Minggu, 29 Maret 2026
- Advertisement -

Jalur Pendakian Ditutup Jelang Tahun Baru, Pendaki Marapi Putar Balik

PADANGPANJANG (RIAUPOS.CO) – Para pendaki yang hendak mendaki Gunung Marapi di Tanah Datar, Sumatera Barat terpaksa mengurungkan niatnya. 

Pemerintah setempat mengeluarkan edaran penutupan jalur pendakian pada malam tahun baru. Kebijakan tersebut membuat posko pendakian Gunung Marapi tampak sepi dibandingkan hari biasanya.  

"Edaran keluar kemarin Rabu (30/12/2020) sampai batas yang belum ditentukan," kata penjaga Pos Gunung Marapi, Valery, di lokasi, Kamis (31/12/2020). 

Menurutnya, para pendaki yang sudah telanjur berada di kawasan Gunung Merapi tidak diminta untuk turun, namun tetap dalam pengawasan. Sedangkan yang belum mulai pendakian diminta tidak melanjutkan pendakian. 

"Kalau yang dari jauh-jauh mungkin mereka istrirahat dulu sementara. Kalau yang dari sekitar sini balik arah pulang," ujarnya. 

Baca Juga:  Ini Daftar Pabrikan Otomotif yang Berhenti Produksi Sementara

Diketahui, para pendaki yang hendak mendaki Gunung Marapi pada malam tahun baru tidak dari Sumatera Barat saja. Namun juga datang dari berbagai tempat. 

"Ya putar balik karena ada larangan pendakian," kata Rahmad, salah satu pendaki dari Jambi. 

Menurut informasi penutupan pendakian di Gunung Marapi pada malam tahun baru bagian dari penutupan pusat keramaian dan objek wisata untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Sumber: News/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

PADANGPANJANG (RIAUPOS.CO) – Para pendaki yang hendak mendaki Gunung Marapi di Tanah Datar, Sumatera Barat terpaksa mengurungkan niatnya. 

Pemerintah setempat mengeluarkan edaran penutupan jalur pendakian pada malam tahun baru. Kebijakan tersebut membuat posko pendakian Gunung Marapi tampak sepi dibandingkan hari biasanya.  

"Edaran keluar kemarin Rabu (30/12/2020) sampai batas yang belum ditentukan," kata penjaga Pos Gunung Marapi, Valery, di lokasi, Kamis (31/12/2020). 

Menurutnya, para pendaki yang sudah telanjur berada di kawasan Gunung Merapi tidak diminta untuk turun, namun tetap dalam pengawasan. Sedangkan yang belum mulai pendakian diminta tidak melanjutkan pendakian. 

"Kalau yang dari jauh-jauh mungkin mereka istrirahat dulu sementara. Kalau yang dari sekitar sini balik arah pulang," ujarnya. 

- Advertisement -
Baca Juga:  Tanpa Perayaan, Bersinergi Melawan Pandemi Covid-19

Diketahui, para pendaki yang hendak mendaki Gunung Marapi pada malam tahun baru tidak dari Sumatera Barat saja. Namun juga datang dari berbagai tempat. 

"Ya putar balik karena ada larangan pendakian," kata Rahmad, salah satu pendaki dari Jambi. 

- Advertisement -

Menurut informasi penutupan pendakian di Gunung Marapi pada malam tahun baru bagian dari penutupan pusat keramaian dan objek wisata untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Sumber: News/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PADANGPANJANG (RIAUPOS.CO) – Para pendaki yang hendak mendaki Gunung Marapi di Tanah Datar, Sumatera Barat terpaksa mengurungkan niatnya. 

Pemerintah setempat mengeluarkan edaran penutupan jalur pendakian pada malam tahun baru. Kebijakan tersebut membuat posko pendakian Gunung Marapi tampak sepi dibandingkan hari biasanya.  

"Edaran keluar kemarin Rabu (30/12/2020) sampai batas yang belum ditentukan," kata penjaga Pos Gunung Marapi, Valery, di lokasi, Kamis (31/12/2020). 

Menurutnya, para pendaki yang sudah telanjur berada di kawasan Gunung Merapi tidak diminta untuk turun, namun tetap dalam pengawasan. Sedangkan yang belum mulai pendakian diminta tidak melanjutkan pendakian. 

"Kalau yang dari jauh-jauh mungkin mereka istrirahat dulu sementara. Kalau yang dari sekitar sini balik arah pulang," ujarnya. 

Baca Juga:  PN Siak Eksekusi Delapan Lahan di Kandis

Diketahui, para pendaki yang hendak mendaki Gunung Marapi pada malam tahun baru tidak dari Sumatera Barat saja. Namun juga datang dari berbagai tempat. 

"Ya putar balik karena ada larangan pendakian," kata Rahmad, salah satu pendaki dari Jambi. 

Menurut informasi penutupan pendakian di Gunung Marapi pada malam tahun baru bagian dari penutupan pusat keramaian dan objek wisata untuk mencegah penyebaran Covid-19. 

Sumber: News/Antara/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari