuanya sudah terlambat," lanjut Kadyrov.

"Dokter sudah melakukan semua upaya yang mereka bisa, bahkan mereka sampai berusaha menghubungkannya dengan Presiden (Vladimir Putin). Namun, kondisinya begitu serius," imbuh pria 43 tahun itu.

Saat ayahnya sakit, Khabib mengungkapkan bahwa banyak anggota keluarganya yang positif terkena Covid-19. "Dalam kasus personal saya, ada lebih 20 anggota keluarga saya yang sakit karena corona," kata Khabib sebagaimana dilansir surat kabar Inggris Daily Mirror.

Beberapa pekan lalu, sebelum ayahnya meninggal, Khabib mengatakan bahwa kondisi Abdulmanap sangat meningkat. Dia lepas dari koma.

"Dia membaik. Dia membuka matanya dan sedikit merespon. Ini pertanda yang baik. Sekarang Allah yang mengontrol," ucap juara kelas ringan UFC itu.

Baca Juga:  Sukses Juara Malaysia Masters, Fajar/Rian Mantap Tatap Kejuaraan Dunia

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ayah Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap, meninggal pada usia 57 tahun, Jumat (3/7). Abdulmanap berpulang setelah melakukan perang melawan virus Covid-19.

Abdulmanap positif terinveksi virus corona baru pada April lalu. Hal itu membuat dia mengalami koma. Sempat ada kabar kondisinya membaik, namun Abdulmanap kembali berada pada kondisi kritis.

Alhasil, Abdulmanap sempat diterbangkan dari Dagestan menuju ibu kota Rusia, Moskow. Setelah itu, Abdulmanap mengalami serangan jantung. Dampaknya, dia menjalani operasi baypass dan akhirnya kembali koma untuk kali kedua.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov yang juga merupakan sahabat keluarga Nurmagomedov, memastikan kabar meninggalnya Abdulmanap.

"Abdulmanap mengalami dua serangan di jantung dan otaknya," kata Kadyrov kepada situs berita Rusia, Championat.

- Advertisement -
Baca Juga:  Liga Inggris Akan Tayang Langsung Mulai 10 Agustus 2019

"Mereka menanangi jantungnya, namun tidak otaknya. Jadi, dia masih mengalami koma. Situasinya begitu serius, jadi semuanya sudah terlambat," lanjut Kadyrov.

"Dokter sudah melakukan semua upaya yang mereka bisa, bahkan mereka sampai berusaha menghubungkannya dengan Presiden (Vladimir Putin). Namun, kondisinya begitu serius," imbuh pria 43 tahun itu.

- Advertisement -

Saat ayahnya sakit, Khabib mengungkapkan bahwa banyak anggota keluarganya yang positif terkena Covid-19. "Dalam kasus personal saya, ada lebih 20 anggota keluarga saya yang sakit karena corona," kata Khabib sebagaimana dilansir surat kabar Inggris Daily Mirror.

Beberapa pekan lalu, sebelum ayahnya meninggal, Khabib mengatakan bahwa kondisi Abdulmanap sangat meningkat. Dia lepas dari koma.

"Dia membaik. Dia membuka matanya dan sedikit merespon. Ini pertanda yang baik. Sekarang Allah yang mengontrol," ucap juara kelas ringan UFC itu.

Baca Juga:  Athletic Bilbao vs Barcelona: Kendali di Tangan Lionel Messi

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ayah Khabib Nurmagomedov, Abdulmanap, meninggal pada usia 57 tahun, Jumat (3/7). Abdulmanap berpulang setelah melakukan perang melawan virus Covid-19.

Abdulmanap positif terinveksi virus corona baru pada April lalu. Hal itu membuat dia mengalami koma. Sempat ada kabar kondisinya membaik, namun Abdulmanap kembali berada pada kondisi kritis.

Alhasil, Abdulmanap sempat diterbangkan dari Dagestan menuju ibu kota Rusia, Moskow. Setelah itu, Abdulmanap mengalami serangan jantung. Dampaknya, dia menjalani operasi baypass dan akhirnya kembali koma untuk kali kedua.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov yang juga merupakan sahabat keluarga Nurmagomedov, memastikan kabar meninggalnya Abdulmanap.

"Abdulmanap mengalami dua serangan di jantung dan otaknya," kata Kadyrov kepada situs berita Rusia, Championat.

Baca Juga:  Wasit Perempuan di Piala Dunia Bukan Kelinci Percobaan

"Mereka menanangi jantungnya, namun tidak otaknya. Jadi, dia masih mengalami koma. Situasinya begitu serius, jadi semuanya sudah terlambat," lanjut Kadyrov.

"Dokter sudah melakukan semua upaya yang mereka bisa, bahkan mereka sampai berusaha menghubungkannya dengan Presiden (Vladimir Putin). Namun, kondisinya begitu serius," imbuh pria 43 tahun itu.

Saat ayahnya sakit, Khabib mengungkapkan bahwa banyak anggota keluarganya yang positif terkena Covid-19. "Dalam kasus personal saya, ada lebih 20 anggota keluarga saya yang sakit karena corona," kata Khabib sebagaimana dilansir surat kabar Inggris Daily Mirror.

Beberapa pekan lalu, sebelum ayahnya meninggal, Khabib mengatakan bahwa kondisi Abdulmanap sangat meningkat. Dia lepas dari koma.

"Dia membaik. Dia membuka matanya dan sedikit merespon. Ini pertanda yang baik. Sekarang Allah yang mengontrol," ucap juara kelas ringan UFC itu.

Baca Juga:  Ousmane Dembele Susul Messi dan Suarez Cedera

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari