Minggu, 15 Maret 2026
- Advertisement -

Buruh Ditemukan Tewas setelah Terjatuh ke Sungai di Tembilahan Hulu, Diduga Diterkam Buaya

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Irham (45) seorang buruh harian lepas di Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, ditemukan tewas, Senin (30/3) sekira pukul 09.00 WIB.

Diduga korban meninggal setelah terjatuh ke Sungai Batang Tuaka, Parit 2 Desa Sialang Panjang, Tembilahan Hulu kemudian diterkam seekor buaya, Ahad (29/3/2020) pukul 21.00 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rinoe mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi korban duduk di depan rumahnya. Tak lama setelah itu korban diminta mematikan lampu dan televisi.

"Lalu kemudian korban pergi ke belakang rumah," kata Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rinoe, Senin (30/3/2020) petang.

Selang beberapa menit, anak korban bernama Ayu mendengar suara orang terjatuh ke dalam air. Kemudian Ayu pergi untuk melihat suara tersebut hanya saja dia sudah tidak melihat orang tuanya.

"Anak korban hanya melihat air bergelombang, seraya berteriak mengatakan bapaknya hilang," cerita Rinoe.

Upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat dan pihak kepolisian, TNI maupun desa. Hingga larut malam korban belum juga berhasil ditemukan.

"Pencarian menggunakan 3 unit pompong dengan menyusuri sungai dimana korban terjatuh," paparnya.

Kemudian, Senin (30/3/2020) sekitar pukul 11.40, korban berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Jasad korban dievakuasi menggunakan pompong ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bekas luka diduga akibat gigitan binatang. Hanya saja tidak dilakukan visum karena keluarga korban menolak.

"Mereka menganggap ini sudah musibah," tutupnya.

Laporan: Indra Effendi (Tembilahan)
Editor: Firman Agus

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Irham (45) seorang buruh harian lepas di Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, ditemukan tewas, Senin (30/3) sekira pukul 09.00 WIB.

Diduga korban meninggal setelah terjatuh ke Sungai Batang Tuaka, Parit 2 Desa Sialang Panjang, Tembilahan Hulu kemudian diterkam seekor buaya, Ahad (29/3/2020) pukul 21.00 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rinoe mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi korban duduk di depan rumahnya. Tak lama setelah itu korban diminta mematikan lampu dan televisi.

"Lalu kemudian korban pergi ke belakang rumah," kata Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rinoe, Senin (30/3/2020) petang.

Selang beberapa menit, anak korban bernama Ayu mendengar suara orang terjatuh ke dalam air. Kemudian Ayu pergi untuk melihat suara tersebut hanya saja dia sudah tidak melihat orang tuanya.

- Advertisement -

"Anak korban hanya melihat air bergelombang, seraya berteriak mengatakan bapaknya hilang," cerita Rinoe.

Upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat dan pihak kepolisian, TNI maupun desa. Hingga larut malam korban belum juga berhasil ditemukan.

- Advertisement -

"Pencarian menggunakan 3 unit pompong dengan menyusuri sungai dimana korban terjatuh," paparnya.

Kemudian, Senin (30/3/2020) sekitar pukul 11.40, korban berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Jasad korban dievakuasi menggunakan pompong ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bekas luka diduga akibat gigitan binatang. Hanya saja tidak dilakukan visum karena keluarga korban menolak.

"Mereka menganggap ini sudah musibah," tutupnya.

Laporan: Indra Effendi (Tembilahan)
Editor: Firman Agus

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) — Irham (45) seorang buruh harian lepas di Desa Sialang Panjang, Kecamatan Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, ditemukan tewas, Senin (30/3) sekira pukul 09.00 WIB.

Diduga korban meninggal setelah terjatuh ke Sungai Batang Tuaka, Parit 2 Desa Sialang Panjang, Tembilahan Hulu kemudian diterkam seekor buaya, Ahad (29/3/2020) pukul 21.00 WIB.

Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman Siahaan melalui Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rinoe mengatakan, sebelum peristiwa itu terjadi korban duduk di depan rumahnya. Tak lama setelah itu korban diminta mematikan lampu dan televisi.

"Lalu kemudian korban pergi ke belakang rumah," kata Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Rinoe, Senin (30/3/2020) petang.

Selang beberapa menit, anak korban bernama Ayu mendengar suara orang terjatuh ke dalam air. Kemudian Ayu pergi untuk melihat suara tersebut hanya saja dia sudah tidak melihat orang tuanya.

"Anak korban hanya melihat air bergelombang, seraya berteriak mengatakan bapaknya hilang," cerita Rinoe.

Upaya pencarian terhadap korban terus dilakukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat dan pihak kepolisian, TNI maupun desa. Hingga larut malam korban belum juga berhasil ditemukan.

"Pencarian menggunakan 3 unit pompong dengan menyusuri sungai dimana korban terjatuh," paparnya.

Kemudian, Senin (30/3/2020) sekitar pukul 11.40, korban berhasil ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Jasad korban dievakuasi menggunakan pompong ke rumahnya yang tidak jauh dari lokasi. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan bekas luka diduga akibat gigitan binatang. Hanya saja tidak dilakukan visum karena keluarga korban menolak.

"Mereka menganggap ini sudah musibah," tutupnya.

Laporan: Indra Effendi (Tembilahan)
Editor: Firman Agus

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari