Sabtu, 5 April 2025
spot_img

Dua Direktur Perhutani Positif Corona, Satu Meninggal 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dua Direktur Perum Perhutani positif terpapar virus corona (Covid-19) dan satu meninggal. Yang meninggal adalah Direktur Operasi Perum Perhutani, Bambang Catur Wahyudi. Dia tutup usia sekitar dua minggu yang lalu.

"Salah satu direktur kami, almarhum Bambang Catur. Kami baru dua minggu ini dapat musibah, salah satu direktur kami meninggal karena Covid-19 dan satu masih dirawat pada saat ini. Jadi ada dua," ujar Dirut Perhutani, Wahyu Kuncoro, saat rapat dengan Komisi VI DPR, Senin (28/9/2020).

Direktur lain yang terpapar corona adalah Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran, Ahmad Ibrahim. Wahyu mengungkapkan, saat ini dia masih dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:  Alasan Komisi I DPR RI Minta Pemerintah Cabut Bebas Visa Cina

"Beliau (Ibrahim, red) bareng kena dengan almarhum, tapi beliau perkembangan penyakitnya baik, sebaliknya dengan Pak Almarhum Catur (yang memburuk, red)," ucapnya.

Setelah mengetahui dua direktur terpapar, Wahyu langsung menggelar tes usap (swab test) kepada seluruh pegawai Perhutani. Hal ini untuk memastikan seberapa jauh penyebaran corona di lingkungan perusahaan. Hal ini sesuai arahan Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Jadi, begitu Jumat pekan lalu satu direktur kami positif, kami semua tes swab, baik yang kontak erat atau pun yang satu lantai. Alhamdullilah, cuma dua ini yang positif dan sisanya negatif. Kebetulan yang almarhum dan yang dirawat ini satu apartemen, kemungkinan juga dapat dari klaster apartemen," ucapnya.

Baca Juga:  Golkar Pastikan Ketum sebelum Jokowi Dilantik

Sumber: News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dua Direktur Perum Perhutani positif terpapar virus corona (Covid-19) dan satu meninggal. Yang meninggal adalah Direktur Operasi Perum Perhutani, Bambang Catur Wahyudi. Dia tutup usia sekitar dua minggu yang lalu.

"Salah satu direktur kami, almarhum Bambang Catur. Kami baru dua minggu ini dapat musibah, salah satu direktur kami meninggal karena Covid-19 dan satu masih dirawat pada saat ini. Jadi ada dua," ujar Dirut Perhutani, Wahyu Kuncoro, saat rapat dengan Komisi VI DPR, Senin (28/9/2020).

Direktur lain yang terpapar corona adalah Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran, Ahmad Ibrahim. Wahyu mengungkapkan, saat ini dia masih dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:  Wabup Minta Pelaku IKM Manfaatkan Program Sertifikat TKDN

"Beliau (Ibrahim, red) bareng kena dengan almarhum, tapi beliau perkembangan penyakitnya baik, sebaliknya dengan Pak Almarhum Catur (yang memburuk, red)," ucapnya.

Setelah mengetahui dua direktur terpapar, Wahyu langsung menggelar tes usap (swab test) kepada seluruh pegawai Perhutani. Hal ini untuk memastikan seberapa jauh penyebaran corona di lingkungan perusahaan. Hal ini sesuai arahan Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Jadi, begitu Jumat pekan lalu satu direktur kami positif, kami semua tes swab, baik yang kontak erat atau pun yang satu lantai. Alhamdullilah, cuma dua ini yang positif dan sisanya negatif. Kebetulan yang almarhum dan yang dirawat ini satu apartemen, kemungkinan juga dapat dari klaster apartemen," ucapnya.

Baca Juga:  Azali untuk Sialang

Sumber: News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos
spot_img

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari

spot_img

Dua Direktur Perhutani Positif Corona, Satu Meninggal 

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dua Direktur Perum Perhutani positif terpapar virus corona (Covid-19) dan satu meninggal. Yang meninggal adalah Direktur Operasi Perum Perhutani, Bambang Catur Wahyudi. Dia tutup usia sekitar dua minggu yang lalu.

"Salah satu direktur kami, almarhum Bambang Catur. Kami baru dua minggu ini dapat musibah, salah satu direktur kami meninggal karena Covid-19 dan satu masih dirawat pada saat ini. Jadi ada dua," ujar Dirut Perhutani, Wahyu Kuncoro, saat rapat dengan Komisi VI DPR, Senin (28/9/2020).

Direktur lain yang terpapar corona adalah Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran, Ahmad Ibrahim. Wahyu mengungkapkan, saat ini dia masih dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:  Mengawal Rp5,6 Miliar, Jelajahi 813,5 Mil Laut

"Beliau (Ibrahim, red) bareng kena dengan almarhum, tapi beliau perkembangan penyakitnya baik, sebaliknya dengan Pak Almarhum Catur (yang memburuk, red)," ucapnya.

Setelah mengetahui dua direktur terpapar, Wahyu langsung menggelar tes usap (swab test) kepada seluruh pegawai Perhutani. Hal ini untuk memastikan seberapa jauh penyebaran corona di lingkungan perusahaan. Hal ini sesuai arahan Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Jadi, begitu Jumat pekan lalu satu direktur kami positif, kami semua tes swab, baik yang kontak erat atau pun yang satu lantai. Alhamdullilah, cuma dua ini yang positif dan sisanya negatif. Kebetulan yang almarhum dan yang dirawat ini satu apartemen, kemungkinan juga dapat dari klaster apartemen," ucapnya.

Baca Juga:  Golkar Pastikan Ketum sebelum Jokowi Dilantik

Sumber: News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Dua Direktur Perum Perhutani positif terpapar virus corona (Covid-19) dan satu meninggal. Yang meninggal adalah Direktur Operasi Perum Perhutani, Bambang Catur Wahyudi. Dia tutup usia sekitar dua minggu yang lalu.

"Salah satu direktur kami, almarhum Bambang Catur. Kami baru dua minggu ini dapat musibah, salah satu direktur kami meninggal karena Covid-19 dan satu masih dirawat pada saat ini. Jadi ada dua," ujar Dirut Perhutani, Wahyu Kuncoro, saat rapat dengan Komisi VI DPR, Senin (28/9/2020).

Direktur lain yang terpapar corona adalah Direktur Pengembangan Bisnis dan Pemasaran, Ahmad Ibrahim. Wahyu mengungkapkan, saat ini dia masih dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:  Mengawal Rp5,6 Miliar, Jelajahi 813,5 Mil Laut

"Beliau (Ibrahim, red) bareng kena dengan almarhum, tapi beliau perkembangan penyakitnya baik, sebaliknya dengan Pak Almarhum Catur (yang memburuk, red)," ucapnya.

Setelah mengetahui dua direktur terpapar, Wahyu langsung menggelar tes usap (swab test) kepada seluruh pegawai Perhutani. Hal ini untuk memastikan seberapa jauh penyebaran corona di lingkungan perusahaan. Hal ini sesuai arahan Menteri BUMN, Erick Thohir.

"Jadi, begitu Jumat pekan lalu satu direktur kami positif, kami semua tes swab, baik yang kontak erat atau pun yang satu lantai. Alhamdullilah, cuma dua ini yang positif dan sisanya negatif. Kebetulan yang almarhum dan yang dirawat ini satu apartemen, kemungkinan juga dapat dari klaster apartemen," ucapnya.

Baca Juga:  Alasan Komisi I DPR RI Minta Pemerintah Cabut Bebas Visa Cina

Sumber: News/JPNN/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Follow US!
http://riaupos.co/
Youtube: @riauposmedia
Facebook: riaupos
Twitter: riaupos
Instagram: riaupos.co
Tiktok : riaupos
Pinterest : riauposdotco
Dailymotion :RiauPos

Berita Lainnya

spot_img

Terbaru

Terpopuler

Trending Tags

Rubrik dicari