Jumat, 9 Oktober 2026
- Advertisement -

Konser Langit Ustaz Hanan Attaki di Masjid Raya An-Nur: Mengingat Allah SWT

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ustaz Hanan Attaki hadir menyampaikan dakwahnya dalam Konser Langit yang dilaksanakan di Halaman Masjid Raya Annur Provinsi Riau, Pekanbaru, Kamis (30/6/2022) malam.

Ratusan orang yang didominasi oleh anak-anak muda turut hadir dan duduk di halaman mendengarkan dakwah yang disampaikan oleh ustaz kondang favorit anak-anak muda ini. Dalam dakwah bertajuk Rahasia, ia mengajak untuk mencari keistimewaan dan penilaian dari Allah SWT. 

Ustaz Hanan Attaki menyampaikan, anak-anak muda sangat senang dengan konser, mulai dari konser kontroversi, kolosal, lokal, internasional, bahkan anak-anak muda rela pergi ke luar negeri hanya untuk menonton konser. 

"Saya berfikir, anak-anak muda senang nongkrong, heboh, seru-seruan, seperti dengan konser musik. Saya punya prinsip, no judgement, saya beri menu alternatif, solusi alternatif, ada konser seru-seruan yang penontonnya dari langit dan bumi. Suasana di mana kenyamanan terasa tak hanya di hati tapi juga di langit, bahkan sampai ke baitulmakmur, konser langit," ungkapnya. 

Baca Juga:  Sempat Tertunda, WHO Akhirnya Umumkan Status Darurat Kesehatan Global 

Ia memaparkan, dengan konser langit merupakan bentuk berbaik sangka dan harapan, bahwa tongkrongan yang diadakan ini disaksikan oleh Allah dan malaikat. Tongkrongan yang seru, menghibur, penuh ilmu dan zikrullah. 

"Kita pengen belajar, ingat Allah, itulah yang menjadi menu utama dalam konser langit, kita harapkan konser ini disaksikan Allah dan didoakan oleh malaikat," imbuhnya.

Menyampaikan Materi bertajuk Rahasia, Ustaz Hanan Attaki memaparkan, semua orang ingin menjadi istimewa di mata orang lain, dihargai, dimuliakan, dan lain-lain. Namun keistimewaan itu pada dasarnya bukan dari pandangan dan penilaian manusia. Jika mencari keistimewaan, menutut Ustaz Hanan, letaknya bukan dari manusia, tetapi pandangan dan penilaian Allah SWT. 

"Banyak orang yang terbawa oleh fatamorgana, kita merasa views di sosial media adalah istimewa, follower dan subscriber, komentar, dan like adalah spesial. Banyak juga orang-orang jatuh karena followernya sendiri, banyak hate speech, dan tak sesuai keinginan, tidak ada yang didapatkan," jelasnya. 

Baca Juga:  Lihat Jenazah Putranya, Ibu Brigpol Nofryansyah: Saya Belum Sanggup Menerima Inii

Ustaz Hanan mengatakan, mengejar keistimewaan dan penilaian manusia jika tidak didapat hanya akan menjadi lelah, berkeluh kesah, dan putus asa. Oleh karena itu, ia mengajak untuk mengubah sedikit pemikiran, dari mencari keistimewaan dari manusia menjadi mencari keistimewaan dan penilaian dari Allah. 

"Rasulullah orang yang paling tahu mencari keistimewaan dari pandangan Allah, bahkan beliau mendapatkan gelar kekasih Allah," paparnya. 

Dijelaskannya, Nabi Muhammad istimewa, bahkan setelah tiada saat ada yang menghina namanya betapa banyak umat yang kecewa dan marah, hal itu merupakan bentuk cinta umat kepada nabi. 

"Maka tirulah Nabi, bagaimana meraih keistimewaan itu, Nabi caper nggak ke manusia, tapi kepada Allah SWT," pungkasnya.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra 

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ustaz Hanan Attaki hadir menyampaikan dakwahnya dalam Konser Langit yang dilaksanakan di Halaman Masjid Raya Annur Provinsi Riau, Pekanbaru, Kamis (30/6/2022) malam.

Ratusan orang yang didominasi oleh anak-anak muda turut hadir dan duduk di halaman mendengarkan dakwah yang disampaikan oleh ustaz kondang favorit anak-anak muda ini. Dalam dakwah bertajuk Rahasia, ia mengajak untuk mencari keistimewaan dan penilaian dari Allah SWT. 

Ustaz Hanan Attaki menyampaikan, anak-anak muda sangat senang dengan konser, mulai dari konser kontroversi, kolosal, lokal, internasional, bahkan anak-anak muda rela pergi ke luar negeri hanya untuk menonton konser. 

"Saya berfikir, anak-anak muda senang nongkrong, heboh, seru-seruan, seperti dengan konser musik. Saya punya prinsip, no judgement, saya beri menu alternatif, solusi alternatif, ada konser seru-seruan yang penontonnya dari langit dan bumi. Suasana di mana kenyamanan terasa tak hanya di hati tapi juga di langit, bahkan sampai ke baitulmakmur, konser langit," ungkapnya. 

Baca Juga:  Penyidikan Terhadap Kekasih Buronan Interpol Rusia Dihentikan

Ia memaparkan, dengan konser langit merupakan bentuk berbaik sangka dan harapan, bahwa tongkrongan yang diadakan ini disaksikan oleh Allah dan malaikat. Tongkrongan yang seru, menghibur, penuh ilmu dan zikrullah. 

- Advertisement -

"Kita pengen belajar, ingat Allah, itulah yang menjadi menu utama dalam konser langit, kita harapkan konser ini disaksikan Allah dan didoakan oleh malaikat," imbuhnya.

Menyampaikan Materi bertajuk Rahasia, Ustaz Hanan Attaki memaparkan, semua orang ingin menjadi istimewa di mata orang lain, dihargai, dimuliakan, dan lain-lain. Namun keistimewaan itu pada dasarnya bukan dari pandangan dan penilaian manusia. Jika mencari keistimewaan, menutut Ustaz Hanan, letaknya bukan dari manusia, tetapi pandangan dan penilaian Allah SWT. 

- Advertisement -

"Banyak orang yang terbawa oleh fatamorgana, kita merasa views di sosial media adalah istimewa, follower dan subscriber, komentar, dan like adalah spesial. Banyak juga orang-orang jatuh karena followernya sendiri, banyak hate speech, dan tak sesuai keinginan, tidak ada yang didapatkan," jelasnya. 

Baca Juga:  Sempat Tertunda, WHO Akhirnya Umumkan Status Darurat Kesehatan Global 

Ustaz Hanan mengatakan, mengejar keistimewaan dan penilaian manusia jika tidak didapat hanya akan menjadi lelah, berkeluh kesah, dan putus asa. Oleh karena itu, ia mengajak untuk mengubah sedikit pemikiran, dari mencari keistimewaan dari manusia menjadi mencari keistimewaan dan penilaian dari Allah. 

"Rasulullah orang yang paling tahu mencari keistimewaan dari pandangan Allah, bahkan beliau mendapatkan gelar kekasih Allah," paparnya. 

Dijelaskannya, Nabi Muhammad istimewa, bahkan setelah tiada saat ada yang menghina namanya betapa banyak umat yang kecewa dan marah, hal itu merupakan bentuk cinta umat kepada nabi. 

"Maka tirulah Nabi, bagaimana meraih keistimewaan itu, Nabi caper nggak ke manusia, tapi kepada Allah SWT," pungkasnya.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra 

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ustaz Hanan Attaki hadir menyampaikan dakwahnya dalam Konser Langit yang dilaksanakan di Halaman Masjid Raya Annur Provinsi Riau, Pekanbaru, Kamis (30/6/2022) malam.

Ratusan orang yang didominasi oleh anak-anak muda turut hadir dan duduk di halaman mendengarkan dakwah yang disampaikan oleh ustaz kondang favorit anak-anak muda ini. Dalam dakwah bertajuk Rahasia, ia mengajak untuk mencari keistimewaan dan penilaian dari Allah SWT. 

Ustaz Hanan Attaki menyampaikan, anak-anak muda sangat senang dengan konser, mulai dari konser kontroversi, kolosal, lokal, internasional, bahkan anak-anak muda rela pergi ke luar negeri hanya untuk menonton konser. 

"Saya berfikir, anak-anak muda senang nongkrong, heboh, seru-seruan, seperti dengan konser musik. Saya punya prinsip, no judgement, saya beri menu alternatif, solusi alternatif, ada konser seru-seruan yang penontonnya dari langit dan bumi. Suasana di mana kenyamanan terasa tak hanya di hati tapi juga di langit, bahkan sampai ke baitulmakmur, konser langit," ungkapnya. 

Baca Juga:  Habib Novel Bamukmin: Massa PA 212 Tak Jadi 22 Juta, Polisi Halangi Massa Luar Kota

Ia memaparkan, dengan konser langit merupakan bentuk berbaik sangka dan harapan, bahwa tongkrongan yang diadakan ini disaksikan oleh Allah dan malaikat. Tongkrongan yang seru, menghibur, penuh ilmu dan zikrullah. 

"Kita pengen belajar, ingat Allah, itulah yang menjadi menu utama dalam konser langit, kita harapkan konser ini disaksikan Allah dan didoakan oleh malaikat," imbuhnya.

Menyampaikan Materi bertajuk Rahasia, Ustaz Hanan Attaki memaparkan, semua orang ingin menjadi istimewa di mata orang lain, dihargai, dimuliakan, dan lain-lain. Namun keistimewaan itu pada dasarnya bukan dari pandangan dan penilaian manusia. Jika mencari keistimewaan, menutut Ustaz Hanan, letaknya bukan dari manusia, tetapi pandangan dan penilaian Allah SWT. 

"Banyak orang yang terbawa oleh fatamorgana, kita merasa views di sosial media adalah istimewa, follower dan subscriber, komentar, dan like adalah spesial. Banyak juga orang-orang jatuh karena followernya sendiri, banyak hate speech, dan tak sesuai keinginan, tidak ada yang didapatkan," jelasnya. 

Baca Juga:  Cegah Karhutla, Polda Gunakan Teknologi Dashboard Lancang Kuning

Ustaz Hanan mengatakan, mengejar keistimewaan dan penilaian manusia jika tidak didapat hanya akan menjadi lelah, berkeluh kesah, dan putus asa. Oleh karena itu, ia mengajak untuk mengubah sedikit pemikiran, dari mencari keistimewaan dari manusia menjadi mencari keistimewaan dan penilaian dari Allah. 

"Rasulullah orang yang paling tahu mencari keistimewaan dari pandangan Allah, bahkan beliau mendapatkan gelar kekasih Allah," paparnya. 

Dijelaskannya, Nabi Muhammad istimewa, bahkan setelah tiada saat ada yang menghina namanya betapa banyak umat yang kecewa dan marah, hal itu merupakan bentuk cinta umat kepada nabi. 

"Maka tirulah Nabi, bagaimana meraih keistimewaan itu, Nabi caper nggak ke manusia, tapi kepada Allah SWT," pungkasnya.

Laporan: Mujawaroh Annafi (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra 

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari